
''
''
Yuna sudah berada di cafe favorit nya tujuan nya datang ke cafe tersebut sudah janjian dengan sea dan juga Dira. Ketiga nya membuat janji untuk bertemu kembali setelah sekian tahun tidak bertemu dengan salah satu sahabat nya yaitu Dira.
''Yun..! Sudah lama.'' sea menjatuh kan tubuh nya di kursi di samping Yuna.
''Sepuluh menit yang lalu.'' jawab Yuna
''Dira mana belum datang ya.'' tanya sea lagi tidak melihat keberadaan salah satu sahabat nya
''Belum sebentar lagi mungkin.''
''Aku disini.'' sea menoleh ke sumber suara bergegas berdiri dan memeluk Dira.
''Kamu apa kabar Dir. Kemana aja selama ini.'' dua sahabat yang lama tidak bertemu itu saling berpelukan
''Maaf aku pergi tanpa pamit pada kalian.'' sesal Dira
''Duduk lah Dir.'' sea menarik salah satu kursi di depan Yuna dan mempersilahkan Dira untuk duduk
''Kalian sudah sukses semua aku yang masih sama tidak berubah.'' lirih dira melihat penampilan ke dua orang di depan nya tampak cantik modis dan berkelas mereka datang juga pasti menaiki mobil sedang Dira tadi juga naik mobil tapi mobil taksi.
''Kamu sekarang tinggal di mana Dir.'' tanya Yuna penasaran
''Masih sama Yun di rumah dulu. Aku dan keluargaku tidak pindah kemana mana hanya saja suami ku membelikan rumah untuk ku tak jauh dari rumah ibu ku masih di perumahan yang sama.
''Ngomong ngomong apa benar yang di ceritakan Yuna pada ku saat ini kamu menjadi istri simpanan pria beristri.'' tanya sea penasaran
Dira mengangguk pelan
''Ya tuhan Dir kenapa harus seperti ini.'' ucap sea miris
''Aku sudah mau berpisah. Tapi tiba tiba aku hamil jadi kami memutus kan berpisah setelah aku melahir kan.'' lirih dira seraya menunduk kan kepala nya mengusap perut nya yang masih rata.
__ADS_1
''Kami tidak tau harus berkata apa. Jika sudah begini pasti kamu yang di rugikan. Pernikahan siri dengan satu anak. Kelak anak mu tidak akan pernah bisa menuntut apa apa dari ayah nya begitu juga dengan dirimu Dir sebagai istri kamu tidak bisa menuntut harta suami mu.'' tutur Yuna
''Aku tau karna itu aku akan menyudahi semua nya setelah bayi ini lahir. Aku tidak ingin terus menyakiti istri sah suami ku.'' lirih dira lagi
''Aku tau bagai mana sakit nya menjadi istri yang di selingkuhi Dir. Karna suami ku juga melakukan hal yang sama menikah secara siri dengan wanita lain di belakang ku.'' sea menceritakan pengalaman nya pada Dira
''Aku yang bodoh di butakan oleh cinta rela menjadi simpanan asal di nikahi nya. Tanpa memikirkan akibat nya. aku pikir bisa bahagia rupanya tidak.'' terang sea
''Kamu tidak akan pernah bahagia di atas penderitaan istri sah Dira.'' lanjut Yuna
''Segera akhiri semua nya Dira. kami hanya menasehati mu. Sebelum lebih jauh lagi kamu melangkah. Jangan sampai istri sah datang melabrak mu dan meneriaki mu pelakor menjambak menampar dan memukul mu sakit hati dan fisik malu sudah pasti jika istri sah melakukan hal itu di depan banyak orang.'' tutur sea menimpali
''Karna kami sayang pada mu Dir.'' lanjut sea
''jangan berbangga diri menjadi istri simpanan pria beristri meski kalian saling mencintai tidak akan ada yang simpati dengan hubungan kalian. Yang ada hanya akan mempengaruhi mu dengan cap kotor sebagai perebut suami orang gelar baru yang akan kamu dapat kan jika semua orang tau suami mu sebenar nya sudah beristri.''
Dira mendengar kan nasehat demi nasehat yang di lontarkan kedua sahabat nya. Sebagai wanita Dira merasa sangat malu dan sakit hati sebagai sahabat Dira merasa bahagia bak kata pepatah. Jika orang masih mau memberi nasehat itu artinya masih sayang
''Minum dulu Dir.'' pelayan datang membawa pesanan minuman mereka sea menyodorkan gelas minum Dira terlebih dulu sea tau sahabat nya itu seperti tertekan dan merasa malu menjadi satu
''Kira makan dulu.'' lanjut sea menimpali pesanan makanan mereka sudah datang.
''tempat ini sangat mahal dulu kita hanya mampu melewati saja.'' ucap Dira melihat menu yang terhidang di atas meja
''Kenapa kamu mau kita makan di warung bakso pak man.'' sea melirik Dira menunggu jawaban
''Siapa yang akan bayar bakso pak man.'' lanjut Dira
''Ya kita ngutang dulu.''
Ketiga nya tertawa mengingat masa remaja mereka yang sering berhutang di warung bakso langganan mereka bertiga.
Dira menikmati waktunya yang begitu indah hari ini bertemu dengan sahabat nya meski penampilan mereka sudah berubah nyatanya persahabatan mereka masih sama tidak ada yang berubah Dira bahagia untuk malam ini tidak tau apa yang akan terjadi besok akan kah masih bisa seperti ini atau sebalik nya
''Sea suami mu tu.'' Yuna menunjuk ponsel sea yang berkedip rupanya fatan suami sea yang menghubungi. Sea menghela nafas berat nya
__ADS_1
''Ya mas. Iya sebentar lagi aku pulang.'' ucap sea menjawab panggilan suami nya suami atau mantan suami
''Kamu balikan sama suami mu se.'' tanya Yuna penuh selidik
''demi anak anak Yun. Aku tidak akan membiarkan pelakor itu menang dalam merebut suami ku aku istri sah nya aku dan anak anak lebih berhak atas nya.'' terang sea
''Jadi kamu mencabut gugatan perceraian mu.'' sea mengangguk pelan
''Apa pun keputusan mu aku selalu mendoakan yang terbaik untuk mu dan anak anak.'' ucap Yuna
''Aku sudah memblokir semua aset dan Harta fatan tidak akan ada sepeser pun yang akan jatuh ke tangan pelakor itu. Aku hanya memberikan jatah fatan secukup nya untuk kebutuhan fatan sehari hari.'' terang sea
''fatan setuju.''
''Dia tidak ingin berpisah
dari ku mau tidak mau harus setuju.'' jawab sea
''Bagus mari kita basmi pelakor yang mendekati suami kita. Habisi pelakor sampai ke akar akar nya.'' lanjut Yuna
Dira tidak berani menimpali karna disini posisi Dira adalah pelakor. Hanya bisa mendengarkan dan bergidik mendengar Yuna akan membasmi para pelakor.
"Dir kamu pulang sama siapa." tanya yuna melihat Dira masih berdiri seraya melihat layar ponsel nya
"Aku sudah pesan taksi Yun. Sebentar lagi datang."
''Apa kamu yakin Dir apa ikut aku saja kita kan searah.'' ucap sea menawarkan diri
''Tidak usah se aku beneran sudah pesan taksi.'' tolak Dira
''Ya sudah kami duluan.'' pamit Yuna dan sea
menaiki mobil masing masing ada perasaan iri di hati dira kedua sahabat yang dulu sama seperti nya untuk makan pun susah sekarang sudah sukses dengan mobil mereka yang tampak mahal
Bersambung
__ADS_1