Sahabat Ku Madu Ku

Sahabat Ku Madu Ku
menjelas kan pada ibu


__ADS_3

''


''


Di rumah Adam merasa sangat frustasi bukan hanya sang istri yang mendiamkan nya tapi juga sang ibu. Ke dua wanita yang sangat di cintai nya itu kini mengabaikan nya


Apa..? ke dua wanita yang sangat Adam cintai atau hanya ibu nya. Atau secara tidak sadar Adam memang sudah mencintai istri nya. ya Adam memang sudah sangat mencintai istri nya tapi pria bodoh itu tidak menyadari nya Adam baru sadar saat Yuna sudah tidak lagi menghiraukan nya pria itu merasa terpukul dan frustasi


''Ibu makan lah.'' Yuna melihat ibu mertua nya itu seperti tidak berselera pikiran nya menerawang jauh mengingat Dira dan ibu nya. anak dan ibu itu bisa bisa nya menjadi duri dalam rumah tangga nya.


''Apa yang ibu sedang pikir kan.'' tanya Yuna lembut tangan nya meremas jari jari ibu mertuanya seakan memberi ke kekuatan semua akan baik baik saja.


''Makan lah Bu nanti ibu sakit.'' giliran Adam bersuara.


''Yuna suapi ya Bu.''


''Ibu bisa sendiri yun.''


''Nena kenapa Nena sakit.'' tanya raya dengan polos nya


''Nena tidak apa apa raya. Nena akan makan sekarang.'' Bu Diah memulai mengunyah makanan nya rasa nya hanya bisa di kunyah namun tidak bisa di telan.


saat makan malam usai Yuna membawa ibu mertua nya segera naik ke kamar nya dan beristirahat dengan telaten Yuna merawat ibu mertua nya itu.


''Ibu jangan banyak pikiran Yuna tidak mau ibu jatuh sakit. Kita harus sama sama kuat.'' ucap Yuna pelan


''Maaf kan putra ibu ya Yun. Ibu sudah gagal mendidik nya. Dengan bodoh anak itu menduakan wanita sebaik kamu. Yang sudah dengan tulus menyayangi dan mencintai nya.'' lirih Bu Diah mata nya juga sudah berkaca kaca.

__ADS_1


''Yuna bukan istri yang baik untuk mas Adam Bu. Yuna tidak bisa menjadi seperti yang mas Adam ingin kan sempurna di mata nya. Yang tidak ada celah kekurangan nya. Karna itu mas Adam mencari nya di luar sana kekurangan Yuna.'' ucap Yuna sendu.


''Apa kamu masih mau bertahan dengan putra ibu yang bodoh itu Yun. Seandai nya Adam mempertahan kan wanita itu.'' tanya Bu Diah ingin tau


''Yuna tidak tau Bu. Sejatinya di dunia ini tidak ada wanita yang ingin di madu menjalani pernikahan poligami. Meski itu di perbolehkan oleh agama kita. Yuna hanya manusia biasa Bu. Tidak mungkin bisa bertahan dalam lingkar api yang menyala.'' tutur Yuna


''Ibu akan ikut dengan mu dan cucu ibu. Biarlah ibu kehilangan putra tapi ibu tidak mau kehilangan putri ibu. Belum tentu ada putri seperti mu lagi di dunia ini. yang menyayangi wanita tua ini layak nya ibu sendiri.'' Yuna menarik selimut ibu mertua nya sebatas dada mengusap dengan lembut rambut yang mulai beruban itu.


''Selama nya ibu akan tetap menjadi ibu Yuna. Sejak kecil Yuna tidak mengenal sosok ibu kandung Yuna. Ibu lah orang pertama yang menyayangi Yuna layak nya seorang ibu pada anak nya.'' tetesan bening itu sama sama mengalir di pipi masing masing mengisyaratkan betapa pedih nya Luka di hati ini.


Adam menangis dalam diam di balik pintu dia sudah melukai begitu dalam dua wanita yang sangat di cintai nya. Ingin sekali Adam masuk dan memeluk keduanya dan menjelaskan apa yang sebenar nya terjadi. namun Adam tidak punya keberanian. Hanya bisa mendengarkan dan menangis menyesali kebodohan nya.


''Sayang tolong aku ingin bicara. Masalah ini tidak akan selesai jika kamu terus mendiam kan ku.'' tanpa mau mendengar permohonan Adam Yuna berlalu pergi dan masuk ke kamar putri nya. Adam Masih mematung di depan kamar ibu nya. Menatap nanar sang istri yang berlalu pergi tanpa mau memperdulikan nya.


''Ibu.'' Adam memasuki kamar ibu nya.


''Jika kamu tidak mencintai nya ceraikan putri ku dam. Setidak nya jangan membuat hatinya terluka meski kamu tidak mencinta nya.'' mohon Bu Diah pada putra nya dengan air mata yang mengalir deras.


''Tidak Bu. Adam tidak akan pernah menceraikan putri ibu. Maaf kan putra ibu yang bodoh ini yang terlambat menyadari perasaan Adam pada Yuna Adam sangat mencinta nya Bu.'' lirih Adam dalam tangis nya


''kamu yang menyalakan api itu dam.''


''Adam akan memadam kan nya Bu. Adam janji.''


''Abu nya akan tetap membekas dam. Apa kamu lupa itu.''


''Seiring hujan turun bekas abu itu akan hilang terbawa air Bu. Adam janji demi ibu demi anak anak.'' lirih Adam penuh sesal.

__ADS_1


''mungkin kamu tidak akan pernah memadamkan api itu jika ibu dan Yuna tidak tau. Kamu masih mempertahan kan wanita itu dan mem poligami Yuna. Jika masih seperti itu ibu ikhlas kehilangan mu. Ibu akan ikut dengan Yuna dan cucu ibu.'' terang Bu Diah


''Percayalah Bu Adam tidak dengan sengaja melakukan nya. Beri Adam waktu untuk menyelesaikan semua Adam akan mempertahan kan rumah tangga Adam dan Yuna. Adam sangat mencintai Yuna dan anak anak.'' jelas Adam lagi.


''Janji sama ibu dam. Kasian anak dan istri mu. Yang harus merasakan panas nya api yang kamu nyalakan terutama istri mu.'' mohon Bu diah pada putra nya.


''Kenapa kamu melakukan hal bodoh yang pernah ayah mu lakukan dam. Ibu sangat kecewa pada mu.'' tutur Bu Diah lagi.


''adam khilaf Bu.''


''seandai nya kamu tau siapa ibu nya Dira. ibu punya alasan kuat tidak merestui hubungan mu dengan Dira dulu.'' batin Bu Diah berkata seraya mengusap lembut Surai hitam putra nya yang menyandarkan kepalanya di dada sang ibu.


''Biarkan istri mu sendiri dulu dam. Yuna perlu waktu menata hatinya. istri mu wanita yang bijak dia tidak akan membiarkan masalah nya berlarut larut.'' ucap Bu Diah


''Tapi Adam ingin Yuna mendengar penjelasan Adam Bu. Biar Yuna bisa menilai sendiri kenapa Adam melakukan hal itu. kekeh Adam yang ingin menjelaskan kan alasan Adam menikah lagi


''Apapun alasan nya Seharus nya kamu bicarakan dulu pada Yuna sebelum kamu menikah siri. Mungkin Yuna bisa mencari kan solusi tentang masalah mu dan pernikahan mu dengan Dira tidak akan sampai terjadi. menurut ibu penjelasan mu sekarang sudah tidak ada guma nya dam.'' tutur Bu Diah


''tetap saja Adam ingin menjelaskan nya pada Yuna Bu.'' kekeh Adam


''Jujur sama ibu dam apa kamu masih mencintai dira. Sampai kamu menikahi nya dan sejak kapan pernikahan kalian terjadi. tanya Bu Diah penasaran


''setelah reuni beberapa bulan lalu Bu. Kami bertemu Dira meminta pertanggungjawaban ku. Atas apa yang ku lakukan saat kita pacaran dulu. Dengan menikahi nya. Adam tidak bisa berfikir bu saat Dira mengancam untuk bunuh diri. Soal cinta Adam jujur Bu rasa itu sudah tidak ada lagi.'' jawab Adam jujur ada nya


Bu Diah diam mendengar kan penjelasan putra nya dalam hati ingin membantu Adam menjelaskan pada Yuna siapa tau Yuna bisa mendengar kan penjelasan nya


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2