Sang Pangeran Pengembara

Sang Pangeran Pengembara
Salam, Pembaca ...


__ADS_3

Salam, pembaca semuanya ...(≧▽≦)


Terima kasih sudah mau menemani perjalanan Sang Pangeran Pengembara. Dukungan kalian sangatlah bermakna. Nantikan terus kelanjutan kisah Li An kedepannya. Untuk saat ini, Sang Pangeran Pengembara akan jeda sejenak antara dua sampai tiga bulan. Yah, moga cuma dua bulan aja sih.


Untuk saat ini, penulis mau fokus ke novel baru yang judulnya Sistem Arselan: Pengendali AI. Buat kalian yang suka genre sistem, sci-fi, dan fantasi modern, jangan lupa baca. Dijamin seru(。•̀ᴗ-)✧.



Spoiler dikit ...

__ADS_1


Di Arc 2 nanti, Li An harus kembali mengembara, kali ini ke Wilayah Barat, lebih tepatnya ke Kekhaganan Tarkan. Kekhaganan Tarkan adalah sebuah negara besar di tengah benua. Keberadaan sebesar Kekaisaran Tang dalam dunia Li An.


Hubungan yang buruk antara kekaisaran dan kekhaganan membuat jalur sutra darat terganggu. Kedua negara besar ini sering bersengketa di wilayah perbatasannya. Setelah persaingan yang panjang selama bertahun-tahun, akhirnya mereka sepakat untuk berdamai dan menjalin hubungan diplomatik.


Li An yang telah resmi dewasa pun ditunjuk sebagai kepala delegasi untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Kekhaganan Tarkan. Di tengah upaya diplomatik itu, sang khagan meminta seorang pangeran dari Tang untuk menjalin pernikahan politik dengan seorang putrinya.


Oiya, sekalian spoiler buat Arc 3, biar gak melenceng jauh dari perencanaan awal. Apa pun yang terjadi pada Li An di Kekhaganan Tarkan sebelumnya, Li An akan mengembara jauh ke timur di sebuah kepulauan yang konon merupakan wilayah paling timur di dunia. Ia adalah sebuah kepulauan besar yang dikuasai oleh Kekaisaran Yamato.


Sama seperti Kekhaganan Tarkan, Kekaisaran Yamato juga pernah memiliki konflik dengan Kekaisaran Tang. Mereka pernah melakukan sebuah perang besar di lautan dalam upaya memperebutkan jalur perdagangan. Yah, pada akhirnya, jalur perdagangan itu ditentukan oleh pasar.

__ADS_1


Namun, itu adalah masa lalu. Kini, Kekaisaran Yamato memiliki kaisar yang bijaksana dalam membentuk kebijakan luar negeri. Perdagangan antara Kekaisaran Tang dan Kekaisaran Yamato pun terbentuk.


Sebagai pangeran yang paling berpengaruh dalam kancah perdagangan, Li An dan Serikat Dagang Fuli diundang oleh Kaisar Yamato untuk mendiskusikan hubungan perdagangan ini. Li An pun menyambutnya dengan senang hati. Sudah lama ia ingin berkunjung ke wilayah paling timur di dunia itu.


Yah ... gitu deh. Pokoknya, Li An akan terus mengembara dan terus mengembara. Setelah ke Utara, barat daratan, dan timur, ia akan berlayar ke selatan. Di sana sebuah daerah yang mereka sebut Qunglun (Jawa) dan Borneo. Di sana, Li An bertemu dengan seorang raja muda yang kelak akan menjadi seorang maharaja di Qunglun dan bersahabat baik dengan Li An.


Setelah menetap di Qunglun selama beberapa saat, Li An pun melanjutkan pelayaran ke barat lautan. Ia dan keluarganya berlayar menuju sebuah negara besar di barat yang disebut khilafah. Li An berniat untuk kembali berkunjung ke tempat gurunya di masa kecil, yaitu Sa'ad.


Hm ... kurang lebih, gitu sih plotnya. Moga bisa tertulis sampai tuntas. Mohon doanya, Kawan-kawan. Moga kita semua senantiasa dalam rahmat Yang Maha Esa

__ADS_1


__ADS_2