
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
mereka berjalan ke arah bi sofi dan asisten damen . sesampai tempat mereka,bi sofi menyuruh luna dan nana untuk menganti baju Aden.sedangka ika ngobrol bersama asisten damen dan sary.
"tuan,orang tuanya aden akan marah tidak? kalau tau anak mereka bermain bersama orang asing" tanya ika kepada asisten damen .
"ya betul-betul apa orang tuanya akan memarahi bi sofi, luna dan nana, karna membiarkan ika bermain bersama aden." ujar sary di sertai angukan kepalanya menyetujui pertanyaan ika.
♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️
"saya juga tidak tau tuan akan marah atau tidak, karna ini pertama kalinya tuan muda kecil dekat dengan orang lain, sejak lahir hanya mengenal papanya dan keluarga besar, juga bi sofi ,luna, nana, dan gurunya.selain itu tidak pernah, dan karena saya yang menyetujui tuan muda kecil bermain bersama dengan kamu, kemungkinan besar kalau tuan marah, pasti saya orang pertama yang di marahin" ucap asisten damen dengan mengangkat kedua bahunya seolah tidak takut di marahin arlo.
"maaf tuan, nama tuan siapa ya? maaf kalau, boleh tau. pagil tuan saja rasanya ganjil tanya ika
"saya damen:wong " jawab asisten damen
"saya davika putri tuan dan teman saya saryta:wulandari" ucap ika dengan melihat sary .
"jadi nama panggilan kalian ika dan sary" ujar asisten damen.
"ia tuan" jawab ika dan sary bersamaan
"nama saya sary tuan" ucap sary dengan menudukan kepala memperkenalkan dirnya
...----------------...
asisten damen 33 tahun ini sudah kenal baik dengan wataknya arlo karena mereka berdua tumbuh bersama sejak usia arlo 5 tahun, dan asisten damen 7 tahun,arlo dan asisten damen hanya beda 2 tahun arlo 31. dan ayahnya asisten damen adalah asisten tuan tertua matthew alexander atau kakeknya arlo , kake buyut Aden, ayahnya tuan besar davit alexander .
...----------------...
"jadi hari ini adalah rahasia kita bersama.dan trimakasih, sudah menemani tuan aden bermain.papa nya, dalam perjalanan ke sini, jadi saya harap nona ika dan sary, bisa meninggalkan tuan muda kecil, takut ayah akan sampai dengan cepat ,maaf bukan ingin mengusir kalian tapi waktu terlalu mempet.ucap asisten damen.
"hanya ayah nya saja yang datang ya? terus mama nya kemana? "tanya sary
"mama nya di luar negeri jadi dia tidak bisa menemani tuan aden." jawab asisten damen
"baik tuan kami pamit sama aden dan yang lain nya" ucapn ika dengan menghampiri aden
"ka tidak bisa, bermain lagi dengan aden, karena sekarang papa aden sudah datang, jadi dia akan menemani aden bermain" ucap ika dengan membungkuk ke arah aden.
"tidak. kaka wangi juga akan, bermain bersama saya dan juga deddy" ucap aden.
"tidak bisa kalau kakak terus bermain sama aden, nanti bi sofi dengan ka luna dan nana akan di marahin ayah aden "ucap ika di angukan kepala oleh aden tanda mengiakan.
"aden berlari mengambil handphone nya dan memberikan kepada bi sofi "foto kaka wangi, "ucap aden dengan menarik tangan ika untuk berfoto bersamanya
"mau foto dengan kaka" tanya ika
Ika kaka wangi kita berteman jawab aden
Ika duduk di kursi yang ada di situ dengan memangku aden .
__ADS_1
bi sofi mulai membuka kamera handphone tersebut.
"ayo senyum buka mata ya ciiss" tapi tatapan Ika dan aden membuat bi sofi tidak memencet kamera on, malah bengong sendiri
"ya ampun apa saya salah lihat kah,bukan hanya kelakuan mereka yang sama, tapi kenapa mata mereka berdua juga sama bening seperti air, begitu persis kedua mata ini tatapan dua orang ini seolah pemilik mata hanya satu orang" bi sofi terus mempehatikan layar handphone yang terdapat dua pasang mata itu.
"bi sudah belum" tanya ika menyadarkan bi sofi
"sekali lagi senyum cirsss" kata bi sofi dengan terus mengambil foto sebanyak mungkin foto foto yang di ambil bi sofi menghasilkan video berdurasi beberapa detik.
"sudah yang kaka pamit dulu ya, nanti aden bermain dengan ayah yang semangat ya, ucap Ika dengan memeluk aden
"kenapa rasanya ke sedih perasaan saya ,mungkin akan pisah dengan aden anaknya baik hati, karena itu rasanya ke sedih berpisah."kata ika dalam hati
setelah berpelukan ika mengambil belanjaan mereka di ikuti sary.
lalu ika dan sary pamit ke bi sofi,luna dan nana
"kami pamit dulu ya bi, luna dan nana, pak deman adik aden" ucap ika dan sary bersamaan dan mereka bebalik lalu melangkah kaki saat hendak melangkah ika merasa baju belakangnyadi tarik,ika berbalik.
kenapa sayang tanya tanya ika saat berbalik dan melihat bajunya di pegang aden .
"nomor kaka wangi belum kasih saya" ucap aden dengan menyerahkan handphone nya ke ika untuk memasukkan nomor nya.
"baik lah" ucap ika dengan menerima handphone aden dan memasukkan nomor nya
kaka wangi pake nama dewiku ya biar aden cari cepat ucap aden
kenapa harus dewiku tanya ika
kata deddy, mama asura sering bermain bersama deddy, jadi di panggil dengan nama dewiku.
kaka wangi juga bermain bersama saya, jadi kaka wangi juga adalah dewiku." ucap aden denganpolos membuat ika gemas
sedangkan asisten damen ,bi sofi ,luna, nana dan sary tertawa atas ucapan aden.
"apa yang kalian ditertawakan" tanya ika yang juga sepolos aden.
kami tertawa karena aden mau memanggil dewiku.
namanya juga anak kecil pasti punya imajinasinya tinggi karena itu panggil saya dewi ucap ika dengan di kagetkan bunyi handphonenya.
langsung aja di jawab. hallo chika kamu sudah datang ya
ia saya sudah di tempat biasa kita makan, kalian di mana sih, saya sudah lapar banget cepat kesini!! kamu kan yang traktir cepat saya tunggu
"oke, kami ke situ, kalau lapar pesan dulu nanti kami nyusul." ucap ika
"tidak, saya tunggu kalian " jawab chika dengan mengakhiri obrolan telfon dengan ika
"kami pamit dulu ya da da da dede ganteng" ucap ika dengan mencium pipi aden membuat aden senyum kesenangan.
__ADS_1
☘☘☘☘☘☘☘☘☘
setelah pamit ika dan sary melangkah pergi.
"kita cari nia dan adit dulu" ucap ika dengan langsung mencari keberadaan nia dan Adit.
setelah cari beberapa saat akhirnya ika dan sary menemukan nia dan Adit yang lagi asik bermain .
"Nia, adit , ayo pergi makan chika sudah datang, dan dia sangat lapar, ujar ika
"oke ayo" ucap adit
"tapi kita belum ucapin trimakasih, kepada aden" kata nia
"sudah, tadi kita sudah pamitan" ucap sary dan mereka keluar dari time zone
mereka berempat akhirnya menuju tempat chika berada.
"akhirnya kalian datang juga saya sudah lapar" ucap chika yang sudah menyenal ketiga sahabat kuliah ika
mereka berempat menepati tempat duduk masih masih.
saat hendak duduk ika merasa bajunya basah.
"saya ke toilet dulu ya ganti baju ,baju saya sudah basah di belakang, karna keringat takut masuk angin, kalian pesan dulu.ucap ika dengan mengambil baju yang tadi beli dan melangkah ke toilet.
sedangkan aden di kagetkan dengan kedatangan ayah nya yang tiba tiba sudah di sampingnya.
" yee dad is coming" ucap aden dengan memeluk ayah nya
kan ayah sudah janji, apa permainannya asik? tanya arlo
yes of course dad saya bermain bersama ups jawab aden tertahan dia ingin menyatakan bermain bersama kaka wangi tapi dia sudah janji dengan bi sofi.
***flash on
"nanti ayah aden datang, jangan kasih tau, tadi aden bermain bersama kaka wangi nanti lain kali ayah tidak akan ijinkan aden bertemu kaka wangi lagi jadi janji ya kalau mau bertemu kaka wangi lagi ."ucap bi sofi membuat aden terus ingat dia ingin bertemu kaka wangi lagi
flash off***
" baiklah ayah temani bermain" semua ibu ibu yang ada di situ tidak memperhatikan anak mereka malah memperhatikan arlo membuat asisten damen tertawa
"tadi saya sudah bilang" untuk menutup mall tapi tidak mau, sekarang jadi sorotan" ucap asisten damen
"kamu jangan omong saja" suruh bodyguard memperhatikan, jangan ada orang yang ambil gambar" ucap arlo
"asisten damen mengangkat tangan memberi aba aba kepada bodyguard salah seorang datang .
"jangan biarkan orang mengambil foto tuan muda kecil dan juga tuan"
"baik tuan" ucap seorang bodyguard itu
__ADS_1
"saya ke toilet dulu" ucap arlo lulu berdiri hendak ke toilet
☘☘♻️🍀🍀🙏