SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
bersama, satu ruangan kerja.


__ADS_3

"tamat sudah masa depan saya,  kalau seruangan dengan anjing laut mesum itu , belum jadi asistennya saja  sudah berapa kali dia mencium saya . pikir ika  dengan raut wajah tidak senang.


"ika ayo pergi makan siang ." ujar anna


"baiklah ka." jawab ika dengan bangun mengikuti anna


sedangkan cleaning service langsung menyiapkan apa yang di pintah anna


satu jam kemudian anna dan ika kembali dari makan siang dan langsung di sambut para cleaning service itu.


"maaf bu anna,,  semua permintaan bu anna sudah kami sediakan di ruangannya ceo ." ucap  cleaning service itu


"baiklah trimakasih kalian boleh pergi makan siang." ujar anna dengan menarik tangan ika ke ruangan ceo untuk melihat tempat kerja ika yang sudah siap.


"nah mulai sekarang  kamu akan menjadi asisten pribadi ceo , mohon bantuannya ya . ujar anna setelah berada di ruangan ceo, ika yang mendengar ucapan anna  makin bertambah geli, saat melihat tempat duduknya berhadapan dengan arlo.


"aduh ka, kenapa posisi meja berhadapan dengan ceo ,kenapa tidak mengahadap pintu masuk. " kata ika dengan duduk di kursi staff yang di sediakan alexander grup itu, mata ika langsung tertuju meja kerja arlo.


"kalau berhadapan kan memudahkan untuk saling bicara. " belum selesai bicara asisten damen membawa setumpuk buku yang harus di baca ika agar lebih memahami kerjanya sebagai asisten ceo.


"ini adalah buku paduan tentang menjadi asisten pribadi ceo tolong kamu baca dengan saksama, dan kalau tidak mengerti telfon saya ." ujar asisten damen dengan menaruh buku buku itu di meja ika.


baiklah ika semangat ya , saya di luar kalau butuh apa apa tingal tekan saja. " ujar anna dengan menyentuh telfon di atas meja ika.


"ia ka trimakasih. " ujar ika melihat asisten damen .


"jangan melihat saya, saya tidak akan keluar sebelum memberitahukan beberapa hal yang harus kamu lakukan sebagai asisten ceo." ujar asisten damen dengan menjelaskan hal yang harus di lakukan ika sebagai asisten ceo.


yang harus kamu ingat adalah :


1.setiap pagi buatkan ceo kopi, kalau sudah dingin dan belum di minum ganti yang baru.

__ADS_1



tidak boleh mengijinkan artis mana pun keluar masuk ruangan ceo kecuali di setujui oleh ceo, baru boleh mempersilahkan nya masuk.


anak ceo selalu ke sini , kalau ke sini kamu harus perhatikan setiap dokumen di meja,karna kalau tuan muda kecil marah pasti merusak semua yang di dekatnya.


selalu ijin ke ceo kalau mau keluar


5 harus selalu siap siaga jika ceo memerlukan bantuan kamu , dan selanjutnya kamu baca saja di buku itu , sambil menunggu ceo ,saya mau kembali kerja. ujar asisten damen dengan melangkah keluar dari ruangan ceonya.



"aduh kenapa tugas begitu banyak , tapi tidak jadi masalah kalau ada arden . " ujar ika tersenyum ketika mengingat arden.


ika yang sedang fokus membaca buku buku itu tanpa menyadari kehadiran arlo , arlo berjalan di samping tembok agar tidak terlihat ika , perlahan lahan hingga berada di belakang ika lift yang berada di pojokan belakang ika memudahkan arlo mengendap endap ke belakang ika.


"serius sekali kamu hingga tidak menyadari kehadiran saya ? " ujar arlo dengan mengecup kepala ika, suara arlo membuat ika kaget dengan hendak berdiri tapi di tekan bahunya oleh arlo.


"a a apa yang ingin kamu lakukan ? tanya ika gugup karena arlo terlalu dekat hingga ika bisa merasakan nafas arlo.


arlo menyadari perubahan dalam cara duduk ika, yang semula santai berubah menjadi tegang.


" jangan tegang santai saja ! " bisik arlo dengan langsung memutar tempat duduk ika, hingga ika berharap dengan nya, dan arlo langsung duduk di pangkuan ika dengan saling berhadapan membuat ika kaget, sampai mata melongok , tanpa expresi.


kelakuan arlo hampir membuat ika merosot dari tempat duduknya ke lantai , tapi di tahan arlo dengan memeluk ika sekalian kursi itu.


"diam, jangan bergerak ! saya hanya ingin memeluk kamu sebentar! seperti ini." ujar arlo dengan menyusupkan kepala ke bahu dan leher ika, ika yang tidak suka dengan kelakuan arlo membuat tubuhnya bergetar , hingga di rasakan arlo , arlo yang merasakan getaran tubuh ika hanya tersenyum, entah badan ika bergetar karena marah atau takut ,atau karena tidak nyaman dengan cara arlo duduk di pangkuannya dengan saling berhadapan.


" iiiihh, menjauh lah dari saya ! kenapa sikap mesum kamu semakin bertambah dari kemarin ? apa lagi dengan posisi kegini, nanti di lihat orang akan salah paham ! " ujar ika dengan suara tajam, lalu mendorong arlo, tapi arlo memeluk ika sekaligus kursi yang di duduki ika , hingga sekuat apa pun ika mendorong malah semakin membuat kursi itu menjauh dari meja kerja ika.


" sssst diam saya hanya ingin memeluk dan menghirup aroma dari badan kamu , wanginya membuat pikiran saya jadi tenang. " ucap arlo dengan memainkan lidahnya di daun telinga ika , membuat ika susah bernafas.

__ADS_1


" kalau lidah kamu terus kegitu ? apanya yang kamu bilang sekedar peluk ? " ujar ika mulai meronta , karena sesak nafas .


"kamu mau tau tidak ? wangi dari badan kamu membuat saya jadi candu, jadi saya harap kamu jangan banyak bergerak, karena adik saya sedang tidur , apa lagi dengan posisi kegini dia pasti mudah untuk di bangunkan." kata kata arlo seperti ancaman hingga membuat ika bak patung dalam pelukan arlo, hal itu langsung membuat arlo tertawa.


"kamu ini, hanya di bilangin jangan bergerak langsung jadi patung ." ujar arlo ,ucap arlo langsung memancing kemarahan ika.


"bergerak salah , tidak bergerak juga salah , apa mau kamu sih, menjauh lah dari saya " ujar ika dengan memukul punggung arlo.


"hiis sikap barbar mu kembali lagi, kamu tau posisi kita sekarang. " tanya arlo memancing ika.


"tau ! ini kan di ruangan kamu.


"bukan posisi tempat , tapi posisi duduk kita sekarang." ujar arlo membuat ika menyadari maksudnya.


"kamu sedang duduk di pangkuan saya ! apa tidak malu dasar anjing laut , menjauuuuuuuh."ujar ika teriak sekaligus mendorong arlo.


"ini posisi yang bagus , khusus suami istri , biasa kalau suami istri di ranjang posisi istri di bawa , atau di atas? " tanya arlo membuat ika bingung.


"ini orang tadi salah makan apa ! sehingga pertanyaannya jadi tidak karuan. " ucap ika dalam hati.


" saya tidak tau posisi suami istri nya kamu maksud , karena saya belum menikah ! dan saya juga tidak perlu belajar , karena belum siap menikah. saya masih ingin membahagiakan mama saya, umur saya baru dua puluh satu tahun , dan saya belum membalas budi orang tua saya , mana mau saya menikah secepat ini, hanya untuk merawat seorang pria !! lebih baik merawat mama saya, dan kalau saya sudah siap pasti menikah . " ucap ika panjang lebar membuat arlo hanya tertawa.


"polos banget pikir mu, setiap orang tua tidak meminta untuk balas budi , cukup melihat anak anak nya menemukan kebahagiaan ,mereka pasti juga ikut bahagia ,


jadi kamu harus belajar untuk menyenangkan suami kamu , jika suatu saat kamu menikah. " ujar arlo dengan bangkit dari pangkuan ika. dan hal itu membuat ika langsung menekan kaki di lantai lalu mendorong kursi tempat duduknya, hingga berada di samping meja, arlo menatap ika dan mengikutinya ke meja.


"tolong menjauh lah ! kalau kamu dekat terus saya tidak bisa fokus membaca." ujar ika, arlo berjalan memutar ke depan meja kerja ika , dan langsung mencodongkan badan ke arah ika lalu langsung meraih dagu ika, kemudian di cium sekilas sebelum berbalik ke meja kerjanya.


" orang yang mengatakan tidak ingin nikah, malah yang akan cepat nikah, di bandingkan orang yang ingin nikah muda. " ujar arlo saat hendak berbalik menuju meja kerjanya.


☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘

__ADS_1


♻️Trimakasih sudah membaca ♻️


🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉🐉


__ADS_2