SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
menjadi asisten pribadi ceo


__ADS_3

"hy saya sedang bertanya, kenapa tidak jawab . " ujar ika tiba tiba terdengar bunyi telfonnya tandanya telfon masuk


🐲 πŸ²πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ²πŸ²


"hallo tuan damen ? " ucap ika saat menerima panggilan telefon yang sudah tau siapa menelfonnya.


"ika kamu di mana ? suruh antar proposal malah lama , dan di ? " ucap asisten damen belum selesai, telfon ika langsung di ambil ahli oleh arlo.


"buat apa telfon ! sebentar lagi kami sampai ." ujar arlo langsung mematikan telfon itu dan mengambil handphonenya, handphonenya dalam settingan mode pesawat, jadi di aktifkan kembali, ternyata banyak panggilan masuk dari asisten damen.


"hallo hallo ? yah di matikan lagi !! tunggu, yang saya telfon itu, arlo atau ika ? " ujar asisten damen , sadar dengan melihat nomor yang di telfon, mengingat suara arlo yang bicara di handphone milik ika.


arlo yang mamtika obrolan telfon ika dengan asisten damen setelah itu, langsung membuang handphone itu kembali ke pangkuan ika , yang berada di samping tempat duduk itu.


" kenapa di matikan !! mungkin asisten damen ingin bicara sesuatu ." ujar ika dengan melihat handphonenya.


"pulang ! mungkin asisten damen menggu saya, untuk makan siang bersama jose grayson. " ucap arlo dengan melajukan mobil sportnya agar cepat sampai.


" hoo dia , benar benar tidak ingin menjawab pertanyaan saya, yang tadi ? hoo , ya sudah, mungkin lain kali saja, saya tanyakan lagi siapa nama mamanya arden. " pikir ika dalam hati dengan pandangan ke luar kaca mobil itu.


arlo merasa di selamatkan oleh telfon dari asisten damen , karena dia belum ingin memberitahukan prihal arden dan mamanya.


"maaf, belum waktunya untuk kalian tau soal arden ." kata arlo dalam hati dengan melihat ika, arlo dan ika tidak saling bicara , seperti mereka berdua sudah kehabisan kata kata, keduanya asik dengan pikiran mereka masing masing.


arlo yang terlihat senyum senyum sendiri memikirkan ciumannya dengan ika , sedangkan ika memikirkan cara yang tepat untuk bertanya kepada orang prihal mamanya arden."


"saya harus cari tau, kasian ka inna, jika tiba tiba mamanya arden kembali, apa yang akan terjadi dengan ka inna. apa lagi sekarang dia sedang belajar bagaimana menjadi seperti yang di inginkan keluar alexander , mungkin saya harus bertanya kepada asisten damen kebetulan anjing laut mesum ini kenal dengan asisten damen sejak kecil , tapi apa bisa asisten damen memberitahukan soal mamanya arden. " kata ika dalam hati , tanpa mereka sadari sudah sampai di kantor.


"sial kenapa begitu cepat sampai !! " ucap arlo dengan bergumam saat pandangan mata tertuju pada ukiran nama alexander grup dengan kesal , sejak keluar dari hotel, arlo terus memikirkan bagaimana cara ika membalas setiap ciumannya, kedua matanya menatap kedepan di bantu dengan instingnya ,sedang otak terus mengulangi setiap memori panas dengan ika .

__ADS_1


"kamu bicara dengan saya ? " tanya ika sekilas mendengar gumaman kesal arlo.


"tidak bicara apa apa , saya sedang fokus menyetir. " jawab arlo santai dengan menyentuh hidungnya untuk menyembunyikan senyumannya.


arlo memasuki tempat parkir khusus ceo


lalu memarkirkan mobilnya setelah itu mereka keluar dari mobil , ika merasa malu saat sekilas terbayang saat arlo menciumnya pipinya langsung merona.


"kamu mau tetap di dalam mobil ya ." ujar arlo setelah di luar menugu ika yang masih dalam mobil.


ika keluar dari mobil arlo, saat berada di luar mobil tidak sengaja matanya menatap arlo dan seketika itu pun arlo menatapnya, ika membuang pandangan ke semarang arah, agar arlo tidak melihat raut wajahnya yang merona.


" kenapa masih pura pura asing dengan saya , tadi saya sudah melihat dan menyentuh yang kembar ini , " bisik arlo di telinga ika, dengan tangan mengentuh kembar ika, ika kaget dan menjauhkan diri dari arlo.


"dasar anjing laut mesum, ini di kantor kamu ! kalau ada yang lihat bisa jadi masalah ! " ucap ika kesal karena merasa dari tadi di permainkan arlo terus, lalu ika pergi dari tempat parkir itu. meninggal arlo di parkiran khusus itu.


ika yang menaiki lift itu dengan kesal , entah kesal pada diri sendiri ,atau kepada arlo , ika sekarang tidak bisa memahami perasaannya , perasaan campur aduk entah marah ,malu , atau apa pun itu yang terjadi dengan dirinya karena setiap berhadapan dengan arlo selalu saja kalah telak , karena selalu dengan begitu mudahnya arlo menciumnya .


"saya harus menghindari anjing laut mesum ini, kalau tidak masa depan ku akan hilang , apa lagi belum punya pacar , " ucap ika dengan menendang pintu lift itu dengan ringan.


sedangkan arlo sudah sampai di ruangannya dan langsung di sambut asisten damen dengan sejuta pertanyaan, saat melihat arlo keluar dari lift itu ,


"hy bro kenapa kamu mengalihkan telfon masuk ? saya sudah menghubungi kamu berkali kali , sekarang kamu harus makan siang bersama jose grayson , dia sedang menunggu ,karena dia bilang mau kembali ke luar negeri, ada kerjaan mendesak membutuhkan kehadirannya di sana. " ujar asisten damen dengan mengambil proposal dari tangan arlo dan melihat proposal itu dengan teliti.


"jangan banyak tanya , nanti kamu harus pindahkan salah satu bawahan kamu ke sini , jadi asisten pribadi saya , agar kalau pergi dia bisa membantu cek semua yang di perlukan, jikalau tidak pergi bersama kamu. " ujar arlo dengan duduk di kursi kebesarannya.


" kalau anna tidak bisa , karena dia sangat membantu saya dalam kerjaan saya, kalau saya berada di luar , dia bisa hendel semua kerjaan saya di sini , dan kalau ika dia baru magang tidak mungkin bisa mengatasi kerjaan kamub, yang menumpuk setiap hari , yang saya jadi asisten kamu saja hampir tidak sanggup, apa lagi dia yang belum mengerti apa apa ." ujar asisten damen dengan menyimpan proposal di tangannya dan menyodorkan setumpuk dokumen yang harus di tanda tangani arlo , yang telah di teliti semua dukumen itu sebelum di antara ke ruangan arlo oleh asisten damen.


"Oke kalau begitu tikus jelek saja." ujar arlo membuat asisten damen menatapnya dengan bingung.

__ADS_1


sedangkan ika baru sampai ika langsung duduk tanpa sekata pun membuat anna bingung menatapnya.


ika apa yang gigit kamu ? daun telinga merah dan leher kamu juga merah dengan sedikit biru. " ujar anna menatap ika dengan intens ucap anna membuat ika malu sekaligus berusaha mengosongkan bekas ciuman arlo.


Oh ia ka, tadi nonton akrobat anjing laut di hotel , dan dia mencium saya karena itu membekas . " ujar ika lalu menutupi bekas ciuman itu.


"baru tau saya kalau di hotel ada anjing laut. " ucap anna dengan jari mengusap dagu seolah sedang berpikir.


asisten damen keluar dan langsung ke tempat ika dan anna , anna yang melihat asisten damen berjalan ke meja mereka , dengan cepat merapikan penampilannya, sedangkan arlo sudah pergi ke hotel tempat jose grayson untuk makan siang bersama.


"ika kamu akan di pindahkan ke ruangan ceo sebagai asisten pribadinya ,jadi mulai sekarang kamu harus kerja keras membantu ceo , anna hubungi cleaning service, untuk menyiapkan satu meja tempat duduk dan komputer, untuk ika mulai sekarang , dia pindah ke ruangan ceo ." ujar asisten damen , ika yang merasa pindah ke ruangan arlo adalah masalah besar, karena dia berpikir mungkin jadi asisten arlo akan sama seperti anna tidak perlu seruangan de arlo.


"Oh tidak ini masalah besar kalau satu ruangandengan anjing laut mesum itu ." pikir ika membuatnya geli sendiri membayangkan seruangan dengan arlo.


"emm, tuan damen bagaimana kalau saya tetap duduk di sini , jangan bawah meja dan kursi lagi . " ucap ika dengan menatap asisten damen.


"tidak bisa karena kamu asisten pribadi ceo kamu harus berada di ruangannya , untuk memudahkan kamu membantu ceo dalam kerjaannya. " ujar asisten damen berlalu ke ruangannya, sedangkan anna langsung menghubungi pihak cleaning service.


selamat ya ika ! sekarang kamu jadi asisten pribadi ceo , kamu akan selalu di bawah ke mana pun ceo pergi . " ika mendengar ucapan anna membuatnya geli.


tapi ka apa saya harus pindah tempat duduk ? di sini juga saya bisa membantu ceo , tidak perlu seruangan. " ujar ika membuat anna tersenyum.


"tidak ! kamu asisten pribadi , jadi harus seruangan dengan ceo." ujar anna membuat ika langsung lesu tak berdaya .


πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰πŸ‰


πŸ€Trimakasih sudah membaca πŸ€


♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️.

__ADS_1


__ADS_2