SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
olahraga malam


__ADS_3

"memangnya ketahuan siapa nona? di sini hanya kita bertiga,, jadi kalau tuan tertua dan nona kecil main petak umpet berarti sudah ke tahuan,, kan saya sudah melihat tuan dan nona ." ujar rider.


"bukan itu bodoh !! ka arlo sedang di pukuli perempuan !! " ujar diva


"tuan di pukuli ! perempuan di mana? di sini tidak ada orang,, hanya kita bertiga saja,, dan beberapa tukang kembun yang sedang sibuk menata teman bunga." tanya rider penasaran karena baru pulang mengambil motor ika dari kantor,, jadi tidak tau apa yang terjadi dengan tuan mudahnya.


"maksud kamu kaka tidak ada di sebelah situ tanya diva. " sedangkan tuan tertua matthew alexander sedang memperbaiki beberapa bunga yang sudah mau patah, karna ulahnya dan cucu tercintanya .


"ia non tidak ada orang lain lagi kecuali kita bertiga."


"diva langsung berdiri untuk memastikan ucapan rider benar atau bohong. "lah mereka kemana ? mungkin sudah masuk." pikir diva


ya diva alexander adalah cucu tercinta tuan tertua matthew alexander,, karna dia di besarkan oleh tuan tertua matthew alexander dan juga istrinya.


"ayo grandpa kita pulang." ujar diva yang setiap pagi mengajak kakenya lari pagi


sedangkan arlo yang sudah di kamar nya segra menghubungi cris dokter pribadinya dan juga sekaligus sahabatnya.


📲 to to "siapa yang pagi pagi main telfon aja,, tidak tau kalau saya baru tidur ." ujar cris dengan meraih handphone di atas meja kecil yang di samping tempat tidurnya.


"hallo saya masih tidur,, kalau ada hal penting di rumah sakit,, di urus saja,,saya masih ngantuk." ujar cris dengan suara berat,, mata yang masih tertutup


"baik lah kalau masih mengantuk tidak jadi masalah ,, tapi kalau kamu tidak sampai di sini dalam 3 menit kamu tau kan harus kemana bertugas? " ujar arlo dengan langsung mengakhiri obrolan itu .


"hallo,, hallo,, sial kenapa saya tidak mengenal suara arlo." ujar cris dengan mata terang dan langsung berlari ke kamar mandi dalam beberapa detik sudah keluar lalu menuju mobil sport nya dengan masih menggunakan pajamas.akhirnya secepat kilat sampai di depan istana arlo kebetulan rumah cris tidak jauh .


"aduh !! ka apa yang harus saya lakukan? kemungkinan tuan arlo akan pecat saya. " ujar ika dengan cemas membuatnya mondar mandir di kamar davina.


"berhentilah mondar mandir ika !! saya ikut pusing melihat kamu mondar mandir,, lebih baik kamu pergi ganti baju. sebentar lagi sarapan." kata davina lalu bangkit dari duduknya untuk mengambil baju yang di pinjam dari iras buat ika.


cris yang sudah di kamar arlo." kenapa pagi pagi sudah memerlukan dokter ? semalam berapa ronda dengan tunangan mu ,, hingga pagi pagi sudah memerlukan bantuan saya? coba saya periksa pinggang kamu ada keseleo tidak,, kemungkinan tidak keseleo hanya kelelahan sehabis olahraga malam." ujar cris dengan memegang pinggang arlo.

__ADS_1


"bukan pinggang yang sakit tapi hidup saya lihat sudah memerah kebiruan, kenapa kamu pagi pagi sudah menuduh saya sembarangan seperti sih tikus jelek itu,, gara gara dia hidup saya ke gini." ujar arlo dengan menunjuk hidungnya


"tikus jelek apa yang masuk istana arlo, nyamuk aja tidak bisa masuk,, apa lagi tikus jelek. pikir saya, semalam pulang langsung olahraga malam malam dengan tunangan mu ? duduk saya lihat apa hidung kamu terluka !! " ujar cris dengan memeriksa hidung arlo.


"kenapa bisa? pagi pagi hidung kamu ke gini !!


apa kamu jatuh pagi pagi ? " tanya cris penasaran karena tidak mengerti dengan ucapan arlo yang menyatakan tikus jelek.


"itu ulahnya sih tikus jelek !! adik dari perempuan itu davina." jawab arlo kesal


"memangnya kamu di apain hingga hidung kamu merah kebiruan ke gini ? " tanya cris


"di tonjok. " jawab arlo


"haaaaa lucu banget ini pertama kalinya mendengar orang menonjok CEO arlo." ujar cris dengan tertawa.


arlo menatap tajam ke aras cris.. membuat cris menelan silvanya


"gara-gara aroma, saat saya menghirup aroma perempuan yang pernah menabrak saya di mall , jadi saat saya di balkon kamar,, saya mencium lagi aroma itu,, dan kebetulan aromanya berasal dari orang yang di bawah taman,, jadi saya pikir itu davina,, lalu saya turun dan langsung merangkulnya,, ternyata salah orang,, dan akhirnya saya kena tonjok dari tikus jelek itu." kata kata yang keluar dari mulut arlo terdengar penuh amarah.


beberapa saat kemudian ika sudah selesai berpakian dan melepaskan rambutnya.


"ayo kita turun sarapan kebetulan aden mau sekolah hari ini. " ujar davina yang mengingat jadwal sekolah arden.


"baiklah ka.... tapi nanti saya ke kantor naik apa ka? jangan bilang saya harus ke kantor dengan laki laki mesum itu !! " ujar ika saat mereka menuruni tangga satu persatu


"


"motor kamu sudah saya minta orang pergi, membawa ke sini." ujar davina lalu berbalik melihat ika yang berhenti di tangga.


beberapa menit kemudian ika dan kakanya inna berjalan ke arah meja makan dan ternyata aden sudah di meja makan sedang menunggu bi sofi menyiapkan sarapannya.

__ADS_1


"dewi ku." ujar aden lalu menepuk kursi di sampingnya sebagai isyarat untuk ika duduk di sampingnya.


"mau ikut sarapan bersama ? " tanya arlo kepada cris


"hmm lebih baik sarapan di sini,, nanti setelah pulang langsung tidur." pikir cris


"baik lah saya ikut sarapan dengan kalian,, skalian bertemu adik dari calon kamu " ujar cris yang berdiri di depan ruang ganti menugu arlo yang sedang berpakian.


akhirnya arlo dan cri berjalan ke arah meja makan,, sedang pamteo menepuk tangan memberi isyarat kepada pihak dapur untuk menyajikan sarapan.


sedangkan arlo dan ika saling bertatap ika sedang menahan perutnya untuk tidak tertawa setelah tatapannya fukus di hidung arlo yang sudah merasa kebiruan dengan sedikit bengkak.


"haaa hidungnya seperti,, hidung badut ." kata ika dalam hati dengan mengalihkan pandangan ke aden yang berada di sampingnya,, takut kalau melihat terus pasti tidak tahan untuk tertawa.


"good morning deddy,, good morning uncle cris." sapa aden kepada ayahnya dan cris.


"good morning little boy." jawab cris dengan mata terbelalak melihat ika dan inna lalu berjalan menghampiri keduanya yang duduk berhadapan.


"apa kalian berdua kembar ? " tanya cris menatap ika dan inna bergantian .


"tidak tuan " ujar inna


"bro kenalin ini davina tunangan saya,, dan dia adiknya ,, dan davina ini dokter cris sekaligus sahabat saya.


"diiihh saya ada nama ko." ujar ika dalam hati lalu berdiri dan berhadapan dengan cris .


"selamat pagi tuan cris dan selamat pagi ceo"" sapah ika kepada cris dan arlo tanpa memperhatikan arlo . tapi dalam hati ika,, selamat pagi tuan cabul.


🍀trimakasih sudah membaca 🍀


♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️

__ADS_1


__ADS_2