SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
flash on( 1)


__ADS_3

"kalau kedua tangan di pipi kamu ke gini , pipi kamu semakin tambam seperti arden." ujar arlo dengan menarik tangan dari pipi ika dan membuka pintu untuk ika turun, ika turun duluan dan di ikuti arlo ,


saat hendak keluar arlo mengambil tas dan buku yang di bawa ika yang berada di samping tempat duduk itu.


"hy ika baru pulang kerja kah ? biasanya jam lima sudah pulang, dan hari ini jam tujuh malam baru pulang ! apa karena ada sih ganteng yang berada di belakang kamu kah ? yang membuat kamu pulang aga lewat." ujar tetangga ika,ika kaget saat di sapa oleh tetangganya itu


saat mereka keluar tiba tiba di sapa tetangganya membuat ika kaget sekaligus kwatir, karena tetangganya itu tukang bergosip , di kompleks perumahan mereka.


"malam, ka mayang , ia ika baru pulang ka , tumben ka mayang pulang awal ? biasanya jam sebelas malam baru pulang , padahal tempat kerja kaka tutup jam enam ." ujar ika tidak mau kalah dengan mayang tetangganya itu.


"hhh ia sih ! hari ini tidak ada yang akan makan malam , jadinya pulang awal ,lalu siapa sih ganteng itu , apa dia pacar kamu ? " tanya mayang membuat ika melihat arlo.


"ohh dia bu." ika belum selesai bicara mulutnya langsung di bungkam oleh tangan arlo .


"ya saya pacarnya" . ujar arlo membuat ika melongok kaget tidak percaya dengan ucapan arlo.


"hmmmm" ika ingin menyatakan yang di katakan arlo tidak benar ,tapi yang terdengar hanya gumaman tanpa kata ,karena mulutnya di tutupi tangan orang sehingga kata yang di ucapkan ika tidak terdengar jelas.


"baiklah ganteng, kalau punya saudara yang masih jomlo ,tolong di kenalkan ke saya ya kebetulan saya lagi cari jodoh . ujar mayang dengan malu malu.


sedangkan arlo mendorong ika ke gerbang rumahnya ,lalu ika membuka pintu gerbang itu untuk arlo memasukkan mobilnya.


ika menjauh dirinya dari arlo lalu mengahadap arlo .


"apa yang kamu katakan ke ka mayang, kamu tau ? dia itu mulutnya tidak bisa diam , kalau dia cerita ke tetangga, dan ka inna tau itu bisa jadi masalah." ujar ika masih kaget dengan ucapan

__ADS_1


"ssssst, kalau saya tidak melakukan itu, apa yang akan dia ceritakan nya ke orang orang. bahwa kamu membawa pria asing ke rumah kamu . " ujar arlo membuat ika mengerti maksud arlo.


"baiklah, saya menyerti , ayo masukan mobil ke dalam, siap tau ada orang lebih jahil dari saya dan merusak mobil kamu." ujar ika membuat arlo melakukan seperti yang di katakan ika setelah selesai memarkirkan mobilnya lalu keluar dan mengikuti ika masuk ke dalam ruangan rumah ika.


arlo menatap dalam rumah ika dengan kaget.


"kecil banget rumah kamu ! apa bisa bernafas lega kah di dalam ? " ujar arlo membuat ika tersenyum.


"ya tentu saja bisa, karena kami sudah terbiasa dan bagi kami rumah ini sudah lumayan besar , sedangkan orang seperti kamu yang tingal di rumah besar dan tinggi , akan tidak terbiasa saat masuk rumah kecil seperti ini, kamu akan tidak nyaman , tapi perlahan akan menyesuaikan diri. " ujar ika tersenyum, karna dia juga mengalami hal yang sama saat berada di rumah arlo, dia merasa sangat kecil di rumah arlo bahkan setiap langkah kakinya seolah setara dengan langkah semut, tapi lama kelamaan dia bisa menyesuaikan diri.


"kamu tunggu di sini, saya tinggal ganti baju dulu, baru memanaskan makanan." ujar ika dengan meninggalkan arlo di ruangan tamu itu.


beberapa minit kemudian ika mengganti bajunya dengan mengenakan tank top Dan celan pendek, seperti biasanya dia di rumah lalu rambutnya yang panjang di biarkan berurai.dan langsung keluar saat berada di depan sofa arlo memandang ika dari kepala sampai kaki dan naik lagi, arlo memandang ika dengan kagum sedangkan ika baru sedar dengan kehadiran arlo di rumahnya , ika yang sudah terbiasa setiap pulang selalu memakai tank top dan celana pendek di rumah, ika berbalik hendak berlari ke kamarnya untuk menganti baju malah di tahan arlo.


"jangan ganti, kamu sangat cantik ko dengan baju itu. " ujar arlo melepaskan tangan ika yang di pegangnya.


arlo memperhatikan ika dengan tersenyum seperti orang bodoh di dapur itu , dia merasa luar biasa dengan suasana di rumah ika yang hangat.


beberapa menit kemudian ika selesai memanaskan makanan itu dan menata di meja makan itu ,sedangkan arlo memperhatikan makan itu dengan penasaran.


setelah selesai ika duduk berhadapan dengan arlo lalu keduanya menikmati makan malam itu.


hmm boleh saya tanya ? " kata arlo.


"boleh. " jawab ika

__ADS_1


"tadi saat di mobil, kamu bilang kehilangan separuh ingat kamu kan ? apa yang terjadi sehingga kamu kehilangan separuh ingat kamu ? " tanya arlo penasaran, sedangkan ika berhenti makan dan menatap arlo menimbang nimbang apa arlo bisa di percaya untuk bercerita ,karena sejak hari itu dia terbangun dia tidak pernah cerita kesiapan ,karena dia sendiri tidak tau mau cerita dari mana.


"tapi jangan cerita ke ka inna saya yakin kamu bisa saya percayai." ujar ika menyimpan sendok di piring itu dan menghirup udara sebanyak mungkin ke paru paru nya. dan mulai


flash on (1)


saat itu ika baru pulang sekolah , ika berjalan dengan sangat bahagia , karena ika lulus SMA dengan peringkat ke dua semua teman teman nya merayakan dengan saling menukar baju dan tanda tangan baju sesama teman termasuk chika sedangkan ika langsung pulang ke rumahnya dengan senang hingga jalan sambil bernyanyi.


"ini kado ulang tahun saya , lulus SMA dengan peringkat ke dua , harus di rayakan bersama mama dan ka inna. " ujar ika sambil bernyanyi mengikuti lagu yang di dengarnya.


beberapa menit kemudian ika tiba di depan rumahnya ternyata di depan banyak orang hingga dia penasaran dan berlari menghampiri orang orang itu dan bertanya ,karena posisi orang orang itu berada di antara rumahnya dan rumah tetangga hingga ika tidak kwatir dan bertanya kepada orang-orang itu.


"apa yang terjadi kenapa ada ambulans di sini ? " tanya ika melihat ambulance itu mulai beranjak pergi.


"ika kamu sudah pulang sekolah ? ambulance itu membawa mama kamu , tadi dia pingsan tidak sadarkan diri . " ujar salah satu orang itu membuat ika menagis histeris dengan mengejar ambulance itu dan akhirnya terjatuh hingga lututnya terluka , salah satu warga yang melihat ika langsung membawa motor itu dan menyuruh ika naik untuk mengikuti ambulance itu .


"ayo ika naik biar paman antara kamu mengikuti ambulance itu ." ujar laki laki parubaya itu dan ika pun naik hingga mereka mengikuti ambulance itu hingga di rumah sakit kecil di kampung itu.


ika masuk dan langsung mencari kakanya Inna , inna yang melihat adiknya datang langsung berlari dan memeluk adiknya ika dengan menagis sedangkan ika sama sekali tidak bergerak.


" apa yang terjadi ka , mama kenapa bisa pingsan ? mama sakit apa . pertanyaan demi pertanyaan di tanyakan ika tanpa menunggu jawaban. beberapa menit kemudian dokter datang.


♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️


🐲Trimakasih sudah membaca 🐲

__ADS_1


☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘


__ADS_2