SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
nama julukan


__ADS_3

sesampainya di pintu keluar,, ika berbalik


"kaka tidak usah mengantar saya,, biar saya pergi sendiri."ujar ika yang merasa aneh saja kalau kakanya mengantar hingga di luar.


"baik lah,, kunci motor kamu di rider. " ujar inna yang berdiri di pintu dengan melihat adiknya pergi ke tempat parkir untuk mencari motornya.


"lah,, kata ka inna ka rider sudah bawa motor ke sini,, tapi ko tidak ada di sini ? dan ka rider ke mana? padahal saya harus cepat ke kantor,, aduh gimana nih !! caranya supaya bisa cepat sampai ke kantor ? kalau motor tidak ada dan ka rider mungkin mengantar anjing laut ke kantor ? " ujar ika kebingungan.


"aduh kenapa tuan harus berbuat seperti ini ? ke pada non davika !! " ujar rider yang bersembunyi atas perintah arlo


rider yang sudah tidak tahan melihat kebingungan ika akhirnya memutuskan keluar dari persembunyiannya.


"non davika ? " panggil rid lalu berjalan menghampiri ika.


"eh, ka rid, syukurlah !! kaka masih di sini ,, pikir saya ka ,rid, mengantar ceo arlo, ke kantor. karena itu, tidak kelihatan batang hidungnya." ujar ika merasa lega setelah melihat rider


"maaf non,, saya sudah melihat nona davika dari tadi, hanya saja tidak sempat ke sini." ujar rider berusaha membela diri sendiri,, karena semua atas perintah tuannya. sedangkan ika tidak peduli dengan pernyataan rider.


"ka di mana motor saya,, kata ka inna,, dia minta tolong kepada ka rid, untuk pergi mengambil motor saya di perusahaan ceo." tanya ika senang.


"d i i i ii di luar pagar non. " ucap rider gagap karena gugup.


"haduh kenapa jadi gagap, kan bukan salah saya, semuanya atas perintah tuan. " ujar rider dalam hati.


"ko di luar pagar sih, ka ? " tanya ika tidak ingin mendapat jawaban dari rider, karena ika sudah tau jawabannya.


"mungkin motor saya jelek,, karena itu tidak di masukkan dalam kawasan elit." ujar ika dalam hati pasrah.


"apa karena motor saya jelek, karena itu tidak boleh masuk ke sini ya ka. " tanya ika membuat rider salah tingkah.


"bukan non ,, motor non ika di luar pagar, atas perintah tuan . tadi saya membawa motor non davika, parkir di depan sini ,, tapi saat tuan keluar, dan hendak pergi tiba-tiba dia melihat motor nona,, lalu tuan tanya,, ini motor siapa ? saya jawab ini motor nona davika,, adiknya nona davina,, terus tuan." ujar rider tidak ingin mengalahkan tuannya .


flash on


setelah menerima kunci motor dari rider

__ADS_1


arlo langsung menaiki ika dan membawa motor itu pegi dari situ


sedangkan rider yang melihat itu berlari mengikuti arlo sambil berkata " tuan itu motor punya nona davika,, mau di apakan? "


"diam dan jangan ikuti saya" ujar arlo dengan membawa motor itu keluar dari halaman istananya itu, sedangkan rider terus berlari mengikutinnya .


setelah membawa motor itu,, aga jauh dari pekarangan istananya,, akhirnya berhenti di situ , lalu memarkirkan motor itu di sana,, gara-gara kamu tikus jelek hidung saya sekarang merah kebiruan !! ini adalah balasan dari saya !! tapi kenapa aroma dari tikus jelek ini persis ke perempuan yang menabrak saya di mall !! apa mungkin mereka orang yang sama ? " ujar arlo lalu berjalan pulang saat berjumpa dengan ride arlo memerintahkan rider.


setelah pulang kamu sembunyi biarkan tikus jelek itu mencari motornya !! setelah itu baru kasih tau kalau saya yang melakukannya." ujar arlo membayangkan reaksi ika saat mengetahui itu semua perbuatannya.


senang juga setelah membalas perbuatannya sih tikus jelek itu ,, tidak sabar melihat reaksi sih tikus jelek hahaha. " ujar arlo dengan tertawa.


apa hubungannya tikus jelek,, dengan nona davika dan juga motornya ,, tuan ? nanti nona davika akan mencari motornya." ujar rider setelah melihat motor ika yang di parkir jauh dari gerbang.


"lihat ini perbuatan sih tikus jelek barbar itu,, gara-gara dia hidung saya merah kebiruan ke gini ." ujar arlo dengan menunjuk hidungnya.


"apa hubungannya tikus jelek dengan nona davika tuan ." ujar rider tidak mengerti atas ucapan tuannya


"kamu benar-benar tidak mengerti ya rid ? tikus jelek itu adalah davika atau siapa lah namanya .dan ingat tidak beleh membantu dia untuk mencari motornya biar dia cari sendiri. ujar arlo lalu berjalan pulang ke mobilnya q


flash off .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"tolong antar saya,, ke tempat motor takutnya ada yang mencuri motor saya ka." ujar ika panik


"non davika jangan kwatir,, di sini nona bisa parkir motor dan meninggalkan kuncinya di luar sana sampai setahun juga tidak ada orang yang akan mencari motor nona." ujar rider


"kamu benar juga di sini kawasan elit jadi motor jelek ke punya saya !! siapa yang mau berminat mencurinya palingan kalau di lihat pasti mikir motor rusak .


"tapi tuan kamu,, sudah keterlaluan dasar anjing laut,, ." upatan kesal ika yang di temani rider ke tempat motornya


" ah, nona davika bisa aja,, tuan ku seganteng itu malah di bilang anjing laut,, pantas tuan saya mengatai nona davika itu tikus jelek,, haha hahaha ternyata tuan dan nona davika bisa sedekat itu, dalam semalam hinga saling memberi nama khusus, sebagai julukan untuk nona dan tuan,, tuan julukan anjing laut, sedang nona davika di dijuluki tikus jelek, hahaha . ujar rider dengan terkekeh kekeh karena nama julukan tuannya dan davika


"memegang tuan kamu pantas di juluki anjing laut atau singa laut. " ujar ika penuh kesal kalau membahas ceo nya.

__ADS_1


"nona davika tuanku itu baik loh,, orang nya tidak sombong, selalu rendah hati, biar di bilang keluarga alexander, adalah keluarga terkaya nomor satu di negara A ini, sifatnya baik kesemua orang tidak behati kecil atau pandang bulu ke orang lain." ujar rider membela tuannya.


"ah, terserah kamu ka rider, itu kan kata mu, kan dia bos kamu, jadi di mata ka rider itu, dia perfect sempurna, tidak ada celah, tapi tidak di mata saya, dia tetap anjing laut atau singa laut jelek. " ujar ika dengan terus berjalan ke motornya,' sedangkan arlo yang bersembunyi di balik pohon dan juga beberapa bunga tinggi itu mendengar sitiap kata kata ika dengan jelas.


"dasar tikus jelek, beraninya mengatai di belakang saya, awas akan saya balas kamu, berkali kali lipat, hingga memar di hidung saya hilang." kata arlo dalam hati dengan terus mengelilingi pohon itu secara bertahap mengikuti langkah kaki ika agar tidak ketahuan.


ARLO



flash on


saat arlo kembali ke mobilnya, setelah memarkirkan motor ika jauh dari gerbang istananya,


lalu hendak ke hotel untuk bertemu dengan rekan bisnisnya, yang sekaligus, adalah teman kuliahnya di luar negeri saat itu. arlo melajukan mobil sport hingga dalam sekejap mata sudah di luar gerbang


tiba-tiba asisten damen menelfon


📲to to to langsung tersambung ke mobilnya


kamu di mana ? tanya asisten damen tanpa basa basi


"jalan keluar gerbang rumah menuju hotel." jawab arlo.


tadi asisten tuan ,jose grayson , baru menelfon saya, dan menyatakan pertemuan pagi ini di undur ke soreh hari tuan jose grayson ingin bermain golf di tempat yang biasa kamu bermain. itu adalah kata asisten nya ." ujar damen


"itu berita bagus , kebetulan dua minggu ini sibuk jadi tidak sempat ke tempat golf , baik lah kamu atur waktunya sebentar lagi saya ke kantor ." ujar arlo


"bagus, berita bagus, dengan begini saya akan melihat pertunjukan kemarahan sih tikus jelek itu." pikir arlo tidak sabar melihat reaksi ika setelah melihat motornya yang jauh dari gerbang, dengan melajukan mobilnya ke tikungan,, dan arlo turun lalu , berjalan ke arah pohon untuk bersembunyi menugu ika.


flash off


💠♻️ trimakasih sudah membaca ♻️💠


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀

__ADS_1


__ADS_2