SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
menunggu jawaban dari derek


__ADS_3

sempai di tempat kost ika ternyata sudah menugu di depan pintu kostnya


"ko hari ini aga lewat dari kamari ika" tanya chika


"tadi mampir mengantar kaka ke tempat kerjanya" jawab ika


"emang kaka inna sudah sembuh ya." tanya chika


"sudah ,ayo naik nanti terlambat" uja ika


setelah sampai di alexander grup sary sudah menugu di lobby masuk.


"hari ini kalian lewat" ujar sary


"ika yang lewat jemput saya" ujar chika


"Nanti kita makan siang bersama ya" tanya ika


"oke" jawab sary dan chika bersamaan


"pagi ka" sapa ika kepada anna


"ia pagi juga ika gimana dengan awal kerja apa melelahkan." tanya anna kepada ika tentang pengalaman pertama kerja.


"ya lumayan sih nggak terlalu capek." ujar ika


"kalau begitu mulai hari ini dan seterusnya kamu harus belajar dan di depan itu adalah orang orang lulusan akuntansi :


akuntansi manejemen


akuntansi keuangan dan lainnya


mulai hari ini kamu akan belajar pendataan dari akuntansi manejemen dan seterusnya tiap hari dengan begitu kamu akan memahami kinerjan alexander grup." ujar anna


baik ka ika akan berusaha untuk bekerja sebisa mungkin. " jawab ika


"saya tau kamu bisa biar di kata magang tapi harus berusaha mendapatkan yang terbaik karena biasanya mahasiswa magang hanya mikir sebatas nilai, termasuk saya dulu juga hanya memikirkan nilai. jadi saya harap kamu belajar yang bagus terima masuk apa pun, agar lebih baik kedepan, bukan hanya nilai yang di dapat tapi pengalamannya juga lebih bagus kedepan."ujar anna menasihati ika.


4 hari pun berlalu ika selalu berusaha yang terbaik biar kadang di marahin oleh beberapa orang di akuntansi menajemen tapi ika dengan sabar berusaha agar tidak terulang setiap kesalahannya,karna segala sesuatunya tidak mudah di dapatkan harus butuh perjuangan.

__ADS_1


seperti biasa ika selalu mengantar kakaknya ke tempat kerja.dan seperti biasa pula harus menunggu.ika dan inna kemiripan 90%.perbedaan antara inna dan ika.inna suka berdandan sedangkan ika suka apa adanya ika juga suka makeup hanya kalau ke acara tertentu.


"ka cepatan, nanti saya terlambat saya masih harus menjemput chika, ka buruan." ujar ika dengan teriak yang sudah di atas motor menugu inna, yang lama berdandan.


"bising amat sih ika pagi pagi" ujar inna


"habis kaka danda lama banget buruan, takut ika telat ka, pikir dandan lama kegitu keluar muka berbeda teta sama aja, dandan tidak dandan tetap muka sama tidak berubah. ujar ika kesal karena lama menunggu kakanya


akhirnya mereka berangkat sesampainya di tempat kerja Inna 7eleven inaa buru buru turun dari motor dengan berlari lewa belakang.


ika antara tas saya ke dalam ya,nanti saya masuk lewat belakang. mau ke toilet kebelet sakit perut nih." ujar inna. menghilang dari pendangan ika membuat ika tambah kesal,akhirnya ika pun turun dari motornya dan membawa tas kakaknya kedalam tempat kerjanya.


sesaat melewati pintu masuk seorang pria dengan badan kekar bak polisi menabrak ika hinga keduanya ambruk ke lantai.


"auu sakit !!! apa kamu tidak bisa lihat ada orang masuk? " ucap ika kesal


"maaf nona saya tidak sengaja, sekali lagi maaf'." ucap pria itu hendak membantu ika bangun dari lantai tapi malah rambut ika tersangkut di gelang pria itu,membuat ika mengumpat kesal


kenapa begitu sial hari ini,saya pasti di pecat sebelum di gaji." ujar ika dengan menarik rambutnya dengan kasar hingga beberapa helai rambut tertinggal di gelang tangan pria itu. sedangkan pria tersebut terus meminta maaf.


sudah sudah saya sudah memaafkan kamu." ujar ika kesal.


pagi ka dimas saya mau antar tas kaka saya."sapa ika kepada dimas rekan kerja Inna.


ia pagi ika,ko antara tas sih di mana kaka kamu tanya dimas.


kaka sedang ke toilet kebelet dia. " ujar ika dengan berbisik


ka saya pamit dulu." ika pergi dari situ tanpa menunggu kakanya.


saat berada di motor tiba tiba handphonenya berbunyi.


"halo ika jangan jemput saya. langsung saja ke tempat kerja,saya sudah pesan ojek." ujar chika dengan mengakhiri obrolan.


"syukurlah kalau chika sudah pesan ojek,kalau ke tempatnya mungkin kami terlambat masuk kantor" pikir ika


akhirnya ika melanjutkan perjalanan ke kantor.setibanya di kantor langsung masuk tanpa mencari chika dan sary.


"pagi ka." sapa ika pada anna

__ADS_1


"pagi ika, wah hari ini tampil beda ya tidak ada kaca mata minus , tidak ada rambut kepang, hari ini kamu mengagetkan saya.kamu tau tidak, kamu itu sangat sangat cantik. biar dengan baju lengan panjang dan rok panjang tetap cantik." ucap anna dengan melihat ika dari kepala sampai kaki.


"tadi pagi bangun kesiangan jadi mau kepang rambut tidak sempat dan kaca mata tertinggal di jok motor."ujar ika dengan senyum malu


beberapa orang yang di situ pun setuju.


"ia kamu cantik sekali jadi jangan kepang rambut lagi ya? saya suka dengan rambut panjang kamu." ucap dinda yang beberapa hari ini dekat dengan ika.


"kerja kerja jangan kerumunan di sini, kalau bos lihat kalian, nasip kalian akan berakhir hari ini juga." ucap asisten damen yang sudah tau penampilan asli ika


asisten damen memasuki ruangan arlo ternyata arlo belum ada di ruangannya.


"kemana dia bukan tadi bilang mau ke sebuah tempat sebentar tidak akan lama tapi ini sudah satu jam lebih." pikir asisten damen.


sedangkan arlo sedang berada di galery parfum milik adiknya selana.


arlo kesana hanya untuk menghirup beragam parfum milik adiknya selana. di galery itu terdapat berbagai macam mereka parfum dari yang baru, sampai yang sudah berumur ratusan.adik arlo gemar mengoleksi beragam parfum lebih dari ratusan mereka parfum ternama di galerynya.setelah menghirup begitu banyak parfum arlo pulang ke kantornya dengan berharap tidak tercium lagi aroma perempuan itu. dia sudah tersiksa dengan aroma perempuan itu hingga membuat memikirkan hal yang tidak tidak.dan itu membuatnya tersiksa.


"ika kenapa kamu terus memijat bahu kamu apa bahu kamu sakit." tanya anna yang sedari tadi memperhatikan ika.


"ia ka aga sedikit sakit, tadi kesini bertabrakan dengan seorang pria di tempat kerja kaka saya, jadi sekarang sedikit ngilu." ujar ika dengan terus memijat bahunya.


"pria macam apa yang menabrak kamu hingga ngilu gitu." tanya anna


"tidak tau ka badannya kekar mungkin dia kerjakan di fitness men ." jawab ika


sedangkan arlo di dalam ruangannya berharap tidak tercium lagi aroma perempuan itu.


tok tok tok ketukan pintu menyadarkan arlo dari pikirannya.


"masuk" ujar arlo


asisten damen masuk dengan tumpukan kertas dari berbagai perusahaan dan salah satunya dari pihak desainer yang meminta meeting siang ini untuk membahas pakian baru yang mereka buat sudah siap tinggal persetujuan ceo untuk memperkenalkan busana baru dengan gaya berbeda dari sebelumnya.


arlo menyetujui meeting setelah makan siang tapi arlo tidak ingin ke ruangan meeting.


"meeting seperti yang mereka harapkan, tapi saya tidak akan ke ruangan meeting, saya akan pantau dari sini ujar arlo yang belum selesai bicara tiba-tiba bunyi telfon masuk.


halo derek gimana ujar. arlo yang tidak sabar menunggu jawaban dari derek.

__ADS_1


🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄🔄


__ADS_2