
"astaga kenapa saya harus ke sini hanya untuk mengintip tikus jelek itu , untung saja tidak ketahuan , kalau ketahuan mau taruh di mana muka ku ini. " ujar arlo dengan menepuk jidatnya
sedangkan persiapan hampir seratus persen ika dan anna merasa lega karena kerjaan mereka hampir selesai.
sedangkan para artis dan aktor yang akan ikut audisi untuk film jose grayson.ada yang pagi-pagi sudah berada di ar entertaimen dengan para pasukannya seperti menejer ,asisten pribadi ,penata rias ,dan penata busana yang sudah hampir memenuhi ruangan makeup makeup.
ika yang memperhatikannya para artis dan aktor yang sedang makeup sesuai tema dan karakter dari film jose grayson itu, dua jam kemudian semua persiapan sudah seratus persen audisi ,jose grayson membawa seorang Produser Eksekutif, juga produser dan beberapa sutradara handalnya di sertai juga beberapa dari ar entertaimen.
jose grayson dan produser eksekutif itu duduk di sebuah ruangan yang hanya terhalang kaca besar berwarna hitam dari dalam bisa melihat aktivis di luar sedangkan yang di luar tidak akan bisa melihat penghuni di dalam ruangan itu.
ruang di sebelah penuh dengan bisikan para artis dan aktor yang sedang menghafal dialog dan juga ada yang sedang berusaha untuk mendalami karakter dari film yang akan di produksi dua perusahaan entertaimen itu
arlo memasuki ruangan di mana ada jose grayson dan juga produser eksekutif itu berada ,arlo duduk di sebelah jose grayson tempat duduk yang sudah di siapkan untuk para ceo dan para eksekutif nya.
"dia terlihat sangat manis dan imut karakter yang cocok untuk menjadi adik dari dari cerita film ini." ujar jose grayson yang masih menatap ika , arlo mengikuti pandangan jose grayson ternyata hanya tertuju ika di pojokan belakang panggung membuat arlo geram.
sedangkan ika yang tidak menyadari pandangan dua orang di sebelah ruangan itu dengan santai melihat para artis yang sedang memerankan karakter flm itu membuat ika kagum dengan ekting mereka.
"wah ka anna lihat para aktris dan aktor itu luar biasa mereka bahkan menagis , marah dalam sekejap mata, mereka mendalami karakter dalam flm, apa ka anna tau cerita dari film ini. " ujar ika dengan berbalik melihat anna yang ada di belakangnya.
"tidak, semuanya masih rahasia tidak boleh di ketahui banyak orang karena flmnya belum di produksi masih rahasia, kalau sudah dapat aktor dan aktrisnya baru akan di publikasikan , hanya sekedar cerita pendek." ujar anna membuat ika berpikir.
"bagaimana kalau, asisten yang kemarin kamu bawa ke lapangan golf itu, juga ikut audisi." ujar jose grayson yang terus memperhatikan ika.
" itu bukan ide yang bagus , karena temperamental perempuan itu tidak cocok, dan jangan membuat filem ini tidak bagus di tonton nantinya . karena ada tikus jelek itu." ujar arlo membuatnya jose grayson tertawa.
"sepertinya kamu sudah kenal baik dengannya, karena itu begitu memahami temperamental gadi itu." ujar jose grayson.
__ADS_1
"haa, tidak juga, saya hanya sekedar melihat sifatnya yang keras kepala. ujar arlo belum selesai bicara jose grayson mengangkat tangan ke asisten damen.
" ada yang bisa saya bantu tuan grayson ? " tanya asisten damen setelah berada di samping jose grayson.
"kamu kenal perempuan yang dapat di belakang panggung itu ? " tanya jose grayson
" ya, saya kenal ! dia bawahan saya." jawab asisten damen.
oh , kalau begitu bolehkah asisten damen membawanya ke sini ?." ujar jose grayson membuat arlo menatap asisten damen dengan tajam.
"aduh, salah apa lagi saya? kenapa ar menatap saya dengar begitu menakutkan." ujar asisten damen dalam hati.
jose grayson mengerti karena asisten damen belum menjawabnya.
"hy bro ! boleh tidak asisten mu membawa gadis itu kesini ? " ujar jose grayson yang tidak dapat di tolong arlo.
" boleh saja. " ujar arlo datar.
" ika ikut saya ! " ujar asisten damen membuat ika bertanya tanya.
"mau apa lagi ! asisten damen menyuruh saya mengikuti dia ! jangan bilang dia ingin menyuruh saya kerja tambah. " ujar ika dalam hati dengan terus berjalan mengikuti asisten damen , dengan hanya melihat ke bawah tumit asisten damen.
"a uh, " jerit ika setelah menabrak asisten damen dari belakang , saat berada di depan pintu masuk.
" kamu tidak ada mata ya? tidak melihat saya sedang berhenti di depan pintu, hendak membuka pintu? " ujar asisten damen dengan membuka pintu ruangan itu.
" maaf tuan damen." ujar ika dengan menudukan kepala tanda minta maaf, saat mengangkat kepalanya langsung di kagetkan dengan tatapan orang-orang yang ada di ruangan itu.
__ADS_1
matanya langsung tertuju arlo, begitu pula dengan arlo keduanya tidak berkedip,hanya saling memandang membuat jose grayson mengerti dengan tatapan keduanya.
"hallo kita bertemu lagi ? ujar jose grayson mengagetkan keduanya, arlo langsung membuat pandangan ke tempat lain begitu juga ika langsung menuduk .
" hallo juga tuan grayson ." ujar ika membalas sapaan jose grayson, jose grayson bangun dan menghapir ika, hal itu membuat arlo mengepalkan tangan, dan langsung bagun mendahului jose grayson dan menarik tangan ika , hal itu membuat semua yang ada di ruangan itu kaget termasuk asisten damen, tapi tidak untuk jose grayson, karena dia sudah memahami situasi arlo dan ika dengan cepat di bandingkan keduanya sendiri.
ika yang di pegang tangannya oleh arlo membuatnya panas dingin, entah marah atau apa pun itu, ika juga tidak paham dengan situasi yang di rasakannya sendiri.
sedangkan anna yang juga mengikuti ika dan asisten damen hanya berdiri di pintu menyaksikan arlo memegang tangan ika.
"wow hari ini ada dua audisih kah? satu di luar, dan satunya lagi di dalam ruangan khusus, yang di penuhi orang-orang ternama." ujar anna tersenyum dengan gemas atas suasana di ruangan itu.
sedangkan jose grayson ingin menggoda arlo dengan menyentuh ika.
"saya yang meminta asisten damen mencari kamu , karena dari postur tubuh kamu bagus dan juga kamu sangat imut, cocok untuk menjadi adik dalam film ini. " ujar jose grayson dengan menyentuh bahu ika , dan hal itu membuat arlo menatap jose grayson dengan tatapan marah, tapi di abaikan tatapan arlo padanya karena hal itu yang di inginkan jose grayson.
"bagaimana menurut kamu nona cantik ? " ujar jose grayson dengan mengambil tangan ika untuk di kecup , tapi langsung di tepis arlo.
sikap arlo seperti Spike, karakter ajing dalam Tom and Jerry, adalah seekor anjing bulldog penjaga yang galak dan pemarah, yang selalu menyerang setiap tulang di sentuh tom, Tom adalah jose grayson Ia biasanya berteman-baik dengan Jerry ?π menjadi pengawal dan pelindung tikus, ika tikus jelek nama pemberian arlo π€£π€.
"kalau mau bicara dengan orang itu, jangan dekat dekat, biar dapat melihat expresi orang tersebut " ujar arlo membuat asisten damen kebingungan.
" oke bro tapi kamu juga harus lepaskan tangan orang agar bisa bergerak bebas." ujar jose grayson membuat arlo melihat tangannya memegang tangan ika dengan erat ,ucap jose grayson membuat arlo menghempaskan tangan ika seketika.
"maaf tidak ada maksud saya untuk memegang tangan kamu ! " ujar arlo sadar dan ingat ucap ika semalam untuk saling menjauhi.
"tidak apa apa " ujar ika berusaha mengontrol suaranya.
__ADS_1
π trimakasih sudah membaca π
πππππππππππππππ