SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
hari pertama magang


__ADS_3

liliana akan mengajari kamu hal hal yang harus kamu lakukan di perusahaan ini, dan tugas kamu membantu dia, dan dia membantu saya, jadi intinya di sini saling membantu di perusahaan ini, dan kamu juga akan belajar perlahan lahan akan terbiasa" ucap asisten damen.dengan langsung memanggil liliana.


"baik tuan" jawab ika


sesat kemudian liliana masuk tanpa mengetuk pintu."ada apa? saya sedang sibuk mempersiapkan meeting !! " ujar liliana atau di sapa ana.


"ana ini mahasiswa magang yang akan membantu kamu, sekarang kamu ajari dia".ucap damen tanpa melihat ana.


"kamu ikuti saya" ujar ana


saat keluar ika lega karena dari tadi lututnya lemas karna bertemu dengan pak damen ternyata tuan damen asisten dari ceo Alexander.


"kalau dia asisten ceo Alexander berarti aden anak ceonya,oh tidak kalau ketahuan ceo saya bermain dengan anaknya pasti di pecat sebelum kerja "ujar ika dalam hati


"nama kamu siapa dan berapa umur kamu?" pertannya ana membuyarkan pikiran ika


"nama saya davika putri biasa di panggil ika umur saya 21tahun." jawa ika


"kalau saya lilian bawahan asisten damen. panggil saja anna saya 26 tahun jadi kamu panggil saya kaka juga tidak apa apa. ayo saya akan mengajari kamu dari ruang meeting.


"tapi sebelum kita ke ruangan meeting, saya akan memberitahukan hal yang paling penting adalah, ruangan yang paling besar adalah ruang ceo arlo. kamu sudah tau ceo arlo atau, sudah pernah lihat dia majalah playboy atau di tv?" tanya ana


"saya tidak pernah baca majalah playboy,dan saya juga tidak tau tentang ceo arlo, saya hanya pernah baca tentang perusahaan alexander yang di pegang oleh cucu tertua arlo alexander. tapi tidak pernah lihat fotonya seperti apa orangnya." ujar ika


"baik lah saya kasih tau kamu, ceo arlo sudah ada anak laki laki yang sering di bawa ke sini. biasanya itu anak di ruangannya, jadi dia tidak pernah ijinkan orang masuk ke ruangan kerjanya, apa lagi perempuan itu tidak boleh masuk ke ruangannya, hanya asisten damen si tua itu dan juga saya.saya masuk kalau di panggil atau asisten damen ke luar kota.anna belum selesai bicara tiba-tiba sesosok perempuan keluar dari ruangan ceo dengan merajuk.


perempuan itu berbelanja ke arah Ika dan anna.


anna ceo ke mana? masa belum datang biasanya pagi pagi dia sudah ada." ujar perempuan itu dengan melihat ika dari kepala sampai kaki berulang kali.


"kamu jelek banget !! apa kamu tidak tau di sini adalah perusahaan raksasa alexander. pakian yang kamu kenakan ini tidak cocok bekerja di sini."ujar perempuan itu


"jadi kamu pikir, asisten damen salah pilih orang untuk kerja di sini ya neida ? kalau begitu saya panggil asisten damen supaya kamu menyampaikan sedari penilaian kamu atas pilihannya." kata anna perkataan anna membuat neda jadi panik.


"kalau si tua itu keluar saya bisa kena masalah lebih baik saya pergi dari sini." ujar neida dalam hati


"saya pergi dulu. tidak usah repot memanggil asisten damen, karena saya juga sedang buru buru ke tempat pemotretan." ucap neida


ika yang berdi di situ tidak bergerak karena partam kali melihat model dari dekat, apa lagi model yang pernah kuliah di kampus yang sama dengan nya. orang yang di puja puji di kampus.

__ADS_1


"hy kamu tidak apa apa kan? " ujar anna dengan menepuk bahun ika


"tidak apa apa ka" jawab ika


"kamu tidak marah dia ngatain jelek oleh naida"ujar anna.


"tidak ka, saya malah senang karena baru pertama kalinya melihat model dari dekat." jawab ika yang tadi tidak dengar ucapan naida


"syukurlah kalau kamu tidak marah, dan selanjutnya kerja di sini akan selalu jumpa artis aktor dan banyak lainnya, dan tadi yang saya bilang tidak ada perempuan yang masuk ke ruangan ceo, saya tarik kembali kata kata saya. karyawan perempuan yang tidak di ijinkan masuk kecuali ada hal yang penting.dan hanya artis model dan lainnya yang suka masuk ke ruangan ceo. kita lanjut ke ruangan meeting" ujar anna


"baik ka" jawab Ika


saat ika sudah di ruangan meeting arlo baru sampai di ruangannya.


Arlo keluar ruangan hendak ke ruangan asisten demen.


"hoooo kenapa wangi dari perempuan itu ada di sini juga, di kantor saya juga." ujar arlo saat membuka pintu aroma khas perempuan yang menabrak nya tercium lagi, membuat arlo menutup mata, dengan terus menghirup aroma yang begitu menggangu dia dari kemarin tapi membuatnya ingin terus menghirup aroma itu.


"rasanya hidung saya ada masalah, sejak kemarin aroma ini terus menempel di hidup saya dan tidak hilang hilang." ujar arlo memilih kembali masuk ruangannya dari pada ke asistennya.


sedangkan di ruangan meeting ika mendengar setiap kata kata anna dengan sabar.


"kamu sudah paham belum.kalau belum paham kamu tanya saja, jangan sungkan."ujar anna.


"baik lah kamu bantu saya bagikan setiap kertas ini di meja setiap kursi sebelah kiri setelah itu AQUA dan satu gelas bagi di setiap kursi juga, dan harus dua jinkal jauh dari kertas sebelah kanan." ujar anna


RUANGAN MEETING



"ia ka laksanakan" jawab ika


jawab ika dengan cekatan melakukan setiap yang di katakan anna, sedangkan anna mempersiapkan monitor dengan materi yang akan mereka bahas dalam meeting nanti, yang sudah di siapkan oleh asisten damen dari semalam.


"akhirnya selesai juga" ucap ika


"kamu cepat sekali beradaptasi dengan orang lain, saya suka rekan kerja seperti kamu" ujar anna


"setelah meeting, saya traktir kamu makan siang ujar anna.

__ADS_1


"baik ka trimakasih" ujar ika


"hoo ternyata tidak seburuk yang saya pikirkan."ucap ika


"memangnya apa yang kamu pikirkan sebelumnya. " tanya anna


"sebelum ke sini saya pikir akan sangat sulit di sini, karena mungkin akan punya rekan kerja yang jahat dan galak." ucap ika dengan terkekeh atas pikirannya.


"ayo kita keluar 20 menit lagi meeting di mulai"


ucap anna dengan melihat jam tangannya.


setelah keluar dari ruangan meeting anna mengajak ika keliling ruangan di lantai 31 itu. setiap pandangan jiji dari orang orang yang ada di situ membuat ika tidak peduli atas pandangan mereka, sikap Ika membuat anna kagum dengan ketenangan ika.


setelah berkeliling akhirnya mereka kembali ke tempat duduk mereka.


"sebentar lagi meeting,saya akan ikut dalam meeting kamu tunggu di sini ya." ujar anna


"ia ka" jawab Ika


ika melihat orang - orang memasuki ruang meeting yang tadi di siapkan ika dan anna begitu juga dengan anna sedangkan asisten damen baru keluar dari ruangannya hendak ke ruangan ceo


saat asisten damen melewati ika.


"mau kemana ika" tanya asisten damen.


"mau ke toilet tuan damen" jawab ika


Ika belalu ke toilet tok tok tok asisten damen mengetuk pintu ceo arlo .


tua meeting akan segra mulai tua tertua dan tuan besar sudah di ruangan ucap asisten damen dengan membuka pintu.


"good morning uncle damen" sapa Aden kepada asisten damen


good morning super hero jawab asistendamen membuat aden tertawa.


"ayo pergi meeting" ujar arlo


saat mereka keluar dari ruangan arlo lagi lagi mencium aroma itu lagi.

__ADS_1


kamu telfon cris sekarang !! suruh dia ke sini, setelah meeting dia harus memeriksa hidung saya, ada yang tidak beres dengan hidung saya ujar arlo dengan memasuki ruangan meeting sedangkan asisten damen masih di luar untuk menelfon.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


__ADS_2