
"boleh tidak tuan, ingin meminta adik saya ke sini? karna sudah kangan dengan keluarga saya. sudah seminggu tidak menelfon atau bertemu, dan kebetulan adik saya kerja di perusahaan tuan. " ujar perempuan itu berharap, tapi setiap kata kata yang keluar dari mulutnya hampir tidak sepenuhnya terdengar jelas karena gugup.
karena setelah di bawah ke istana pria itu, setiap hari dia di sibukan untuk belajar menjadi wanita berkelas, seperti yang di harapkan keluarga besar pria itu, harus setara dengan keluarga itu dalam hal apa pun, dan juga prilaku,tutur kata harus berkelas ala orang kaya. sudah seminggu berlalu dengan cepat. perempuan itu mulai rindu dengan keluarganya .
"benarkah adik mu bekerja di perusahaan saya." ujar pria itu dengan berbalik dan bertatap muka dengan perempuan itu dengan jarak 15 langkah di antara mereka. karena sedari tadi perempuan itu berbicara, pria itu membelakanginya dan tidak melihat ke arahnya.
"IA benar tuan." jawab perempuan itu dengan gugup, karena ini pertama kalinya dia berbicara dengan pria itu lagi. sejak terakhir kali mereka berbicara, saat bertemu untuk partam kalinya dengan pria itu.
"baik lah besok saya bilang ke kepala pelayan menyiapkan mobil sama supir untuk menjemput adik kamu ," ujar pria itu dengan memasuki lift di istananya itu dan menuju lantai tiga tempat kamarnya
setibanya di lantai 3 ia keluar dari lift lalu melangkah beberapa langkah ke depan pintu kamarnya setibanya ia membuka hendel pintu hendak masuk tiba tiba dia teringat !! lupa menanyakan nama adik perempuan itu
KAMAR MILIK PRIA LAJANG
"aduh !! lupa tanya nama adik nya siapa, ah sudah lah besok bilang ke pamteo untuk menanyakan nama adiknya." ujar pria itu lalu masuk ke kamarnya dan mengunci pintu kamarnya .lalu ia menuju ruang kerja yang berada di samping kamarnya.kamarnya terhubung langsung ke ruangan kerja lalu ia membuka pintu yang terhubung antara kamarnya dan ruang kerja lalu menuju meja kerja dan menyimpan tas kerjanya.
"dari tadi pagi belum melihat jagoanku, apa dia sudah tidur kah." ujar pria itu lalu dia berjalan menuju pintu keluar ruangan kerja nya menuju kamar jagoannya.
sesampai di depan pintu jagonya tiba tiba pengasuhnya keluar tepat saat dia hendak membuka pintu.
"eh malam tuan muda, mau melihat tuan muda kecil ya ? dia baru saja tidur. " tanya pengasuh.
"ia bi dari tadi pagi belum sempat bertemu dia.
__ADS_1
apa hari ini dia di jemput oleh calon mamanya dari sekolahnya bi ? " tanya pria dengan penasaran karena pertama kalinya sejak anaknya lahir tidak pernah ada perempuan lain selain asura, ya pria itu adalah arlo alexander yang berusaha mencari sosok mama buat putranya arden alexander.
"tua aden belum terbiasa berbicara dengan orang lain" jawa bi sofi
"tidak semudah yang saya pikirkan, coba kasih waktu mereka berdua, bibi taukan maksud saya ." ujar arlo yang di maksud bibi jangan terlalu dekat, dengan begitu aden bisa dekat dan akrab dengan calon mamanya.
"saya mengerti tua besok saya akan atur waktunya dengan calon mamanya." ujar bi sofi dengan senang hati untuk membantu tuan muda kecil dekat dengan perempuan itu.
arlo masuk untuk melihat jagoannya yang tertidur lelap.
sedangkan Ika baru keluar dari kost chika setelah mampir mengantar chika.dia berjalan pulang ke rumahnya saat bertemu dengan orang di pinggir jalan dia berhenti dan turun untuk menanyakan orang yang di jalan siapa tau ada yang kenal kakanya.
"permisi ka mau tanya apa pernah melihat perempuan di foto ini ? " tanya ika dengan menunjukkan foto kaka nya yang berada di galery handphonenya.
"maaf kami tidak mengenalnya dan juga tidak pernah melihatnya." jawab dua orang yang di tanyain ika
sesampai di rumah langsung di sambut oleh mamanya dengan pertanyaan.
"gimana ika sudah dapat kabar kah dari kaka kamu..? dia ada di mana ? kenapa tidak telfon, dia membuat kita cemas dan bingung." tanya mama nya kepada ika penuh semangat. ika yang melihat semangat mamanya jadi kwatir dan bingung bagaimana caranya dia jawab. bilang tidak ada kabar apa apa yang dia dapat dari pencarian tadi
"oh kaka baik baik saja ma, dia sedang mengikuti temannya ke pedesaan, di sana tidak ada sinyal dan juga listrik jadi mungkin handphone kaka kehabisan batre, karena itu di telfon tidak aktif." ujar ika dengan berbohong entah dari mana kata kata itu keluar begitu saja, dari mulut ika dengan lancar, padahal dari tadi Ika terus memikirkan apa yang hendak dia sampaikan kepada mamanya setibanya di rumah.
"benarkah..? siapa yang bilang kaka kamu pergi ke pedesaan..? dari kemarin perasaan saya sudah tau pasti pergi dengan temannya. " tanya ibu Melinda dengan semangat membuat ika merasa bersalah karena sudah membohongi mamanya, tapi kata kata itu keluar begitu saja tanpa dia rencanakan atau memikirkan.
"apa dengan berbohong akan lebih baik buat mama kah..! " pikir ika yang sudah tidak ada tenaga lagi.
__ADS_1
"ma ika sudah lelah ingin istirahat dulu ya ." ujar ika dengan berjalan melewati mamanya yang berada di depan pintu masuk.
"ya istirahat dulu, kasian kamu sudah kecapean dari pulang kerja, dan harus mencari kaka kamu pasti sudah kelelahan." ucap mamanya dengan hanya melihat punggung ika tanpa menerima jawaban apa pun dari ika"
ika yang sudah tidak ada tenaga lagi untuk menjawab mamanya hanya ingin cepat sampai di tempat tidurnya. setelah lutut menyentuh pengiran tempat tidur itu ika langsung ambruk ke atas tempat tidur nya itu tanpa berpikir untuk mandi, kelelahan membuatnya langsung tertidur.
sedangkan arlo baru keluar dari kamar jagoannya hendak ke kamarnya untuk mandi.setibanya di depan pintu aldo membuka pintu tapi pintu itu tidak terbuka., arlo terus memutar handle pintu itu, tidak lama kemudian baru sadar dia, kalau pintunya terkunci dari dalam.
"oh astoge !! bukannya tadi saya masuk kamar, langsung mengunci pintu dari dalam." ujar arlo tertawa cengigisan dengan kepala menoleh ke belakang , kiri dan kanan berharap tidak ada yang melihat kebodohannya lalu berjalan ke arah ruangan kerjanya.
sedangkan bi sofi yang melihat tuannya cegigisan langsung tertawa dengan menahan suara agar tuannya tidak mendengarnya.
keesokan paginya ika tersadar dari tidurnya sekitar jam 5 pagi .
"ha ampun semalam saya tidur tengkurap dengan kaki bergelantungan !! dan belum mandi pula." ujar ika lalu mengangkat kerah bajunya untuk mencium bau badan nya. "iiih bau banget ini karena kemarin cari kaka hingga keringatan, dan kelelahan hingga tidur tidak mandi."
ika berlari ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang bau keringat. satu jam kemudian ika merasa bau badannya sudah hilang setelah mandi dan mencuci rambut beberapa kali,lalu keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang di lilitkan di badan dan handuk kecil di lilitkan ke rambutnya untuk menyerap air di rambutnya.lalu menukar seprai tempat tidurnya.setelah itu ika membawa baju kotornya ke mesin cuci.
ibu Melinda yang melihat putri keduanya pagi pagi sudah mencuci baju.
tidak biasanya kamu bangun langsung cuci baju !! " ujar ibu Melinda yang sedang mempersiapkan sarapan pagi untuk mereka berdua.
"bau ma semalam saya tidur tidak mandi badan bau keringat, jadi pagi pagi saya ganti seprei." ujar ika yang berjalan ke arah mesin cuci lalu memasukkan baju kotor dan seprei itu lalu on - star mesin itu lalu berbalik ke kamarnya untuk menganti baju karena dari tadi hanya menggunakan handuk.
🍀trimakasih sudah membaca 🍀
__ADS_1
♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️