
sekitar jam 3 dini hari, arlo dan teman temannya sudah mendapatkan target mereka. yang memiliki kemiripan 100%dengan sketsa itu sekitar 30 orang.
"kita sudah mencapai target kita. tahap selanjutnya serahkan ke saya, dan rekan kerja saya. saya jamin dalam ini minggu kamu sudah dapat orang nya." ujar derek
"baiklah,tapi apa yang akan kamu lakukan? tanya arlo
"yang pertama kami lakukan adalah mengunjungi ke tiga puluh perempuan yang sudah kita dapat dengan kemiripan seratus persen satu persatu. kita akan coba mencari tahu tentang latar belakang mereka satu persatu ,sampai mendapatkan target kita atau orang itu." ujar derek.
"arlo kalau dalam pencarian, mendapatkan orang itu, dan ternyata sudah berkeluarga apa yang akan kamu lakukan? tanya jaydan
"di lepas dan menutup semuanya dengan baik." ujar arlo
"dan kalau belum berkeluarga tapi sudah memiliki pacar apa yang akan kamu lakukan?" tanya jeydan
"kamu sudah tau jawabannya." ucap arlo
"tentu saja di ambil, mana ada arlo meloloskan sesuatu yang sudah di targetkan,kalau sudah berkeluarga kan aga susah." ucap defis
"kamu harus istirahat bro damen bilang akan ada meeting jam sepuluh pagi. " ujar cris
"tapi ngomong ngomong asura sudah tau belum dengan rencana kamu ini." tanya derek kepada arlo dengan berjalan ke arah kaca besar untuk melihat pemandangan di luar.
"bro kamu tau betul saya sama asura sudah lama tidak ada komunikasi.sejak dia pindah ke luar negeri jarang kasih kabar,dan bahkan saat arden ulang tahun yang kedua kami mengikuti dia ke luar negeri.tapi apa yang terjadi 6 bulan kami di sana dia hanya bertemu arden 6 kali, satu dalam sebulan." ujar arlo
"ya saya tau, tapi kalian berdua punya arden, atas kemauannya asura takutnya akan jadi masalah besar kedepannya." ujar derek
"kedepannya biar menjadi urusan saya dengan asura, sekarang saya hanya ingin arden mendapatkan apa yang tidak dia dapatkan dari asura." jawab arlo
"baik lah apa pun itu saya tidak ingin ikut campur urusan kamu dan asura." ujar derek
"saya tau kamu teman baik asura. tapi saya juga tau kamu profesional dalam kerjaan kamu" ujar arlo
"tenang saja bro saya memang teman baik asura tapi sudah 4 tahun lebih tidak pernah menghubungi saya.ucap derek.
akhirnya mereka memutuskan untuk tidur biar hanya 2 atau 3 jam. arlo menginap di kondominiumnya bersama derek dan rekan rekannya.sedangkan jayden ,cris menginap di kondominium milik defis.
kalau begitu saya pamit pulang ke apartemen. pagi pagi saya harus di kantor kebetulan besok ada mahasiswa magang yang akan kerja dengan saya." ucap asisten damen.
pagi pagi ika sudah buat kebisingan di kamarnya. mempesiapkan segala yang dia mau pake ke kantor.
"aduh kenapa jadi grogi gini,ini rasanya seperti pertama kali saya masuk kampus." ujar ika .
tok tok tok ika kenapa pagi pagi sudah bising ini baru jam 4 lebih,mau kemana pagi pagi buta ? tanya Ibu melinda.
"mau kerja" jawab ika
"ya ampun mana ada kantor buka jam 4 ika, kamu yang benar saja." ujar Ibu melinda dengan keluar dari kamar ika dengan menggeleng gelengkan kepala atas tingkah ika.
setelah ibu Melinda keluar ika duduk kembali di atas ranjangnya, saat melihat jam di handphonenya ternyata baru jam 4 lebih.
"ya ampun masih subuh, kalau bangun jam segini nanti di tempat kerja pasti ngantuk,aduh semoga jangan.lebih baik tidur lagi ,tapi kalau tidur lagi dan bangun kesiangan gimana.ujar ika. saat bangun hal pertama yang di kepala ika hanya satu kerja jadi tidak sempat mau lihat jam.
akhirnya fajar pun menyingsing ika sudah berada di meja makan untuk sarapan.kakanya Inna juga bangun ikut sarapan bersama.
__ADS_1
"ika pakian apa yang kamu gunakan? ko kampung banget deh emang magang di pabrik mana hinga berpakian ke gitu kampungan.ujar Inna saat melihat cara adiknya berpakian beda banget dengan setiap hari ke kampus.
"di perusahaan raksasa alexander" jawab ika
jawaban ika membuat Inna terdesak.
"kamu tidak bercanda kan? mana ada orang berpakian begitu jelek kerja di perusahaan alexander, di sana mereka berpakian begitu cantik sedangkan kamu kebalikannya." ucap inna
"biar saya beda sendiri ka." jawab Ika
"saya pergi dulu ya ma ka." ucap ika dengan bangkit sehabis makan.
"harus mampir jemput chika di kost"pikir ika
setelah sampai di kost chika ika mengetuk pintu tok tok tok. " tunggu sebentar." ucap chika
beberapa saat kemudian chika membuka pintu begitu kagetnya melihat penampilan chika.
"oh astoge ika pakian apa yang kamu gunakan? gaya macam apa nih, berkaca minus rambut di kepang baju lengan panjang rok panjang aduh ika kemarin saya sudah bilang berpakia formal bukan berpakian cupu .ujar chika
"saya suka penampilan saya." ujar ika
"ah terserah kamu, tapi nanti di kantor jangan dekat dekat dengan saya, takutnya aktor dan supermodel di perusahaan alexander menjauh dari saya"kata chika membuat ika tertawa.
"kita berangkat" ucap chika
di sepanjang jalan chika menutupi mukanya dengan tas karna malu dengan cara berpakian ika.
sedangkan di kondominium arlo baru bangun dan turun ke lantai bawa untuk mencari derek.
"ia pagi bi" jawab arlo
"tuan mau sarapan sesuatu" tanpa bi sarah.bi sarah bertanya karena biasanya arlo tidak pernah sarapan.
terserah bibi apa yang bibi siapkan untuk sarapan saya. ujar arlo
bi derek dengan teman temannya sudah pulang ya ?tanya arlo
sudah tuan, sekitar jam 5 tuan." jawab bi sarah.
ika dan chika baru sampai di perusahaan alexander.
"woo besarnya ini berapa lantai." tanya ika
"31 tingkat" jawab chika
"ika chika" teriak seseorang dengan menyebut nama ika dan chika.
ika dan chika berbalik ke suara tersebut ternyata sary.
sary berlari ke arah mereka, pandangannya fokus ke ika .
"ya ampun Ika apa yang kamu pakai? " ujar sary
__ADS_1
ika hendak menjawab pertanyaan Sary tapi berhenti ketika seseorang menghampiri mereka.
"chika mana teman kamu yang mau kerja di tempat asisten damen?" tanya alex
chika langsung menunjuk ika." dia " ujar chika
alex melihat ika dari kepala sampai kaki.
ya ampun ini perempuan dari kampung mana ko cupu banget." ucap alex dalam hati
"dia di tunggu oleh asisten damen." ujar alex
saat asisten damen datang kebetulan berpapasan dengan alex.
flash on
"pagi tuan" sapa alex kepada asisten damen
"ia pagi ,kamu yang kemarin bilang ada mahasiswa magang kan, nanti kalau dia datang antar ke ruangan saya ucap asisten damen
flash off
"oya saya antar ke tempat asisten damen" ujar alex
beberapa detik kemudian mereka tidak di depan pintu asisten damen.
tok tok tok . "masuk ada apa" tanya asisten damen
"orang baru yang tuan tunggu sudah saya bawa "
"oke kamu beleh pergi" ucap asisten damen yang sedang sibuk dengan tumpukan kertas, tanpa melihat ika
setelah alex keluar.
"siapa nama kamu" tanya asisten damen
"nama saya davika putri umur 21 mahasiswa jurusan akuntansi." jawab ika
mendengar nama davika putri membuat asisten damen mengakat kepala dan melihat ika.
sedangkan ika begitu kaget saat melihat asisten damen, tapi mengurungkan niatnya untuk bertanya.
"astoge penampilannya begitu kolot" ucap asisten damen dalam hati asisten damen melihat ika dengan teliti namanya davika putri
setelah dipandang beberapa saat akhirnya asisten damen menyenal .kamu ika ya yang kemarin menemani aden bermain di time zone
"ia tuan saya perempuan kemarin." jawab ika
"kenapa penampilan kamu berbeda sekarang dengan yangkemarin di mall." uja asisten damen
"hanya mau tampil beda tuan" ucap ika
"baik lah terserah kamu .nanti saya panggil liliana untuk mengajari kamu hal hal di perusahaan ini." ujar asisten damen
__ADS_1
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀