SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
hidung bermasalah


__ADS_3

setelah arlo memasuki ruangan meeting tersebut di sambut dengan amarah oleh kakeknya atau tuan tertua matthew alexander.


"dasar anak durhaka, saya di sini yang tertua atau kamu? sehingga saya harus menunggu kamu!!" ujar tuan tertua matthew alexander


"ada arden jadi."arlo belum selesai bicara langsung di potong omongannya oleh tertua


"sudah - sudah mulai saja meetingnya" ucap tertua dengan senyuman licik


"ternyata ada si cicit nakal di sini , nanti menemui dia semasih cucu nakal di sini. saya pura pura mau ke toilet" ujar tertua dalam hati


sedangkan ika baru pulang dari toilet sempat mendengar suara tawa yang familiar di telinganya dari dalam ruangan ceo.


"apa itu suara tawa aden kah" ucap ika gumaman.


sedang di ruangan meeting arlo merasa hidungnya benar benar bermasalah bahkan di ruangan meeting juga dia masih bisa menghirup aroma perempuan itu.


Arlo memainkan jari telunjuknya memberi isyarat sambil melihat asisten damen. asisten menghapir arlo dan membungkuk di samping arlo.dan arlo membisikkan sesuatu .


"kamu sudah minta cris kesini belum" tanya arlo


"sudah tuan dia bilang akan segra datang." jawab asisten damen.


ika yang sedari tadi penasaran dengan suara tawa di ruangan ceo itu membuatnya ingin melihat orang itu. akhirnya berjalan ke arah pintu ceo,ternyata pintu itu tidak tertutup rapat , sedikit terbuka saat sedang mengintip kedalam ruangan tersebut, tanpa sengaja tangannya mendorong pintu itu hingga terbuka lebar dan para penghuni itu mata melotot ke orang yang membuka pintu itu. ika yang kaget atas tatapan orang orang di dalam ruangan itu membuatnya panik dan hendak menutup pintu itu malah tangannya mendorong pintu itu semakin terbuka.ika tambah plin plan atas kecorobohannya sedangkan aden berlari menghampiri ika dan merangkulnya.


sedangkan bi sofi dengan luna dan nana begitu kaget saat, Aden berlari ke arah orang tersebut dan merangkulnya.


"dewi ku datang menjenguk saya ya." tanya aden


"tidak tadi kaka lewat depan pintu tidak sengaja mendengar suara tawa kamu.jadi penasaran ingin memastikan kalau suar itu benar benar kamu adek ganteng." ujar ika


"ayo main lagi sama aden ya kaka dewi" ujar aden.


ucapan ade membuat bi sofi bingung karena aden hanya memanggil ika degan sebutan dewi. akhirnya bi sofi tau kalau yang berdidi de aden adalah ika.


"nak ika" panggil bi sofi. panggilan bi sofi langsung di jawab ika


ia bi ada yang bisa saya bantu" ujar ika


"jadi kamu benar benar na ika gadis yang temani aden bermain di time zone ya." tanya bi sofi


"ia bi ini saya ika yang kemarin bermain dengan aden." ujar ika

__ADS_1


"lalu kenapa berpakian begitu" tanya bi sofi


"hanya ingin tampil beda saja bi dengan orang orang yang ada di sini" ujar ika


"tapi saya bingung kenapa aden langsung bisa mengenali kamu ucap bi sofi" dengan heran kenapa aden bisa mengenali ika, sedangkan dia sama sekali tidak mengenali ika.


ika membuka kaca mata minus yang di gunakannya dan membungkuk hingga kepalanya sejajar dengan aden.


"kaka mau tanya !! kenapa aden bisa mengenali kaka? padahal kaka tidak sama seperti kemarin di mall." tanya ika


"saya dapat mengenali kaka dewi dari aroma kaka." ujar aden


"na ika kerja di sini ya ko saya belum pernah melihat kamu" ujar bi sofi.


"saya baru hari ini kerjadi sini.masih magang bi" jawab ika


"ayo kaka wangi temani aden bermain ya" ucap aden dengan menarik tangan ika ketempat permainannya .


"kaka tidak bisa bermain dengan aden. nanti ketahuan ayah aden , pasti akan memarahin bi sofi. " ujar ika


"tidak apa apa nak ika ayahnya sedang meeting dan biasanya akan makan waktu satu jam lebih atau dua jam kalau tuan tertua ada"ujar bi sofi.


sedangkan ika melupakan larangan dari anna untuk tidak memasuki ruangan ceo.


lagi lagi ika menemani aden bermain.


sedangkan di ruangannya meeting sedang memanas membahas keuangan dari berbagai anak perusahaan alexander dan tuan tertua mulai bosan dan akhirnya dia keluar.saat dia keluar langsung menunjuk ruangan arlo.


sempai di di ruangannya arlo langsung membuka pintu dan masuk.


"cicit ku yang nakal kamu di mana." semua yang melihat tuan tertua masuk kaget bukan main sedangkan ika merasa dunianya akan tamat saat ini juga.


aden yang mendengar suara kakeknya langsung berdiri. "Grandpa why are you here? " tanya aden


"kake kesini untuk menemani cicit bermain" jawab tuan tertua.


sedangkan ika mulai mundur ke belakang perlahan lahan ingin kabur dari situ.


"kamu mau ke mana?" ujar tertua saat menyadari ika terus mundur.


"mau kembali kerja tuan" ujar ika

__ADS_1


"kaka dewi sini, keke ini dewi ku dia dari kemarin temani aden bermain" ujar aden.


ika berdiri di situ mematung sedangkan bi sofi sudah terbiasa dengan kedatangan tuan tertua biasanya kalau meeting dia selalu keluar cari aden tanpa sepengetahuan Arlo.


15 menit kemudian tuan tertua pamit takutnya arlo mencari dia..


"kake kembali ke ruang meeting dulu ya." ucap tuan tertua dengan bangkit merapikan pakiannya yang acak acakan saat bermain dengan aden.


ika juga ikut keluar karena sudah jam makan siang aden


kaka juga pamit kerja ya besok lagi baru temani aden bermain.


setelah di luar ruangan ceo, ika merasa takut kalau tuan tertua memberitahu ceo kalau dia masuk ruangannya.


ika duduk dengan cemas tiba tiba dia melihat seorang congan memasuki ruangan ceo.


"siapa congan itu ganteng banget,apa mungkin dia seorang model" pikir ika


anna keluar dari ruangan meeting dengan setumpuk kertas.


"ika ayo ikut saya pergi kopy semua kertas ini, lalu bagikan ke orang orang yang kerja di depan ujar anna.


baik ka, memangnya sudah selesai meeting ya ka tanya ika.


"sudah tapi mereka masih di dalam paling sebentar lagi mereka keluar satu persatu.jawab anna .


saat ika dan ana ke tempat percopyan tuan tertua dan tuan besar alexander meninggalkannya ruangan meeting di ikuti beberapa orang juga.


dan akhirnya arlo juga keluar langsung menunjuk ruangannya dan ternyata di ruangannya juga tercium aroma perempuan itu.


sudah datang ya bro tanya arlo kepada cris.


"apa masalah kamu hingga menyuruh saya kesini" ujar cris


"saya punya masalah dengan hidung saya, dari kemarin hingga sekarang. awalnya di mall seorang perempuan menabrak saya dan perempuan itu entah pake mereka parfum apa dari kemarin saat dia menabrak saya sampai sekarang saya masih bisa menghirup aroma perempuan itu dan bukan hanya di mall di rumah dan di kondominium dan sekarang di sini jadi saya merasa hidung saya ada masalah coba kamu periksa hidung saya." ujar arlo berapi api setiap kata yang keluar dari mulutnya


"coba saya periksa" ujar cris dengan bagun menghampiri arlo sedangkan bi sofi danaden berada di ruangan samping menemani aden makan .


"tidak ada tanda tanda hidung sensitif hidung kamu baik baik saja tidak ada masalah " ujar cris


"tidak mungkin kalau memang tidak ada masalah apa pun, kenapa saya selalu menghirup aroma itu terus padahal dia tidak di dekat saya." ujar arlo mulai kesal.

__ADS_1


"ini dia punya kalung waktu menabrak saya dia menjatuhkan in"i ujar arlo dengan memperhatikan kalung dengan hiasan berbentuk hati itu yang di lilitkan di tangannya menjadikan gelang karena terlalu pendek untuk arlo pake di leher dan akhirnya di jadikan gelang.


__ADS_2