SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
HUTANG PENJELASAN


__ADS_3

Sedangkan damen menemani anna menuruni lift.


"eh, apa kamu tidak merasa aneh ? ika di dalam ruangan ceo lama banget tapi belum keluar juga, dan kamu sudah pulang berarti CEO juga sudah pulang , berarti ceo dengan ika berdua ! " ujar anna dengan melihat asisten damen.


asisten damen yang melihat tatapan menyelidiki dari anna , langsung merangkul anna, hal itu membuat anna malu sekaligus senang.


"jangan ikut campur urusan pribadi orang ! apa lagi itu ceo kamu, jadi tutup mulut dan jangan tanya lagi !" ujar asisten damen dengan langsung menunduk dan mencium anna.


Anna bak di sambar petir, kaget sekaligus senang, apa yang dia khayalkan selama ini akhirnya terwujud, dengan kecupan dari asisten damen, Anna yang ingin berteriak, tapi tidak bisa, dan akhirnya hanya bisa meloncat loncat kegirangan dalam lift itu, hal itu membuat asisten damen tertawa lepas.


"kenapa kamu begitu senang..? apa kamu sedang menang lotere, voucher belanja di mall kah..? karena itu kegirangan." tanya asisten damen kepada anna, anna yang spontan di tanyai asisten damen langsung malu bak bunga putri malu yang di sentuh langsung layu.


"apa dia tidak tau ! kalau saya gembira karena dapat ciuman darinya ," ujar anna dalam hati dengan menunduk agar asisten damen tidak melihat wajah kecewanya.


"kamu kenapa menudukan kepala ke gitu? sikap kamu sedikit aneh , baru san loncat kegirangan, tiba tiba menundukkan kepala, apa kamu sedang berdoa." ujar asisten. damen membuat anna mulai geram dengan ucapan asisten damen.


ya saya sedang berdoa berharap anda menyukai saya, saya tidak tau apa tangapan anda terhadap saya, saya sudah lama menyukai anda tapi entah apa arti saya buat asisten damen ?" ujar anna bertele tel.


sedangkan asisten damen hanya tersenyum menangapi ucapan anna.


"saya pikir kamu sudah tau, saya sangat suka sikap profesional kamu yang dulu, tapi beberapa hari terakhir ini sikap kamu mulai berubah, saya menyukai anna yang dulu, tegas, judas, bahkan pada ceonya sendiri, Anna yang dulu masuk ruangan saya tidak pernah mengetuk pintu langsung masuk dengan sikap tegas, sedangkan anna yang "sekarang penurut, lemah lembut, masuk juga mengetuk pintu, dan bahkan memanggil saya dengan sebutan tuan, dan kadang kala asisten damen, dulunya panggil saya hy, hy ada rapat dan lain lain nya. ujar asisten damen menyadarkan anna, anna mulai menyetir, memang sejak dia menyadari perasaannya.dia mulai bersikap feminim.


"ia saya tau, sikap saya telah berubah, tapi itu semua karena, saya suka dengan kamu," ujar anna tegas. ucapan anna membuat asisten damen langsung merangkul lehernya dan menarik anna kedalam pelukannya, tanpa mereka sadari mereka sudah di lantai satu, lift pun buka, tutup. tapi mereka tidak menyadari, untung tidak ada yang menekankan panel liftnya.

__ADS_1


sedangkan ika yang baru keluar kamar mandi setelah kencing, dan langsung cuci muka , saat keluar dari kamar mandi langsung menuju cermin besar di sampai tempat baju arlo, ika hendak merapikan rambut panjangnya yang acak acakan karena ulah arlo, arlo yang terus memperhatikan ika yang sedang merapikan rambutnya, perlahan turun dari tempat tidur itu, dan berjalan ke arah ika.


"sini saya bantu rapikan rambut kamu." ujar arlo dengan memeluk ika dari belakang, ika yang melihat sosok arlo dari cermin itu, dan hal itu seperti ika dan arlo bicara dengan saling berhadapan, karena bantuan dari cermin itu.


"memangnya kamu bisa kuncir rambut saya ? " tanya ika membuat arlo diam karena memang dia belum pernah membantu perempuan untuk kuncir rambutnya .


arlo menatap ke cermin dan menggeleng kepalanya tanda tidak tau, ika tersenyum setelah mendapatkan sorotan dari arlo melalui cermin itu.


"kalau tidak tau, jangan di paksakan ." ujar ika tersenyum ramah ke pada arlo melalui cermin itu.


"biarkan saya mencobanya , supaya suatu saat saya bisa membantu megurus rambut panjang kamu." ujar arlo membuat ika tercengang.


dua orang yang dalam ruangan itu terlihat sangat mesra, terutama arlo sebisa mungkin untuk mengabil hatinya ika, karena setelah pernyataan arlo, ika belum membalas ucapan arlo.


"apa kamu sedang memikirkan hubungan saya dengan kaka kamu ? " tanya arlo seolah dapat membaca pikiran ika.


"oh apa dia bisa membaca pikiran saya ! " ujar ika dalam hati, dengan menganggukan kepala mengiakan pertanyaan arlo.


"dengar sayang saya dengan kaka kamu tidak sedekat saya dengan kamu,saya bahkan tidak pernah menciumnya seperti yang saya lakukan ke kamu, saya bahkan tidak merasakan apa pun dengan kaka kamu, sedangkan kamu berbeda, dengan kamu saat bersama dengan kamu saya merasa hidup." ujar arlo denga menumpangkan dagu di bahu ika, sedangkan ika tersenyum mendengarkan penjelasan arlo.


"tapi kamu hutang penjelasan ke saya, tentang asura mamanya arden ! " ujar ika membuat arlo menggaruk kepala yang tidak gatal, karena mengira ika sudahlupa dengan pernyataannya di mobil waktu itu.


"ia nanti saya ceritakan ke kamu supaya tidak berprasangka buruk. ujar arlo dengan mengusap leher ika.

__ADS_1


"ia sekarang "


"nanti sayang tidak boleh cerita di sini, ayo nanti di jalan pulang, mengantarkan kamu baru cerita." ujar arlo mengusap kepala ika, lalu kembali untuk menyisir rambut panjang ika.


"aaauh sakit jangan sisir dengan cepat ! sakit." ujar ika dengan memegang rambut tepat tarikan arlo saat menyisir rambut panjangnya.


"Maaf sayang, biarkan saja rambut mu terurai ya ? jangan di kepang atau yang lainnya, rambut terurai terlihat cantik." ujar arlo mengimbas ngibaskan rambut ika.


"saya pulang dulu ." ujar ika hendak keluar dari ruangan istirahat arlo tapi di cega.


"saya antar, kan sekarang kamu itu kesayangan ku, jadi kemana pun saya akan antara, oh ya ini hadiah buat kamu." ujar arlo dengan memberikan ika sebuah handphone baru .


ini apa ? tanya ika dengan melihat kotak itu.


" handphone, ini buat ganti handphone kamu yang rusak tempo hari, nanti kamu kasih itu telfon lama supaya saya suruh jay perbaiki . "ujar arlo membuat ika tidak senang.


arlo memita handphone lama ika untuk di perbaiki karena arlo masih ingat kata ika bahwa handphonenya adalah pemberian dari mamanya sebagai kado ulang tahun ika.


💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠


trimakasih sudah mampir untuk membaca


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀

__ADS_1


__ADS_2