
"selamat sore saya sudah buat janji untuk bertemu ceo" ucap laki laki berumur lima puluhan
"anda adalah professor" tanya INES
"ya itu saya"
INES segra menghubungi CEO ARLO
to to to "ada apa INES"
"tuan, professor sudah datang" kata INES
"antara mereka ke ruangan saya " baik tuan
"mari saya antar ke ruangan ceo " ucap INES melangkah mendahului professor dan ke dua asistennya.lif membawa mereka ke lantai 30 di mana orang orang yang kerja di lantai 30 tersebut adalah orang orang yang memiliki tugas khusus di mana mereka menerima kabar dari berbagai anak perusahaan ALEXANDER di luar negara dan dalam negeri, dan setiap keputusan berada di tangan ceo. "tempat kerja yang begitu besar" ucap dua asisten professor tersebut .
tok tok "tuan saya INES"
"antara mereka masuk" ucap ceo
INES membuka pintu untuk ketiga orang tersebut.
ARLO bangun dan menyambut professor dan dua asistennya silahkan duduk kata ARLO kepada professor dan dua asistennya
INES kamu boleh kembali kerja, dan bilang sama liliana buat kopi ada tamu kata ARLO
baik tuan jawab INES
liliana adalah bawahan pak DAMEN asisten CEO
Sedangkan di mall ADIT sudah tertidur pulas di samping fitting room ke tiga perempuan tersebut memandangi ADIT yang sudah tertidur
"apa kita kelamaan ya sampai ADIT ketiduran" tanya NIA sambil melihat jam tangannya
"ya ampun sudah JAM 5" kata NIA kaget
sudah tiga jam kita di sini kata NiA lalu membangun ADIT. "ADIT ADIT wee bagun"
"Apa kalian sudah selesai belanja" tanya ADIT dengan pandangan mata menuju genggaman tangan ketiga sahabatnya "hanya beberapa baju yang kalian dapat selama tiga jam ini?
"hmm" jawab IKA di sertai angukan kepala
__ADS_1
ayo cari tempat makan kata IKA .
mereka ke tempat kasir dan membayar belanjaan mereka lalu keluar dari situ
"di mana tempat makan" tanya SARY
"lantai satu" jawab ADIT
saat hendak berjalan tiba tiba ada yang merangkul kaki IkA spontan IKA menjerit dan berusaha mengangkat kaki tinggi tapi tidak bisa karena berat.
"IKA jangan bergerak itu hanya seorang anak kecil kamu bisa melukainya jika kamu gerak kata NIA DAN SARY bersamaan
akhirnya IKA tidak bergerak
"tuan muda tidak apa apa kan" tanya bi sofi dengan berlari ke arah tua muda itu lalu mengendongnya
setelah merasa tidak ada yang berat di kakinya IKA berbalik dan melangkah mundur lalu menghadap bi sofi dengan tuan muda kecil.
adik kecil tidak apa apa kan sambil mengulurkan tangan untuk menyetuh anak kecil itu.
secara spontan kedua tangan anak itu terangkat seolah meminta di gendong
IKA secara naluri mengangkat tangan dan memberikan barang yang di pegang nya ke SARY dan langsung menerima uluran tangan anak itu.
siapa nama kamu adik kecil tanya IKA sambil mengangkat tangan dan mengelus kepala anak kecil.tapi tidak ada jawaban
"namanya ADEN na" jawab bi sofi
nama yang keren sekeren orangnya. bibi ini neneknya ya tanya IKA
" bukan saya SOFIA pengasuhnya na, panggil saja bi sofi" jawab bi sofi
oh bi sofi, saya IKA da ini ketiga sahabat saya NIA ,SARY dan ADIT .
hallo bi sofi.sapa ADIT ,NIA ,SARY bersamaan
"terus orang tuanya kemana bi ko hanya bersama bibi dan tanya IKA sambil melihat sekeliling bi sofi di mana ada asisten DAMEN luna ,NANA sedang bodyguard berdiri aga jauh dari 5 orang ini.
"mereka sibuk kerja na IkA " jawab bi sofi lalu mengulurkan tangannya untuk mengendong ADEN
tapi ADEN tidak mau di gendong bi sofi , semakin bi sofi menyentuh tangannya, ADEN semakin kuat merangkul leher IKA, hingga membuat IKA susah bernafas.
__ADS_1
biarkan dulu bi kalau dia sudah tenang baru bicara dengannya tapi kalau bibi paksa mau gendong dia akan semakin kuat merangkul IKA pada akhir IKA akan susah bernafas kata NiA kepada bi sofi
yang kamu katakan benar nak, biasanya dia tidak suka dekat dengan orang yang baru di temui atau di kenal, tapi apa tidak menghambat kalian berbelanja? kata bi sofi
"tidak bi! kami baru selesai belanja dan mau keliling mall skalian cari tempat makan" kata IKA setelah merasa rangkul ADEN melonggar
"bibi bawah banyak orang jangan jangan ini cucu orang kaya" tanya ADIT dengan melihat sekeliling bi sofi
"ya kegitu lah na ADIT" jawab bi sofi singkat
"jadi hari ini ADEN kesini mau bermain ya?" tanya IKA ke ADEN
"yes,you smell so good i like it very comfortable" (ya,kamu sangat wangi,saya suka sangat nyaman) ucap ade menghirup wangi badan IKA
"kamu suka wangi kaka ya? padahal kaka belum mandi pasti bau"" ucap IKA dengan menurunkan ADEN dari gendongan nya
no, you smell so good ucap ADEN yang sudah berdiri di samping dan memegang tangan IKA
Apa dia selalu berbicara bahasa inggris bi tanya IKA
"tidak na IKA biasanya dia hanya bicara bahasa inggris dengan ayahnya dan aunty kecilnya"
kaka boleh tidak temani ADEN bermain .ADEN tidak punya friend mau di ajak main,can you be my friend tanya ADEN dengan mimik wajah yang sedih membuat hati IKA seketika sakit.
kenapa dadaku terasa sesak mendengar dia tidak punya teman untuk di ajak bermain. mungkin saya hanya terbawa suasana karena melihat anak se imut ini berwajah sedih kata IKA dalam hati
" ia kaka mau jadi teman ADEN, apa ADEN ingin ke time zone kaka temani bermain " tanya IKA kepada ADEN,langsung di sambut dengan angukan kepala berkali kali oleh ADEN
"bi boleh tidak saya bawa dia bermain ke time zone tanya IKA kepada bi sofi ?"
"pak DEMAN boleh tidak tuan muda di ajak main sama mereka" tanya bi sofi kepada asisten DEMAN
boleh saja asal kalian jangan jauh dari nya takutnya nanti dia jatuh dan terluka. kalau sampai dia terluka kepala kita semua nya akan terpisah dari badan kata asisten DAMEN membuat luna dan nana takut.
saya ke room cctv dan kalian bertiga jaga tuan muda kecil dengan baik saya pantau dari cctv kata pak DEMAN sambil mengangkat tangan memberi aba aba ke pada bodyguard untuk siaga melindungi tuan muda.
"lebih baik saya lihat keadaaan dari cctv skalian memperhatikan gerak gerik di di sekitar mall " kata asisten DEMAN dalam hati dan berlalu pergi dari situ.
setelah kepergian asisten DAMEN IKA sekali lagi bertanya kepada bi sofi "boleh tidak saya ajak ADEN ke time zone.
☘☘☘♻️🍀🍀🍀
__ADS_1
🙏