SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
CHEF DEFIS WILDER


__ADS_3

setelah sampai di condominium miliknya Arlo membuka pintu itu dan masuk.


"sudah lama tidak kesini setiap ruangan di sini memiliki kenanga tersendiri , semua yang ada di sini adalah milik asura" kata Arlo dalam hati dengan terus menelusuri setiap ruangan dan setiap sudut condominium itu, akhirnya menelusuri hingga kamar di mana tempat tidur dia dengan asura.


Arlo membuka pintu kamar itu dengan perlahan lahan, seolah olah ada menghuni di kamar itu yang sedang tertidur dengan nyenyak, membuatnya harus membuka pintu dengan perlahan, agar tidak membangunkan orang yang tertidur itu.


itu sudah kebiasaan arlo dulu saat tinggal bersama asura , setiap pulang dan asura tertidur di kamar itu dia selalu berhati hati agar tidak membangunkan asura.


Arlo melihat ranjang tempat favoritnya, di mana kala dia datang mengunjungi asura ranjang itu adalah tempat favoritnya, dan tentunya selalu di temani asura di kamar itu.arlo melihat kamar itu tidak ada perubahan sama sekali setelah di tinggal pergi asura selama 4tahun lebih. kondominium milik arlo dan asura selalu bersih terawat oleh bi sarah.bi sarah selalu merawat kondominium itu dengan baik,dan berharap suatu saat pemilik atau tuan nya kembali.


Arlo membaringkan tubuhnya di tempat tidur itu, dan memeluk bantal guling berharap bisa membayangkan asura berada di sampingnya.saat memejamkan mata yang di bayakan ada perempuan yang menabraknya di mall dan aroma dari perempuan itu tersimpan baik di hidungnya dia masih bisa menghirup aroma perempuan itu.


tok tok tok ketukan pintu menyadarkan arlo dari halusinasinya.


"sial kenapa malah memikirkan perempuan yang menabrak saya." ujar arlo dengan bangun setelah mendengar ketukan pintu


tok tok tok ketukan pintu kembali terdengar.


"tuan teman teman tuan sudah datang" ucap bi sarah dengan berbalik kembali tampa menunggu jawaban dari tuannya karena dia yakin tuannya sudah kedengaran perkataannya


Arlo bangun dan turun ke tempat teman temannya berada.


"hy bro kalia sudah datang" sapa arlo kepada keempat sahabatnya dan juga beberapa rekanan derek .


Arlo menghampiri mereka dengan mempersilakan mereka duduk di ruangan tamu itu dengan pemandangan yang indah di luar jendela.


ruangan tamu



bi sarah membawa minum kesukaan mereka semua,karena bi sarah sudah menyenal teman teman tuan nya dan tau minum yang mereka suka.


"boleh kita mulai" ucap arlo lalu mengambil sketsa itu dan menyerahkan ke derek .


Derek adalah seorang FBI yang handal dalam mencari orang dan juga pandai mengenali wajah orang dalam sekali lihat.

__ADS_1


sedangkan defis berada di dapur bersama bi sarah menyiapkan makan malam.defis adalah seorang chef


"coba saya lihat" ucap derek dengan mengambil beberapa sketsa yang di buat professor lim.


sketsa itu di buat berdasarkan permintaan arlo agar membuat sketsa dari umur delapan belas tahun hingga 25 tuhun


Derek memperhatikan sketsa itu dengan teliti lalu membagikanke pada rekan kerjanya untuk menganalisis sketsa itu dengan begitu mereka bisa dengan mudah mendapatkan data dari orang di sketsa itu.


"begini bro ada informasi yang bisa kami dapat dari sketsa ini yang kamu tau" ujar derek


"arlo berpikir tapi tidak ada petunjuk apa pun waktu itu." jawab arlo dengan di kagetkan oleh suara pintu terbuka.


"maaf saya agak terlambat ke sini" ucap asisten damen orang yang bukan pintu


"hy bro apa kabar" sapa derek kepada asisten damen


"seperti yang kamu lihat bro" ujar asisten damen dengan mendekat ke arah mereka.


"sudah sampai mana obrolan kalian" tanya asisten damen.


"waktu itu kamu hanya minta persyaratan yang masih putih bersih sehat jasmani dan rohani , dan maksimal 20 tahun ke atas,


dan saat itu sebulan kemudian mereka telfon dan bilang sudah ada yang kamu minta 20 tahun masih bersih."jawab asisten damen


sedangkan cris dan jayden membantu rekan kerjanya derek untuk memasang beberapa elektronik canging komputer yang mereka bawa.


"tadi kamu bilang 20 tahun,kalau begitu sekarang sudah 23 tahun kan?"tanya derek kepada damen.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


"ya saya ingat, waktu sampai di hotel saya di jemput seseorang dan waktu itu saya tidak begitu memperhatikan orang tersebut.tapi dia sempat menjelaskan tidak boleh membuka lampu dan dia bilang sesuai permintaan saya 20 tahun, lalu dia mengantar saya hinga depan kamar hotel yang sudah mereka pesan.saat saya buka pintu kamar hotel itu dan berbalik untuk bertanya tapi sudah hilang".ujar arlo


baik kita sepakat dengan sketsa yang berumur 23 ujar derek dengan mengambil sketsa tersebut lalu di berikan kepada rekan rekannya yang sudah selesai dengan peralatan elektronik canging yang akan mereka gunakan.


"tolong cari orang yang mirip dengan sketsa ini standar kemiripan dari 50% dan dari 50%itu kita dapat kemiripan berapa orang, dan setelah itu ke tahap ke 2 seleksi yang lima puluh persen kemiripan yang kita dapat ke 75%dan seterusnya sampai 100%." ujar derek dengan bangit menghampiri rekan rekannya yang di temani jaydan,cris.karna jayden dan cris juga ahli dalam menganalisis.

__ADS_1


Arlo yang berdi di belakang mereka mengamati dengan cemas dan berharap.


"semoga lancar tidak ada kendala dalam menemukan mu" ucap arlo dalam hati


sedangkan ika dan ADEN keasikan video call hingga rasa ngantuk menghampiri ika ,berbeda dengan Aden yang baru bangun dan masih penuh energi.


"sudah ngantuk belum dede ganteng" tanya Ika yang sudah tidak kuat menahan rasa ngantuknya


"belum" jawab aden


Ika yang mendengar jawaban aden membuat matanya terpejam dengan posisi kaki di bantal sedangkan kepala di posisi kaki tampak bantal, hape nya jatuh tengkurap hingga menyebabkan layar handphone aden gelap.


"bi what's going on, why is the screen dark?" tanya aden kepada bi sofi


bi sofi mengambil handphone itu.


"halo na ika halo na ika masih sadarkah?" panggil bi sofi


Ika sudah terlelap bahkan panggilan bi sofi tidak bisa membangunkan nya.


"looks like he's asleep" ujar bi sofi saat mendengar suara nafas ika


baik lah besok saja baru telfon lagi ucap aden dengan turun dari kursi di samping meja makan ,karena baru selesai makan.


"hy makan malam sudah tuan tuan yang terhormat" ujar defis dengan membungkuk mempersilahkan tuan tuannya untuk makan ala chef def


akhirnya mereka berhenti untuk makan malam sedangkan asisten damen sedang sibuk dengan laptopnya


"ayo kita makan dulu waktu masih banyak untuk mencari" ucap jayden


satu jam kemudian mereka selesai makan "trimakasih atas makan malamnya CHEF DEFIS WILDER." ucap derek dengan melanjutkan kerjaan mereka


"Arlo kalau kamu mau pulang,pulang saja nanti kami di sini sampai dapat hasilnya yang kamu mau."ujar cris


"tenang saja 2 hari tidak tidur juga tidak jadi masalah,kamu tau betul kondisi tubuh saya cris" ucap arlo

__ADS_1


♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️


__ADS_2