
hy as mau sampai kapan berendam ? ini sudah mau jam tiga pagi dini hari , dan ada berita yang lebih menarik, mau tau tidak ini sangat penting." ujar nya
dari tadi omong kamu itu !! tidak ada yang menarik buat saya dengar. " ujar as
"dasar kamu asura, pikir ini berita hoak , dengar ya, jose grayson sedang mencari artis baru di ar entertaimen, dia langsung ke negara A setelah kamu menolak tawaran film nya.
"dengar ya once asisten ku yang paling baik , dengar baik baik, mau jose grayson dapat artis baru dari ar entertaimen atau tidak itu tidak akan berpengaruh terhadap saya , saya adalah artis profesional tidak ada seorang artis pun yang bisa menyamai rekor saya, sebagai artis dengan peraih box office di setiap film yang saya mainkan." ujar asura lalu keluar dari bathtub itu tanpa sehelai benang pun dan berjalan ke depan asistennya onca lalu mengambil handuk dari tangan once.
"apa kamu tidak sadar, semua yang datang ke sini dari ar entertaimen, pasti akan sukses seperti kamu, lihat saja model dan aktor dari ar entertaimen sukses semuanya termasuk kamu . dan ada satu hal yang harus kamu ingat !! umur kamu sudah mau dekat kepala tiga, suatu saat ketenaran ini akan berangsur angsur redup seiring bertambah umur, dan di ganti dengan yang muda berbakat. " ujar once yang berdiri di belakang asura untuk menyeringkan rambut asura.
"ka saya masih ada cadangan , ya itu arlo pemilik ar entertaimen, dan juga pewaris kekayaan keluarga alexander ." ujar asura dengan santai
"kamu sebut arlo, tapi tidak penah menelfon atau kasih kabar ke dia. " uja asisten asura once
"kan setiap minggu saya suruh kamu chat dia kasih kabar, atas nama saya !! itu sudah termasuk saya kasih kabar ke dia , dia juga tidak akan tau kalau kamu yang menyirim chat itu, selama kamu tidak buka mulut. " ujar asura santai karna merasa hidungnya perfect
" kenapa saya yang harus chatting dengan arlo ? kamu sama sekali tidak benar benar mencintai dia." uja once membuat asura tersendiri.
"dengar ya once kamu itu asisten saya !! jadi kerja kamu adalah membantu saya, melakukan semua hal yang harus saya kerjakan untuk saya, termasuk chatting dengan arlo. " ujar asura memperingatkan asistennya terhadap kerjanya.
"saya tau kerjaan saya di sini, untuk mengurus semua keperluan kamu, tapi tidak untuk masalah pribadi kamu , ingat tidak, kamu pernah habiskan waktu dengan lawan main di sebuah film, dan saya tegur kamu saat itu, dan saat itu kamu bilang saya tidak beleh ikut campur urusan pribadi kamu ,yang harus saya urus adalah keperluan kamu syuting dan lain lain nya, tapi tidak untuk masalah pribadi.
tapi selama hampir empat tahun ini saya yang sering chatting dengan arlo atas nama kamu." ujar once mulai kesal.
"well , saya ingat, tapi arlo itu urusannya lain hal, kan dia jauh di negara A, jadi tidak masalah untuk itu. saya hanya tidak ingin kamu ikut campur urusan pribadi saya di sini dengan beberapa rekan kerja , lagian arlo tidak akan melirik perempuan lain, karena saya sudah banyak berjasa untuk nya. jadi dia akan tetap menghargai saya bagaimana pun akan terjadi, dia tidak akan bisa pergi dari saya karena anak itu juga . " ujar asura yang merasa apa yang sudah dia rencanakan akan berjalan sesuai yang dia pikiran.
"baik lah , tapi kalau dia tau kamu menginginkan anak darinya hanya untuk memanfaatkannya sebagai pengikat kamu dan dia, saya rasa kamu akan tamat, kamu harus hati hati dengan ucapan kamu . " ujar once bebalik pergi dan asura naik ke kasur empunya.
__ADS_1
"well dia sudah tau, kalau saya sangat mencintai karir saya, karena itu saya tidak bisa jaga arden." ujar asura dengan membaringkan badanya.
"terserah kamu, kamu artisnya, saya hanya mengingatkan kamu itu saja ." ujar once saat hendak menutup pintu kamar asura.
sedangkan di kota A arlo dan jose grayson sedang keasikan main golf, sedang ika yang mengikuti arlo dengan tas golfnya kesal karena selalu di suruh arlo menyediakan stick golf yang dia perlukan, dan ika selalu salah mengambil stick golf itu, karena belum begitu paham tentang kegunaan setiap stick golf yang ada di dalam tas yang di bawa nya itu.
kasi saya stick putter. " pintah arlo dengan santai, membuat ika kebingungan mau ambil yang mana.
"putter yang mana ? saya tidak tau apa itu." ujar ika dengan melihat caddy golf yang berada di samping nya itu.
caddy golf itu paham dengan tatapan ika dan langsung menunjukkan stick putter golf yang di tas yang dia bawa, lalu memandang ika tanpa bersuara memberi isyarat untuk ika mengambil stick golf yang sama ika mengerti dan langsung mengambil stick putter golf itu dengan pandangan ke caddy golf itu dan langsung di iakan dengan angukan kepala.
"lama banget !! tikus jelek, saya minta kamu ambil di dalam tes yang kamu bawa, bukan pergi beli supaya lama !! " ujar arlo yang melihat ika mengeluarkan stick golf itu dan langsung di ambilnya dengan mengembalikan stick golf yang di pegangnya ke ika.
" kalau masuk tidak masuk, kita akhiri babak permainan ini , sudah mau gelap. " ujar arlo dengan mengayunkan stickgolf itu dengan perlahan lahan lalu di hantam bola putih kecil itu dengan ringan hingga bola putih kecil itu berguling dengan perlahan dan akhirnya blum jatuh ke lubang kecil yang menjadi target arlo.
" bro permainan kamu makin bertambah lebih baik, dari terakhir di tempat saya. " ujar jose grayson dengan menepuk bahu arlo.
"kamu juga ! " ujar arlo lalu mereka pergi mandi ke tempat !masing-masing termasuk ika yang pergi mencari anna.
sedangkan di rumah ika keempat sahabatnya sudah berada di depan gerbang rumahnya dengan berbagai bawaan.
"tante " teriak chika memanggil ibu nya ika.
"kalian sudah datang ya ? ika belum pulang masuk lah !! " ujar ibu Melinda
"makasih tante " ujar adit
__ADS_1
mereka masuk dengan membawa makan malam yang mereka beli di pingir jalan seaat datang ke rumah ika.
"sudah mandi rasa pegel di seluruh badanku lumayan berkurang, lebih baik pergi bilang ka anna untuk pulang duluan, karena hari ini sangat melelahkan. " ujar ika dalam hati lalu berjalan ke arah tempat meeting tadi.
"permisi ka anna, kita pulang yu ." pintah ika berharap ada balasan, dari dalam ruangan ini.
beberapa saat kemudian tidak mendapat jawaban dari ruangan i meeting itu lalu hendak membuka pintu itu, tapi di hentikan oleh seorang yang kerja di villa itu
tidak ada orang di dalam non , mau cari siapa ? " ujar pekerja itu .
"mau cari ka anna." ujar ika
"ohh bu anna ya? beliau sudah pulang bersama asisten damen. " ujar pekerja itu
ika kembali membereskan beberapa baju yang dia pake dan keluar.
"saya harus cari ojek, tapi apa di tempat ini ada ojek nggak sih ? " ujar ika dalam hati.
sesampainya di lobby villa itu ternyata ada yang menugu di depan lobby villa itu
"naik" pintah arlo dengan melihat ika setelah kaca pintu itu di turunkan.
"saya ? " bertanya ika sambil menunjuk dirinya takut salah dengar atau dia berbicara dengan orang lain.
"ia siapa lagi emang ada orang lain di sini ? cepat naik ! saya antar kamu pulang, karna anna dan asisten damen kembali ke kantor, bersama asisten jose grayson untuk melihat beberapa artis." ujar arlo membuat ika tidak ada pelihan lain lalu melangkah masuk ke mobil sport arlo dengan gugup.
πtrimakasih sudah membacaπ
__ADS_1
π π π π π π π π π π π π π π