SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
condominiums arlo and asura


__ADS_3

"gimana keadaan ka inna ma apa masih demam?" tanya ika


"sudah mendingan dia baru habis minum obat dan segra tidur" jawab Ibu melinda


"syukurlah kalau demam ka inna sudah mendingan" ujar ika


sedang Ibu Melinda berjalan ke dapur hendak membuat teh jahe di campur madu untuk ika .


"ma saya ke kamar dulu ya" ujar ika


"nanti !! minum teh jahe dulu biar badan hangat pasti sudah kecapean dari tadi pagi di luar rumah "ucap Ibu melinda menghampiri ika dengan secangkir teh jahe di campur madu.


Ika mengambil teh jahe dan langsung di meminum setelah selesai minum. "trimakasih ya ma, mama adalah yang terbaik di hidup ika dan ka inna." ujar ika dengan memeluk mamanya


Ibu melinda sangat perhatian kepada ke 2


putrinya dari hal hal yang kecil sampai yang terbesar kadang menjadi teman atau kaka untuk ke 2 anak nya.


setelah memeluk mamanya "ma ika ke kamar dulu ya" ika berjalan menuju kamarnya lalu membuka pintu dan masuk.


sedangkan Ibu melinda juga pergi ke kamarnya setelah menaruh cangkir teh di dapur


"hoo capek banget, hanya ke mall aja capek, apa jadinya kalau besok kerja. ah apa pun itu tetap semangat davika putri "ujar ika dengan menyimpan barang belanjaannya di samping tempat tidur, lalu mengambil handphonenya untuk di chas.saat hendak chas dia melihat sebuah pesan masuk lalu di lihat 2 chatting dari aden.


"boleh saya sering telfon kak wangi"


"dewi ku" 2 balasan chatting dari aden


"boleh sayang ,kapan pun aden ingin menelfon kaka .kaka akan selalu siap ngobrol dengan aden oke."" balas ika


harus cepat mandi sudah mau setengah 9 ucap ika lalu membuka pakiannya satu persatu dan memasuki kamar mandi.


setelah 20 menit kemudian, ika keluar dari kamar mandi dengan melilitkan handuk di badannya .lalu menuju pengering rambut untuk mengeringkan rambutnya,lalu di ambil lah hair dryer itu dan mengeringkan rambutnya. setelah mengeringkan rambutnya.ika menyanyi dengan memegang hair dryer menjadikannya sebagai mic ika bernyanyi dengan ria. tagan kanan memegang hair dryer dan tangan kiri memegang handuk yang di lilitkan di badannya sambil menggoyangkan pinggang ke kiri dan kanan.


tok tok tok "ika sudah sudah mau jam 9 menyanyi malam malam menggangu pendengaran orang.ucap Ibu melinda yang sudah memasuki kamar ika setelah mengetuk pintu


"emang suara saya tidak bagus ya ma" tanya

__ADS_1


ika


"kamu tidak sadar ya? kaka kamu lagi sakit di kamar samping, sedangkan kamu teria teriak di sini, kasian kaka mu terganggu tidurnya dengan suara sumbang mu itu, " kata Ibu Melinda


"emang suaraku sumbang ya? perasaan tadi saya menyanyi suara saya begitu merdu di telingaku" ujar ika .


"orang yang menyanyi dan mendengarkan suaranya sendiri dan merasa suaranya sangat merdu melebihi penyanyi ternama, itu pun hanya di telinga nya sendiri , sedangkan orang orang yang mendengarnya akan merasa sakit telinga." ujar Ibu Melinda.


"seperti kamu, suara kamu itu sumbang di telinga saya" sedangkan di pendengaran kamu suara kamu merdu " kata Ibu melinda.


"ia ia, ika tidak akan mengulangi lagi ma lagian Ika baru habis mandi badan terasa segar karna itu menyanyi tampa pikir panjang ujar ika


"ya sudah istirahat !! kaka mu bilang besok kamu mulai magang jadi tidur awal supaya besok tidak kesiangan" ucap Ibu Melinda lalu berbalik hendak keluar kamar ika.


"ia ma. tapi jangan keluar dulu bantu ika mencari baju yang cocok buat besok, kan pertama kali masuk kerja harus sopan dan rapi." ucap ika dengan mengeluarkan beberapa pakian ingin di pakai besok.


"kamu kan bisa pilih sendiri baju yang cocok buat besok kata" Ibu melinda


"ia tapi kan ada orang yang memberi petunjuk dan masukan, bagus atau tidak baju yang saya kenakan.kalau ika yang menilai sendiri semuanya cocok dan bagus. tapi belum tentu bagi pandangan dan penilaian orang lain tidak mungkin beranggapan sama seperti saya.


sedangkan di istana alexander arlo sudah bersiap siap untuk berangkat saat keluar pas berpapasan dengan pamteo


"tuan mau pergi lagi , tidak ingin makan malam ? tanya pamteo kepala pelayan keluarga alexander.


"tidak pamteo, saya ada sedikit urusan di luar. kalau ada yang tanya bilang saja saya pergi menemui teman teman saya ,dan di mana barang barang saya, yang di bawa damen" tanya arlo


"saya sudah menaruh di ruangan kerja tuan" jawab pamteo


baik lah saya pergi dulu ujar arlo dengan berjalan ke arah ruangan kerjanya.


setelah di dalam ruangan kerjanya arlo mengambil barang yang dia perlukan, dan keluar dari ruang kerjanya dan berjalan menuju tangga, hendak menuruni tangga arlo mendengar aden sedang tertawa ,rasanya ingin tau kenapa anaknya tertawa begitu riang membuat arlo melangkah kaki ke kamar anak nya yang berada di samping kamarnya.


Aden meloncat loncat di atas ranjang dengan tertawa kegirangan . setelah bagun hal pertama yang di minta aden adalah hapenya.saat melihat ada pesan masuk lalu di baca.


"kakak wangi bilang saya boleh menelfon dia kapan saja yeee" kata aden sambil tertawa ria di atas ranjangnya membuat bi sofi kwatir akan aden jatuh.


tapi melihat tuan mudanya begitu senang bi sofi hanya bisa mengawasi dari dekat.

__ADS_1


sedangkan arlo ikut senang melihat kegembiraan anaknya


"ini pertama kalinya saya melihat dia begitu senang" ujar arlo dalam hati dan berlalu pergi dari pintu aden, arlo tidak ingin menggangu kesenangan anaknya dan memilih pergi tanpa bersuara.


"Pamteo, pamteo" panggil arlo


"ia tuan"


"Pamteo saya sudah bilang berapa kali, di rumah ini kamu tidak boleh memanggil tuan terus, panggil saja nak arlo seperti biasanya. jangan dengar kata mama saya" ucap arlo dengan marah karena pamteo orang yang menjaga dia dari kecil selalu memanggilnya dengan tuan,mengikuti perintah nyonya besar alexander


"ia nak arlo" ujar pamteo kepala pelayan itu


"baik lah. pamteo suruh bagian dapur siapkan makan untuk aden" ucap arlo


"saya sudah suruh bagian dapur siapkan luna dan nana sedang menyiapkan makan malam nak aden" jawa pamteo


"saya pergi dulu" ujar arlo menuju mobil sport nya


setelah di mobil arlo menelfon cris,jayden, defis dan juga derek.


"hallo bro kami sudah di sini di kondominium tempat defis" jawab cris setelah di telfon arlo


setelah pulang dari perusahaan arlo cris jaydan dan defis memutuskan untuk ke kondominium tempat def kebetulan mereka juga memiliki condominium pin di tempat yang sama dengan arlo


oke saya sudah menuju ke situ kata arlo lalu mengakhiri obrolan telfon dengan dengan cris


15 menit kemudian Arlo tiba di kondominium


di condominium benar benar privasi banget suasana di condominium pin tenang damai ada banyak orang tinggal di situ tapi serasa gedung itu kosong bahkan kalau pun kamu punya tetangga juga tidak akan ada suara sama sekali karena itu di namai condominium pin.


condominium



tempat tingal arlo dengan asura


♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️

__ADS_1


__ADS_2