SAYA MAMANYA ANAK KAMU

SAYA MAMANYA ANAK KAMU
tidak sengaja


__ADS_3

"bagaimana kamu tau ucap saya itu untuk kamu? " ujar arlo seolah memancing ika untuk berbicara lebih karena dia mulai senang dengan obrolan mereka.


"ia ucapan kamu itu memang tertuju saya karna hanya kita berdua yang ada di sini, dan size 38/cup, itu kan ukuran p*yud* *a saya."ucap ika dengan langsung menutup mulutnya dengan telapak tangannya dengan wajah bersumbu merona karena malu.


"haaa lucu sekali kamu tikus jelek , tidak malu ya mengucapkan kata sensitif ke gitu di hadapan seorang laki-laki , saya memang menelfon orang siapkan baju untuk kamu." ujar arlo kesenangan dengan obrolan mereka berdua.


kamu sengaja memancing saya untuk bicara banyak ya ? dasar mesum !! " ujar ika berbalik pergi dengan perasaan malu.


"hy saya tidak mesum !! kalau saya tadi mesum seperti yang kamu bilang, mungkin kamu sudah habis, dan ci*man tadi itu juga tidak sengaja jadi jangan di masuk ke hati." ucap arlo kembali memancing ika.


"oh ya !! jadi ciuman dari ceo tadi itu tidak sengaja ya ? setahu saya kalau orang tidak sengaja berci*man itu, hanya sebuah kecupan, itu baru namanya tidak sengaja, tapi tadi yang di lakukan ceo alexander itu berkali kali menci*m orang , hingga orang yang di ci*mannya susah bernafas. apa itu yang di maksud dengan kata tidak sengaja ? " ujar ika geram dengan kata arlo sedang arlo mendengar ucapan ika menjadi jadi salah tingkah.


"ya memang tidak sengaja." ujar arlo dengan suara pelan lalu tangan mengusap tengkuk lehernya karena malu.


ika berbalik dan pergi sedangkan arlo juga menuju parkiran hendak ke mall.


"hoo davika putri ingat yang tadi terjadi itu hanya mimpi jadi jangan di pikiran lagi." ujar ika dalam hati ingin melupakan kejadian arlo menciumnya.


arlo yang berdiri di samping mobil sportnya memandang dengan tidak percaya karena sebuah goresan panjang di mobilnya sedangkan tukang parkir yang melihat ceonya langsung berjalan ke arahnya.


"tuan ingin keluar kah." tanya tukang parkir itu.


"kamu lihat siapa yang menggores mobil saya seperti ini, tadi saya dari rumah tidak ada goresan tapi ko tiba tiba ada." ujar arlo dengan menendang mobilnya tanpa sengaja dia melihat motor ika di deretan yang dengannya.


"jadi ini ulah kamu yang tiku jelek." ucap arlo membuat sih tukang parkir bingung.


"apa ini motor perempuan dengan rambut panjang dan juga berkacamata tebal." tanya arlo kepada tukang parkir hanya untuk memastikan pemilik motor itu.


"benar tuan tadi tidak ada parkiran motor di depan jadi saya menyarankan dia parkir di tempat tuan jay, kebetulan kosong tuan ." ujar sih tukar parkir itu dengan melihat goresan itu dengan teliti


"tolong kamu telfon service mobil saya untuk memperbaiki mobil saya soalnya sore saya ada pertemuan bisnis harus selesai dalam sejam. oh ya siap nama kamu ? " ujar arlo sekaligus menanyakan nama sih tukang parkir itu.


"nama saya herman tuan , saya rasa tidak perlu tuan telfon tukang servis, untuk menghilangkan goresan di mobil tuan, karena itu bukan goresan yang tajam, saya bisa bantu tuan menghilangkannya." ujar pak herman tukang parkir itu


"apa kamu bisa menghilangkan goresan itu ? " tanya arlo kepada pak herman tukang parkir itu.


"bisa tuan saya pernah kerja di servis mobil tuan jadi saya tau sedikit cara menghilangkan goresan di mobil tuan." ujar pak herman.

__ADS_1


"baik lah kalau kamu bisa bersihkan goresan itu nanti saya naikan gaji kamu ." ujar arlo membuat pak herman sih tukang parkir itu senang.


"trima kasih tuan Trima kasih tuan ." ujar pak herman dengan kesenangan.


"baiklah, kamu bersihkan goresan itu, saya kembali ke ruangan saya untuk kerja." ujar arlo lalu berbalik pergi dari situ.


"trimakasih untuk orang yang menggores mobil tuan, karena berkat dia gaji saya di naikkan, lumayan tambahan untuk biaya sekolah anak dan kebutuhan rumah." ujar pak herman dalam hati dengan senyum sendiri seperti orang gila.


sedangkan ika yang sudah menaiki lift karyawan dan tiba di lantai 30 dengan perasaan kacau balau memikirkan ciuman dari ceonya sekaligus harus jadi caddy golf.


"kenapa hari ini saya sangat sial, pagi pagi sudah di peluk , di ci*m dan nanti sore harus ikut jadi caddy golf hoo, benar-benar sial." ujar ika dengan menarik nafas dan menghembuskan nafas dengan perlahan lalu keluar dari lift dan berjalan ke arah anna.


"kamu kenapa ko lesu banget hari ini ika , apa kamu ada masalah." tanya anna dengan melihat ika yang tidak bersemangat seperti biasanya.


"tidak ada apa apa ka hanya kelelahan saja." ujar ika lalu duduk.


"apa saya harus cerita ke ka anna , tapi apa ka anna percaya kalau ceo adalah orang mesum."pikir ika


sedangkan arlo tidak jadi ke mall karena goresan di mobilnya membuatnya kembali ke ruangan kerjanya sesampainya arlo langsung menelfon asisten damen.


"nanti sore suruh bawahan kamu yang nama davika tikus jelek itu ikut ke lapangan golf !! " ujar arlo.


"tapi tuan !! ini pertemuan bisnis, sedangkan dia hanya anak magang yang belum berpengalaman, apa lagi , " ujar asisten damen belum selesai bicara langsung di ingatkan arlo untuk ke amazon


"apa kamu mau ke amazon? apa yang saya sudah putuskan seharusnya tugas kamu kerjakan, jangan banyak omong , ujar arlo membuat asisten damen kesal.


"ah terserah kamu , saya rasa kamu bawa adik iparmu ke sana, pasti punya niat jahat sama dia kan? " tanya asisten damen. padahal sudah tau itu akan terjadi tapi masih mau bertanya.


"itu urusan saya tugas kamu kasih tau dia sekarang ." pintah arlo dengan mengakhiri obrolan telfon.


asisten damen langsung menghubungi anna


to to " ya ada yang bisa saya bantu." ujar anna ramah dengan suara lembut dengan pipi memerah setiap mendengar suara asisten damen.


bilang sama ika, nanti sore ikut ke pertemuan dengan tuan jose grayson, ini perintah ceo." ujar asisten damen dengan mengakhiri obrolan.


"ka anna demam ya ? muka ka anna merah." tanya ika kepada anna dengan memperhatikan wajah anna yang memerah.

__ADS_1


" saya tidak saya baik baik saja oh ya tadi asisten deman bilang nanti sore kamu ikut pertemuan bisnis di tempat golf." ujar anna dengan menepuk kedua pipinya dengan ringan.


"saya sudah tau." ujar ika spontan di sambar pertanyaan dari anna.


"apa ! sejak kapan kamu tau ceo mengajak kamu juga ke pertemuan dengan rekan bisnis ceo." ujar anna


"aduh keceplosan lagi " ujar ika dalam hati


"tidak ada yang kasih tau ka, tadi tidak sengaja dengar obrolan ka anna dan asisten damen." ujar ika lega atas jawabannya.


"oh gitu ya ! asisten damen orangnya baik banget. " ujar anna dengan raut wajah merona malu sendiri.


"hmm ucapan ka anna tidak nyambung hoo ." ujar ika dalam hati.


tiba tiba bunyi handphonenya bip bip ika mengambilnya handphone yang berada di meja kerjanya, lalu di lihat sebuah chatting dari aden.


"hy dewi ku "


"saya sedang belajar berenang "


"Are you busy? "


arden sedang duduk menunggu balas chating dari ika


sedangkan ika melihat chating arden satu persatu.


umumnya baru 3 tahun 7 bulan, tapi sudah pandai mengunakan android ,dia sangat pintar sayang, ayahnya mesum." ujar ika dalam hati dengan melihat beberapa foto yang di kirim arden.


" kamu sangat ganteng pengeran kecil ku " balas chating ika membuat aden senang saat melihat balas ika.


ka luna ka nana lihat dewiku membalas dia bilang saya ganteng ujar arden." kesenangan membuat luna dan nana yang menjaga dia sepanjang waktu ikut senang.


💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠💠


🍀trimakasih sudah membaca🍀


♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️♻️

__ADS_1


__ADS_2