
Jimmy pun sudah tak memiliki tenaga lagi untuk menolak keputusan istri dan ibunya, akhirnya Jimmy pun di bawa ke rumah sakit. Pria tampan, calon ayah itu tergeletak lemas tak berdaya di atas brankar rumah sakit dengan punggung tangan yang tertancap jarum infus.
Alisa senantiasa menggenggam tangan suaminya, sedetik pun dia tak meninggalkan Jimmy. Lagi pun, Jimmy selalu ingin bersama istrinya.
"Sayang, masih mual?"
"Udah enggak, cuma lemes aja." Jawab Jimmy lirih. Alisa mengulas senyum, lalu mengecup singkat tangan suaminya.
"Kamu sering sakit setelah menikah ya?"
"Heem, tapi tak apa-apa." Jimmy tersenyum kecil, begitu juga Alisa.
Tak lama kemudian, seorang dokter masuk ke dalam ruangan rawat Jimmy. Dokter pria dengan sneli putih dan stetoskop yang menggantung di leher nya.
"Permisi, maaf mengganggu waktunya. Saya akan melakukan pemeriksaan pada pasien."
"Iya, silahkan dok." Jawab Alisa, dia sedikit menjauh dari Jimmy. Dokter itu menyibak sedikit kaos yang di pakai Jimmy, lalu meletakan stetoskop nya di perut Jimmy.
"Keluhan nya mual, sama muntah-muntah setiap pagi hari, betul?" Tanya dokter itu.
"Iya dok, tapi hanya saat pagi hari saja. Muntah-muntah nya parah, sampe bikin suami saya selemas ini." Jelas Alisa pelan.
"Apa Nona sedang hamil muda?"
"Tunggu, apa hubungan nya kehamilan istri saya dengan penyakit saya, dok?" Tanya Jimmy pelan, karena dia masih lemas.
__ADS_1
"I-iya dok, saya sedang hamil muda."
"Seperti nya saya tau apa penyakit suami anda, Nona." Dokter pria itu tersenyum simpul dan kembali membenarkan pakaian Jimmy.
"Penyakit apa dok? Apa penyakit saya parah?" Tanya Jimmy mulai panik.
"Anda hanya mengalami kehamilan simpatik, atau dalam istilah medis biasa di sebut dengan syndrom couvade. Hal wajar yang membuat ayah dari bayi yang di kandung oleh istrinya mengalami morning sickness, seperti yang di alami oleh suami Nona." Jelas dokter itu, membuat kening Alisa mengernyit. Dia baru mendengar hal semacam ini, ternyata ada ya?
"Secara spesifik, saya tak menemukan gejala apapun di tubuh pasien, semua nya baik-baik saya. Karena hal ini bukanlah sebuah penyakit."
"Lalu, kapan suami saya akan berhenti mengalami morning sickness?" Tanya Alisa.
"Bisa di usia kandungan 4 bulan, atau bahkan ada yang sampai melahirkan, tergantung bawaan bayi nya, Nona."
Mendengar hal itu, Jimmy membulatkan mata nya. Yang benar saja, sampai melahirkan? Artinya 9 bulan lagi? Astaga, bisa-bisa dia mati lemas dengan keadaan kurus kering.
"Apa iya dok?"
"Biasanya seperti itu, tapi tidak semuanya seperti itu, Nona." Jelas dokter itu.
"Kalau begitu, saya sudah meresepkan vitamin untuk suami nona, semangat tuan." Dokter itu memberikan semangat pada pasien nya, tapi Jimmy hanya menanggapi nya dengan sebuah senyuman di wajah datar nya.
"Terimakasih, dok."
Dokter itu mengangguk sebagai jawaban, lalu pergi dari ruangan rawat itu dengan menutup pintunya secara perlahan.
__ADS_1
"Nahh, kamu gak sakit apa-apa sayangku."
"Tapi, lemes banget Bby. Mana tenggorokan berasa pahit banget," jawaban Jimmy membuat Alisa tersenyum kecil, dia menatap suaminya dengan sendu. Kenapa harus Jimmy yang mengalami hal ini? Kenapa bukan dia saja?
"Maaf ya, aku gak tau kalau muntah-muntah kamu itu gara-gara kehamilan aku."
"Kok minta maaf sih? Gapapa sayang, gak usah minta maaf ih. Aku gapapa kok, cuma gini doang. Aku kan kuat, adek bayi nya sayang banget sama papa nya."
"Haha, iya deh terserah calon papa aja deh." Alisa terkikik geli, mengingat jika sebentar lagi statusnya akan berubah menjadi seorang ibu.
"Cepet sembuh papa, setelah papa sembuh, kita periksa ke dokter kandungan ya? Biar tau, dia udah sebesar apa di dalam sini."
Alisa mengusap perutnya yang masih rata, Jimmy pun menggerakan tangan nya ingin menyentuh perut istrinya.
"Papa gak sabar pengen liat kamu, sayang." Ucap Jimmy lirih, membuat sepasang mata yang melihat kemesraan antara Jimmy dan Alisa itu tersenyum saat menyaksikan sendiri bahwa Jimmy ternyata sudah jatuh ke dalam kubangan cinta yang dalam milik Alisa.
Akhirnya, dia bisa tenang jika sudah melihat Alisa bersama dengan orang yang tepat. Lupakan sejenak obsesi nya, sekarang dia hanya ingin melihat gadis itu bahagia.
......
🌻🌻🌻🌻🌻
jangan lupa mampir ke karya temen author ya, di jamin bikin ketagihan baca dehh😚😚
__ADS_1
Belenggu Pernikahan Semu karya author Teh Ijo 😚😚