SETELAH DI CERAI

SETELAH DI CERAI
bab 72


__ADS_3

Rama mengendarai mobil nya dengan kecepatan sedang. Ia menatap lurus ke depan tanpa menoleh sekilas atau hanya melirik padahal jelas ia tahu betul bahwa sejak tadi ada seseorang yang selalu memandang nya.


Seseorang itu adalah Patricia, dengan alasan bahwa dirinya tadi naik taksi maka mau tak mau Rama harus mengantar kan gadis itu pulang ke rumah nya. Meskipun ia hendak menolak dan bermaksud meninggalkan gadis tadi di hotel namun entah mengapa ada rasa tak tega pada gadis itu.


Dan akhirnya di sini lah mereka, berada di satu mobil yang sama menuju rumah kediaman tuan Hadi. Meskipun tidak ada pembicaraan antara mereka sejak tadi tapi Patricia tak mempermasalahkan hal itu karena memang sedari awal niat nya hanya memandang Rama bukan yang lainnya.


Entah mengapa ada perasaan berdebar dan bahagia ketika memandang lelaki yang bahkan belum genap satu Minggu ia kenal. Bahkan pertemuan mereka tak berkesan sama sekali karena mereka hampir terlibat kecelakaan. tapi, ternyata hal justru hal itu yang membuat Patricia penasaran dengan pria irit bicara itu.


Alasannya simpel, hanya karena waktu itu Rama tak meminta ganti rugi pada nya meskipun kerusakan mobil nya cukup parah. Rama justru berkata bahwa itu adalah kesalahan nya karena kurang hati-hati dalam mengendarai mobil. dan itu menjadi poin utama Patricia jadi tertarik dengan sosok Rama.


"kau tak lelah?" tanya Rama tanpa menoleh.


Patricia yang memang memperhatikan Rama sejak tadi tertegun. Ia sadar betul bahwa pria itu berbicara dengan nya. tapi, apakah benar bahwa Rama mengajak nya berbicara.


"apa?" tanya balik Patricia.


Rama mendengus. Ia yakin bahwa perempuan di samping nya tidak mungkin tidak mendengar pertanyaan nya.


"kau tak lelah sejak tadi memandang ku terus?" ulang Rama melirik Patricia dengan tatapan tajam lalu kemudian fokus ke depan kembali.


"kenapa aku harus lelah memandang wajah seorang pria tampan" jawab Patricia polos.


Rama menahan nafas nya sejenak. entah apa tujuan perempuan itu tiba-tiba mendekati nya. Tapi untuk Rama, seseorang yang tak pernah dekat dengan seorang wanita ini merupakan sesuatu yang membuat ia risih. Tapi ketika perempuan itu memuji nya tampan ada yang bergetar di dada nya.


"apa tujuan mu mendekati ku?" tanya Rama.


Patricia tertegun. Ia tak memiliki tujuan apapun. Ia hanya tertarik dan berpikir bahwa Rama adalah pria yang baik oleh sebab itu ia gencar mengejar nya.

__ADS_1


"tak ada" jawab Patricia asal.


Kemudian pembicaraan berhenti sampai di situ. Patricia mengalihkan pandangan nya ke depan. Ia tiba-tiba sadar bahwa mungkin ia salah disini. mereka belum mengenal sebelum nya dan wajar jika Rama sedikit menghindar dan nyaris menolak.


Berbeda dengan Rama, melihat sosok di samping nya diam ia tiba-tiba teringat dengan ucapan Niel tadi sebelum mereka pulang.


Beberapa saat yang lalu..


Rama menuruni panggung pelaminan dan berjalan ke arah Niel yang sudah berdiri dengan Wulan di sebelah nya. Rama berjalan cepat tanpa peduli dengan gadis yang tertinggal jauh di belakang nya dan mengejar dengan tergesa. Itu sontak menjadi perhatian Niel karena memang Niel mengenal gadis di belakang Rama.


"ini pasti ulah mu kan?" tuduh Rama tiba-tiba.


"apa? Aku bahkan duduk di sini sejak tadi" elak Niel.


Rama mencebik, darimana gadis yang mengejar-ngejar nya mendapat nomor pribadi milik nya jika bukan dari orang terdekat.


Niel tersenyum mendengar pertanyaan Rama. dan itu membuat Rama yakin bahwa apa yang ia tuduh kan adalah benar.


"hei bung, dia adalah gadis baik. Apa salah nya membuka hati mu untuk nya. Jangan sampai menyesal dan jangan sampai kisah Dani terjadi padamu" pesan Niel bertema dengan Patricia yang sampai di dekat Rama.


"hei nona, jaga teman ku ini ya. Dia memang sedikit keras kepala dan angkuh. tapi percaya lah bahwa sebenarnya hatinya sangat lembut dan mudah tersentuh" ucap Niel kepada Patricia.


Niel pun berlalu sembari menggandeng tangan Wulan. Rama mengernyit, sepertinya ada sesuatu yang ia lewat kan.


kembali ke saat ini...


Suasana yang hening tanpa pembicaraan membuat Patricia mengantuk. gadis itu menyandarkan tubuhnya kemudian perlahan matanya tertutup dan tertidur. Rama melirik sebentar kemudian fokus mengemudi. entah apa yang di rasakan oleh pria itu tapi hatinya sedikit menghangat.

__ADS_1


Setelah 20 menit kemudian ia sampai di kediaman tuan Hadi. terlihat di teras rumah itu tuan Hadi tengah berdiri mondar-mandir menanti kepulangan sang putri. Ia sama seperti ayah pada umum nya yang khawatir jika gadis nya belum pulang apalagi hari sudah malam. Padahal putri nya pergi sejak menjelang siang tadi.


Tuan Hadi menatap ke arah sorot mobil yang masuk halaman rumah nya. Mobil itu berhenti namun orang dalam mobil itu tak kunjung keluar.


Di dalam mobil, Rama menyibakkan anak rambut yang menutup sebagian wajah Patricia. Jika di lihat dari jarak dekat gadis itu terlihat sangat cantik apalagi bibir nya yang sek*si itu setengah terbuka membuat Rama ingin mengecup nya. Namun Rama langsung menghalau pikiran negatifnya. karena ada seorang ayah yang sedang menanti putri nya pulang.


Rama membuka pintu mobil di samping Patricia, sebelum keluar ia membisikkan sesuatu di telinga gadis itu.


"jika kau benar mencintai ku maka tetap lah bertahan di sisiku. Mari kita mencoba merajut kisah cinta dan buktikan bahwa dirimu bisa setia hanya dengan ku" bisik pelan Rama.


Rama kemudian menggendong Patricia menuju rumah menghampirimu tuan Hadi.


"tuan Rama apa yang terjadi pada putri saya?" tanya tuan Hadi panik.


"tak apa pak, mungkin Patricia hanya lelah saja" jawab Rama tersenyum tipis.


Tuan Hadi mengambil alih putri nya. setalah itu Rama pamit pulang dan tuan Hadi masuk ke dalam rumah.


Rama menatap nanar ke arah pintu yang telah tertutup. ada sudut hatinya yang tercabik melihat kepedulian tuan Hadi lasa putrinya. memang begitu lah seharusnya sikap orang tua kepada anak nya.


Rama mengerjapkan mata dan langsung menjalankannya mobil nya pergi dari rumah itu.


***


Beberapa bulan berlalu, kini kandungan Zaifa telah memasuki bulan ke sembilan. dan hari perkiraan lahir nya adalah dua Minggu lagi. sementara Diva sudah melahirkan satu bulan yang lalu. Diva melahirkan putra yang tampan dengan perpaduan wajah antara Diva dan Boby. putra mereka di beri nama Bian Dewantara, mengambil marga sang ayah.


pagi ini Zaifa sedang berjalan-jalan pagi di sekeliling komplek. Di temani oleh Raihan dan bik Surti yang menetap di rumah itu karena Zaifa yang meminta. Daripada mencari asisten rumah tangga baru maka Zaifa memilih bik Surti saja. Biar perkebunan milik nya di urus oleh orang tua Rafli saja.

__ADS_1


Ketika sedang berjalan-jalan sembari menikmati sejuk nya udara di komplek itu tiba-tiba Zaifa merasakan kram di perut nya. Ia terhenti dan meringis. Hal itu sontak membuat Raihan panik terlebih ketika melihat Zaifa meringis kesakitan.


__ADS_2