Si Pembuat Ulah Jatuh Cinta

Si Pembuat Ulah Jatuh Cinta
Part 15


__ADS_3

Gia langsung menoleh ke arah suara. Adka menerobos masuk ke dalam kerumunan itu.


"Em ini kak, Gia udah dorong Leodira sampe terbentur tembok. kaya nya ka Gia mau bales Leodira yang dulu belum sempat ngebuly karena ka Adka lepasin."Kata Meyda.


Adka langsung menatap Gia dengan tajam.


"Ad sumpah gue ga ngelakuin hal se jahat itu"Kata Gia meyakinkan.


"Dan Lo pada percayakan sama gue"Kata Gia menoleh ke empat temannya.


Mereka menanggapi dengan anggukan. karena mereka udah kenal Gia udah lama, pasti Gia tidak melakukan hal sejahat itu.


"Udah gue katakan berapa kali. Lo jangan pernah ngebuly orang lagi. dan sekarang Lo hampir bahayain nyawa orang. Lo ga mikir kalo dia geger otak gimana.hah"Bentak Adka yang sedari tadi menahan amarah.


"Gue sumpah ga ngelakuin itu ad"Lirih Gia.


"Ga usah banyak ngeles, Lo emang seorang yang tidak akan berubah cewek jahat yang sukanya ngebuly orang seenaknya dan sekarang mau celakain orang."Kata Adka dengan sinis.


Sementara Johan dan Galuh yang mendengar keributan di kantin langsung melihat ke arah keributan.


"Lo sekarang sekarang pernah lihat gue ngebuly lagi ngga? ngga kan dan gue sekarang nge bantah karena gue nga nyelakain dia. dan harus Lo tau gue mau berubah karena gue suka sama lo" Kata Gia dengan Sinis.


"Apa Lo bilang? suka? hahaha bahkan Lo ga pantes buat gue. orang tukang ngebuly, cewek jahat seperti Lo ga pantes buat siapa siapa apa lagi sama gue Lo bukan tipe cewek gue. Lo harus nya nyadar diri. Lo cewek bejad."Kata Adka dengan sinis.


Ctarrr


Gia yang mendengar kata kata Adka yang menusuk hatinya serasa ada petir di siang bolong. Gia langsung menggelapkan tangannya.


"Iya emang gue cewek bejad Lo mau apa. Lo boleh ngehina gue kalo Lo ada bukti. satu lagi gue terima hinaan yang Lo katakan terimakasih."Gia langsung berlari sekencang kencangnya sambil mengusap air matanya.


Siska dan Jesika langsung menggejar Gia. sementara Leodira dan keduanya hanya bengong, karena rencana mereka gagal dan sekarang jadi kacau.


"Ad seperti kata kata Lo sakitin hati Gia. Lo terlalu berlebihan deh"Kata Johan.


"Lo ga perlu ikut campur. itu emang kenyataan. gue ngomong apa adanya."Kata Adka dingin dengan muka datarnya.


"Iya gue tau, tapi Lo terlalu keterlaluan menghina Gia abis abisan lebih parah lagi Lo ngehina di tempat umum."Kata Johan.


"Serah lo"Kata Adka sambil berjalan meninggalkan Johan.


Gia yang berlari sekencang kencangnya menuju rooftop sekolah. Gia menangis menjadi jadi dengan kencang.


"Ahhggg. gue emang cewek bejad yang ngga berguna!."Teriak Gia dengan Isak tangisnya.

__ADS_1


"Gue emang ga pantes buat siapa siapa. gue cewek begoo!" teriak Gia dengan Isak tangisnya.


Siska dan Jesika langsung menghampiri Gia. dan langsung memeluk tubuh Gia "Udah Gi udah."


"Hiks hiks hiks.... kalian percaya kan sama gue. gue ga mungkin lakuin hal jahat seperti itu."Isak Gia di pelukan kedua temannya.


"Iya kita percaya ko gi, Lo ga mungkin lakuin hal seperti itu. kita udah berteman lama gue tau sifat Lo."Siska menenangkan Gia


Gia melepaskan pelukannya dan menatap kedua temannya dengan tatapan sendu.


"Ternyata gue salah cinta sama Adka. kata Adka bener gue emang ga pantes buat siapa siapa."Kata Gia sambil menyeka air matanya.


"Lo ga boleh ngomong kaya gitu. emang bener bener si Adka kalo ngomong ga mikir dulu. udah lah gi ga usah di pikiran omong si Adka, dia udah keterlaluan banget."Kata Siska menenangkan Gia.


"Udah ayo basuh muka Lo, jelek tau. Lo sekarang kaya orang gila.bentar lagi bel bunyi"Kata Jesika.


"Nyebelin Lo gue cantik gini"Gia sambil mengerutkan bibirnya.


Mereka bertiga langsung tertawa dan berjalan ke arah kamar mandi. Gia sekarang sudah tertawa seperti biasanya. kedatangan kedua temannya membuat Gia lupa dengan masalah tadi.


Di sisi lain Adka sedang bengong. dia sedang memikirkan perkataan Johan yang bilang kalo kata kata dia keterlaluan ngehina Gia. Adka memikirkan Kata kata dirinya yang tadi.


Memeng benar Adka menyadari kalo kata kata tadi pasti membuat Gia sakit hati karena dirinya udah ngehina Gia habis habisan.


Tapi suatu saat nanti Adka akan meminta maaf ke Gia Karen dia emang sangat keterlaluan.


...🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎...


Pulang sekolah Gia dan kedua temannya langsung masuk kedalam kamar Gia. mereka merebahkan tubuhnya di atas kasur dan memlempar tasnya dengan asal.


"Kita ngapain ya hari ini"Kata Jesika.


"Gimana kalo kita pergi ke supermarket. kita beli cemilan gitu. nan trus nanti pulang kita nonton film horor kayaknya seru."Usul Gia.


"Setuju"


"Ngga"


"Loh ko Lo ngga sih"Kata Siska ke Jesika.


"Gue takut film horor"Kata Jesika.


"Udah waktu komentar sudah di tutup tidak menerima pembantahan lagi"Kata Gia dengan menirukan logat bicara orang bicara di tempat pengumuman mall.

__ADS_1


Meraka mandi secara bergantian. setelah mereka sudah rapi. mereka berjalan ke bawah.


"Tumben rumah sepi nyokap Lo kemana gi?dan si anak laknat ke mana?"tanya Siska.


"Nyokap katanya ada arisan keluar kalo si anak kecebong belum pulang sekolah dia katanya kerja kelompok dulu"Kata Gia sambil berjalan menuju mobilnya.


Kedua temannya hanya mengangguk. dan mengikuti Gia masuk ke dalam mobil.


"Mang ucup kalo Mama udah pulang bilangin kita ke supermarket"Teriak Gia ke mang Ucup sambil membuka gerbang.


"siapp neng"Kata Mang Ucup sambil hormat.


...🦎🦎🦎🦎🦎🦎🦎...


Sesampainya di supermarket mereka bertiga mendorong troli sambil menggambil cemilan yang mereka suka. setelah sudah mendapatkan cemilan semua yang mereka suka. mereka langsung membayarnya ke kasir.


Saat mau keluar dari supermarket. Gia menyadari kalo dompetnya tidak ada pasti ketinggalan di kasir tadi.


"Lo pada duluan aja ke mobil gue. dompet gue ketinggalan di kasir gue mau ambil dulu."Kata Gia.


"Ogheyy Jan lama lama"Kata mereka berdua sambil berjalan ke arah mobil Gia.


Gia masuk ke dalam supermarket lagi dan melihat dompet nya di tempat kasir. saat Gia berbalik tubuhnya langsung bertabrakan dengan dada seseorang mumbuat muka Gia bertabrakan denga. dada itu.


"Eh maaf saya ga liat jalan. kalo gitu saya permisi"Kata Gia sambil berjalan.


Namun saat Gia ingin melangkah kakinya. tangan Gia ada yang menari dari belakang .Gia melihat sosok itu. itu ternyata Adka Gia yang tadinya memberontak berusaha melepaskan genggaman tangan dari Adka namun genggaman Adka lebih kuat dari Gia. Adka membawa Gia ke tempat yang agak sepi.


"Apa apaan sih lo lepasin"Kata Gia sambil berusaha melepaskan genggaman Adka.


"Gue mau minta maaf atas kejadian tadi siang di kantin. gue minta maaf kalo kata kata gue sakitin hati lo"Kata Adka menatap Gia serius.


"Iya lupain aja soal tadi siang"Kata Gia cuek.


"Gue permisi kalo gitu"Kata Gia sambil berjalan meninggalkan Adka.


Gia langsung masuk ke dalam mobilnya yang melihat kedua temannya menatap Gia kesal.


"Dari mana sih lo, lama bener untung kita nunggu ga akaran"Kata Siska kesal.


"Ututu maafin gue tadi ke toilet dulu"Kata Gia ke kedua temannya.


Mobil Gia meninggalkan area pemarkiran supermarket. Gia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2