Si Pembuat Ulah Jatuh Cinta

Si Pembuat Ulah Jatuh Cinta
Part 35


__ADS_3

Waktu yang di tunggu tunggu pun tiba. Johan yang beberapa tahun ini menunggu dengan sabar dimana hari esok akan melamar Cia, Rencananya besok pagi Johan akan mengadakan lamarannya di Gedung xxx yang akan di hadiri oleh keluarga mereka saja.


Dan Johan rencananya setelah wisuda yang diselenggarakan dua mingguan lagi, dirinya setelah wisuda yang jaraknya satu bulan Johan akan menikah dengan Cia.


Johan sudah tidak sabar untuk menghalalkan pujaan hatinya. dan sebaliknya dengan Cia juga sudah siap untuk berumah tangga. mereka berdua juga mencegah hal hal yang tidak tidak.


Namun beda lagi dengan Gia. Adka selalu mengajak Gia untuk ke hubungan yang lebih serius lagi yaitu ke hubungan pernikahan. tapi, ya begitu lah Gia masih sama. dia belum siap dengan alasan ingin bekerja terlebih dahulu.


Adka sempat kecewa tetapi cintanya yang terlalu besar Adka selalu sabar menunggu Gia siap, karena pernikahan adalah hal yang sakral tidak main-main.


Ronald juga sekarang sudah lebih mengikhlaskan Gia. setelah kejadian itu dirinya beberapa bulan lalu sudah mempunyai kekasih. sementara Adam juga sudah melupakan Cia.


Adam sempat terus mendekati Cia karena dirinya tidak terlalu percaya dengan ucapan Johan kalau Cia adalah calon tunangannya. tetapi semua itu sia sia dan akhirnya Adam mundur.


Namun tidak berselang lama dirinya di dekatkan oleh kedua orang tuanya dengan anak sahabat abinya Adam. karena keduanya merasa cocok Adam tunangan dengan anak sahabat abinya beberapa bulan lalu.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


Gia sedang melamun di balkon kamarnya sambil menatap bintang di langit. seketika lamunannya buyar saat ada sebuah tangan melingkar di perutnya.


"Astagfirullah. ish kamu yang ngagetin tau"Kata Gia menyikut perut Adka kesal.


"Aduh yang sakit maafin deh. salah sendiri ngelamun gimana kalo kamu kerasukan coba?"Kata Adka sambil menyimpan dagunya di bahu Gia.


"Kamu doain aku kesurupan"Kata Gia sambil melotot.


"Huh salah lagi deh"Kata Adka sambil terus memeluk Gia dengan era.


"Emang kamu selalu salah. udah ah lepasin sana jauh jauh kamu"Kata Gia sambil berusaha melepaskan pelukan tetapi Adka semakin memeluknya dengan erat.


"Biarkan dulu seperti ini"Kata Adka memeluk sambil memejamkan matanya menghirup aroma tubuh dan rambut Gia yang harum.


Beberapa menit hening Gia tidak lagi protes. dirinya juga merasa nyaman di dalam posisi itu.


"Yang kamu sebenarnya kenapa sih? ko tumben manja banget?"Tanya Gia sambil menyandarkan kepalanya.


"Aku ga papa ko. Emangnya ga boleh manja sama pacar sendiri?"Kata Adka masih dengan memejamkan matanya.


"Boleh sih. terus kamu ngapain ke rumah aku malem malem gini?"Tanya Gia


"Tadi habis pulang meeting kebetulan pulangnya se arah sama rumah kamu jadi aku mampir dulu deh"Jelas Adka.


"Ohh begono"Kata Gia beria oh.


"Yangg"Kata Adka


"Iyap ada apa?"Kata Gia masih menyandarkan kepalanya sambil memejamkan matanya merasakan angin malam.


"Kamu beneran ga mau nyusul Cia dan Johan untuk tunangan besok?"Kata Adka dengan manja.


"Aku maunya langsung nikah ga mau tunangan tunangan dulu ribet yang"Kata Gia.


"Yaudah ayo kita nikah. aku udah ga tahan yang"Kata Adam dengan suara manja.

__ADS_1


"Aku belum siap yang. emangnya kamu ga tahan apa?"Kata Gia keheranan.


"Pengen bikin debay"Bisik Adka membuat Gia yang terpejam langsung melompat sempurna.


"Ih kamu mesum Mulu pikirannya"Kata Gia sambil membalikkan badannya langsung mencubit gemas perut Adka.


"Aduh yang sakit. kamu itu belum aja kita nikah udah KDRT gimana kalo udah nikah nanti. aku cari calo lain aja kali ya yang anggun"Kata Adka menggoda Gia.


"Awas kalo berani aku patahin tangan sama kaki kamu"Ancam Gia sambil menyipitkan matanya.


"Buset deh yang ngeri amat"Kata Adka bergidik ngeri.


"Makanya jangan berani berani sama aku"Kata Gia.


"Tapi ada syaratnya kalo kamu ga mau nikah sekarang sekarang"Kata Adka senyum penuh arti.


"Apa?"Kata Gia penuh selidik.


"Kamu harus kerja di perusahaan aku. dan kamu harus jadi sekertaris aku agar kamu selalu di dekat aku. aku ga tau penolakan"Kata Adka sambil menyelipkan rambut Gia di telinga.


"Huh iya deh iya aku mau."Kata Gia malas


"Nah Gitu dong makin sayang kan sama mba pacar"Kata Adka mengusap rambut Gia sayang.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


Cia sedang merebahkan tubuhnya di kasur size. sudah membolak balikkan dan berganti ganti gaya tidur nya tetapi Cia belum bisa tidur juga. pikirannya terus terbayang bayang kejadian tadi siang.


Cia ingin menghubungi Johan untuk menanyakan nya tetapi niatnya diurungkan saat yang mengangkat panggilan telpon adalah seorang wanita.


Cia bingung harus gimana. dirinya harus melanjutkan pertunangannya sama Johan besok pagi? atau harus membatalkannya.


"Cia kamu harus berfikir positif dulu. ga mungkin ka Johan khianati kamu. kamu harus yakin pasti ka Johan ada alasannya"Kata Cia menenangkan diri.


"Huh. berfikir positif okeh. besok kamu tanya langsung sama ka Johan biar ga salah paham"Lanjut Cia dengan sendu.


Cia yang sudah lelah dengan pikirannya yang tidak tidak tentang calon tunangannya.Dirinya merebahkan tubuhnya mencari tempat ternyaman. dan benar saja tidak berselang lama Cia sudah masuk ke alam mimpi.


...🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️🕊️...


Johan terbangun dengan suara air dari arah kamar mandi. dirinya menetralkan penglihatan. Johan melihat ke jam tangganya ternyata sudah jam set lima pagi. Johan baru ingat kalo dirinya pasti ketiduran. matanya tertuju ke area pintu kamar mandi saat seorang wanita baru keluar dari dalam.


"Kamu udah bangun ka?"Tanya wanita itu.


"Hem"Kata Johan mengumpulkan nyawanya.


"Oh ya ka kemarin malem saat Kakak lagi tidur ponsel kakak bunyi. terus aku keganggu dengan bunyinya jadi aku angkat deh"Jelas wanita itu.


"Siapa emangnya?"Tanya Johan mengernyitkan dahinya.


"Namanya em Cucian gitu aku lupa"Kata Wanita itu.


"Cia?"Tanya Johan langsung di angguki oleh Wanita itu.

__ADS_1


Alamak ribet ini pasti Cia bakalan salah paham kalo yang jawab telponnya Wanita. ah aku harus telpon balik Cia sebelum Cia mikir yang enggak enggak, aduh lupa lagi nanti pagi kan gue mau lamaran. gimana ceritanya gue bisa lupa. gue harus buru buru pulang.


Johan langsung menyambar kunci mobil yang berada di atas meja. keluar dari ruangan rumah sakit tempat inap wanita itu dengan buru buru saat dirinya baru ingat. pagi harinya adalah hari lamarannya. sementara wanita itu hanya menatap kepergian Johan dengan tatapan aneh.


Johan menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumahnya. setelah sampai Johan langsung naik ke kamar dengan berlari kecil.


Johan langsung masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan badannya sambil mengambil air wudhu. tidak berselang lama dirinya sudah rapi dengan peci di kepala siap untuk menunaikan ibadah sholat subuh.


Setelah selesai sholat Johan mendudukkan dirinya di bibir tempat tidur. dirinya mengambil ponsel yang berada di atas naskah. Johan langsung menghubungi nomor Cia, tetapi sudah tiga kali mencoba menghubungi tidak ada jawaban. namun ke empat kalinya Cia menggangkat telponnya. membuat Johan bernafas lega.


Sementara Cia yang baru beres menunaikan ibadah solat subuh saat sedang membuka mukenanya ponselnya bunyi sedari tadi. Cia menggambil ponsel melihat siapa yang menghubungi pagi pagi. ternyata Johan pria yang dia tunggu tunggu sedari malam.


"Iya ka Johan?"Tanya Cia.


"Maaf ya kemarin malem aku ketiduran jadi ga bisa angkat telpon dari kamu"Johan.


"Iya gapapa ko ka. aku tau kamu pasti cape habis pulang kerja"Kata Cia.


"Iya sekali lagi aku minta maaf ya. dan untuk semalam yang jawab telpon dari kamu itu wanita yang aku bantuin kemarin malem. wanita itu pingsan jadi aku bawa ke rumah sakit deh aku ga tega disana sepi masa aku tinggalin di sana sendirian. dan aku semalem ketiduran kebetulan deh dia yang angkat. kamu jangan salah paham ya. kamu percaya kan sama aku?"Johan


"Iya aku percaya ko. yaudah kalo gitu aku matiin dulu ya ka sampai ketemu nanti"Kata Cia.


"Yaudah deh papay calon istri. jangan lupa dandan yang cantik ya nanti"Johan.


"Iya siap ka. assalamualaikum"Kata Cia.


"Waalaikusalam calon istri"Johan.


Flashback on


Setelah selesai meeting bersama Adka di restoran xxx. Adka pulang duluan dengan alasan ingin mampir dulu ke rumah Gia. Johan dengan terpaksa harus pulang naik taksi.


Namun di tengah perjalanan dirinya melihat seorang wanita sedang di kejar kejar dua pria. Johan turun dari taksi dan menghampiri wanita itu seperti akan di perkosa oleh preman.


Johan sempat berkelahi dengan kedua preman itu. tetapi itu tidak seberapa untuk Johan tidak lama kedua preman itu langsung tersungkur di tanah. Johan yang melihat keadaan wanita itu bergetar hebat dirinya membantu wanita itu berjalan ke kursi taman terdekat.


"Kau sebenarnya habis dari mana dan mau kemana?"Tanya Johan.


"A-aku baru di usir sama bibi dan paman. aku ga tau mau kemana tadi di tengah perjalanan aku ketemu sama preman itu mereka ma-mau.."Kata Wanita itu bergetar tetapi wanita itu tidak bisa melanjutkan ucapannya lagi dirinya langsung tidak sadarkan diri di pelukan Johan.


"Hey nona anda kenapa?"Kata Johan sambil berusaha membangunkan wanita itu.


Tanpa aba aba Johan menggendong wanita itu ke dalam taksi yang tadi Johan tumpangi yang menunggu di tepi jalan. Johan langsung membawa wanita itu ke rumah sakit terdekat.


Flashback of


Bersambung


Assalamualaikum para pembaca ku tercintahh yang masih pantengin cerita Othor. maaf ya baru bisa Up Othor belum sembuh total Othor nya. ini juga maksain Up karena udah lama ga Up kasian soalnya kalo kalian nungguin lama.


Pokonya pelope sekebon buat kalian jangan lupa like, komen dan vote nya. seneng seneng kalo ada yang kasih hadiah sih hehe...


Salam hangat Othor cantik terparipurna ineh ya gais 😚💖

__ADS_1


__ADS_2