Si Pembuat Ulah Jatuh Cinta

Si Pembuat Ulah Jatuh Cinta
Part 6


__ADS_3

Gia dan yang lainnya berjalan untuk masuk ke kelasnya. Namun di tengah perjalanan Gia memperhatikan kedua temannya karena sedari tadi mereka berdua hanya diam.


"Gue minta maaf tadi gue bentak kalian"Gia menatap kedua sahabatnya dengan sendu.


"Ah lupain kita ngerti ko"Jesika memegang tangan Gia. dan di ikuti oleh Siska. Mereka pun langsung berpelukan seperti teletubis.


"Eh tapi gi,sis,jes apa yang di katain Adka ada benarnya juga"Reno melirik mereka bertiga.


"Kita ga perduli"Bentak mereka barengan.


Namun dari arah kejauhan Kepala sekolah berjalan mendekati Gia dan teman temannya.


"Gia kamu ikut bapa ke kantor, kamu pasti tau apa kesalahan kamu kan?"bapak kepala sekolah menatap Gia.


"Em oke."Singkat Gia langsung berjalan mendahului bapak kepala. Bapak kepala yang melihat tingkah Gia menggelengkan kepalanya.Sementara Siska dan yang lainnya masuk ke kelas.


...----------------...


Bel pulang berbunyi para murid berhamburan keluar kelas. namun semua murid dari kelas 10,11 dan 12 berkekumpul di lapangan karena ada pengumuman dari kepala sekolah.


"Assalamualaikum anak anak"


"Waalaikusalam pa" Ucap semua murid dengan kompak.


"Apa kalian tau kenapa bapa kumpulkan kalian di sini?" Pa Kepala di depan sambil melihat murid murid.


"Ngga lah kan bapak tidak beri tau kita, bapak lagi ngelucu ya"Teriak Gia tanpa rasa takut.


"Diam saya belum selesai ngomong" Bentak Pa Kepala pada Gia.


Lanjutnya "Oke bapak terusin , jadi maksud dan tujuan bapa ngumpulin kalian disini bapak ingin bemberi tahukan kalo besok kita akan melakukan. perkemahan di hutan xxxx."


Saat itu juga semua orang langsung berteriak riang dan suasana menjadi riuh.


"Mohon semuanya tenang, dan satu lagi kita kumpul di sekolah jam 8 pagi. kalo gitu cuman segitu yang saya sampaikan kalian bisa pulang"Ucap bapak kepala sekolah langsung berjalan meninggalkan lapangan.


"Lo akan ikut kan gi"tanya Galuh berjalan mendekati Gia.

__ADS_1


"Ah ya so pasti ya kan gengs, kita ga mungkin ga ikut, kan kalo ga ada kita pasti di sana sepi"Gia sambil tertawa.


"Sepi ga ada yang buat rusuhh aja bangga " Lanjut Galuh dengan tawanya.


"Eh besok gue jemput ya"Galuh melirik Gia


"Ahh dengan senang hati gue mau"Gia dengan wajah berbinar.


"Eh kalian ikut kan?"Tanya Siska ke Reno dan Rian.


"Iya dung pasti itumah ya kan Ri?"Ucap Reno dan di angguki oleh Rian.


"Eh kalian ikut ngga?"Tanya Jesika ke Adka dan Johan.


"Giman nanti aja" Ucap Johan namun Adka hanya diam. Gia langsung menatap tajam Adka dari kejadian tadi membuat Gia semakin benci kepada Adka.


Adka yang menyadari Gia menatapnya Adka mentap balik Gia dengan tatapan dingin.


"Eh ini pasti murid baru di kelas kalian kan, kenal gue Galuh kelas 12" Galuh menyodorkan tangannya ke Johan dan Johan pun menjabat tangan Galuh


"Saya Johan ka" Johan dengan senyum ramahnya.


Saat Galuh menyodorkan tangga nya pada Adka, "Galuh" Adka hanya diam tanpa membalas jabatan tangan Galuh dengan tatapan datar, "Adka." Adka dengan kata dingin. Galuh yang tidak mendapatkan balasan jabat tangan dari Adka langsung menarik tangannya dengan senyum ramahnya.


----------------


Kini mobil Gia sudah memasuki area depan rumah. Gia masuk ke dalam rumahnya. "Assalamualaikum" Teriak Gia mendekati mama nya yang sedang duduk di sofa ruang tamu.


"Waalaikusalam"Rachel sambil menatap tajam Gia.


Gia menyalami Rachel dan langsung duduk di sebelah mamanya.


"Wes slow broo, serem amat tu mata kaya mo bunuh aja" Gia dengan so soan ketakutan.


"Tadi kepala sekolah kamu nelpon mama kamu buat ulah lagii?, Dia bilang ini peringatan pertama kamu kalo kamu lebih dari tiga kali kamu akan di skors oleh sekolah." Rachel dengan tatapan tajam.


"Hehe.. mama itu kan cuman di skors, ngga di keluarin juga, mama tenang aja kan kalo aku di skors bisa liburan beberapa Minggu"Gia dengan tawanya.

__ADS_1


"Gia kamu itu ya!"Rachel geram mendengar jawaban anaknya dengan se enteng itu.


Gia yang tau Bom akan meledak langsung berlari "Ahh emak anabell marahh" Gia dengan cepat kilatnya berlari ke kamarnya.


"Dasar anak biadabb kamu yaa!"Teriak Rachel geram.


------------------------


Di sebuah rumah besar atau bisa di sebut mewah seorang pria baru saja keluar dari kamar mandi, dia langsung duduk di sofa kamar sambil mengotak ngatik ponselnya. Dan pintu kamar kebuka ada seorang pria masuk dan duduk di sofa di sebelah pria tadi


"Woy Adka"Johan sambil duduk di sebelah Adka


"Sejak kapan Lo di situ."Adka dengan terus fokus sama ponselnya.


"Ka Lo lagi ngapain sih gue liatin dari tadi Lo fokus ke ponsel Lo sampe ga nyadar gue masuk."Johan dengan penasaran.


"Ngga gue lagi lihat lihat hutan yang nanti kita kemping."Adka sambil menaruh ponselnya di atas naskah.


"Oh yaudah ayo kita makan malem, bibi udah masak"Ajak Johan dan di angguki oleh Adka,mereka pun keluar kamar menuju meja makan.


Sementara di meja makan keluarga pa Riza, Gia dan keluarganya sedang makan dengan Hidmat.Setelah selesai makan mereka berkumpul di ruang tamu.


"Eh iya ma, pah aku besok sore di sekolah ada kegiatan kemping ke hutan xxx aku mau minta ijin."Ucap Gia Rachel dan Riza.


"Jangan ijinin ma, pah"Rendi menimpali


"Diem Lo bocah ingusan"Gia melirik tajam adiknya.


"Wes slow dong Lo ke gitu kesannya ke ne lampir lagi datang bulan"Rendi dengan cengegesan.


"Ngajak betantem Lo ya"Gia menatap adiknya dengan kesal.


"Udah udah kalian itu kalo ketemu berantem mulu"Ucap Riza menatap keduanya.


"Dan untuk kamu kita ijinin tapi jangan buat ulah"Riza menatap Gia.


"Em aku usahain dehh, em kalo gitu ma, yah aku nain ke atas dulu ya aku mau Peking perlengkapan aku besok untuk kemping.Good night semuanya."Gia sambil berjalan menuju kamarnya.

__ADS_1


"Good night to"Ucap mereka serempak.


Bersambung


__ADS_2