Siapa Aku Sebenarnya?

Siapa Aku Sebenarnya?
Makan Malam Bersama


__ADS_3

Reno adalah cowok baik hati dan memiliki paras yang cukup tampan,namun sayangnya dia dan Bella tidak ditakdirkan untuk hidup bersama. Dia harus merelakan si gadis memilih pujaan hatinya sendiri,dan itu adalah David.



"Untuk apa David datang ke sini?" tanya Ririn, sekertarisnya di kantor.



"Dia mau tahu perasaan aku yang sebenarnya terhadap Bella," Reno menjawab jujur.



"Lalu,kamu mengungkap semuanya?" tanya Ririn dengan mata membeliak lebar.



"Ya." Reno menjawab santai.



Ririn menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya kasar, "Apa David tidak marah setelah mengetahui semuanya Ren?"


"Dia bisa memakluminya Rin,aku mencintai Bella jauh sebelum David mencintainya. Dan rasa cinta itu masih tetap sama sampai sekarang,tapi apapun ceritanya aku sedang belajar untuk melupakan Bella. Aku tahu,sebentar lagi Bella juga akan menjadi istrinya David,dan aku tidak mungkin terus menyimpan rasa ini." Ujar Reno panjang lebar.


"Bella tahu enggak kalau kamu diam-diam menyimpan rasa untuk dia?" Ririn semakin penasaran.


"Tidak!"


Mendengar jawaban dari Reno,Ririn menghela nafas lega. Reno menyadarinya dan dia merasa aneh.


"Ada apa sama Ririn? Kenapa dia terlihat senang saat aku bilang kalau Bella tidak mengetahui tentang perasaan aku?" dia bertanya-tanya dalam hati.


"Malam ini kamu sibuk nggak?" tanya Ririn lagi,wajahnya tampak berseri-seri. Dia sebenarnya juga sangat menyukai Reno,pria tampan penuh perhatian dan baik hati,hanya saja Ririn tidak berani mengatakannya,sebab dia tahu kalau Reno hanya mencintai Bella seorang.



Karyawan di kantor juga banyak yang mengaguminya,jadi Ririn merasa kalau ingin meraih cinta Reno,dia harus bisa meluluhkan hati cowok itu dulu. Selama setahun ini,dia terus berusaha mendekati Reno,dia juga rela menjadi pendengar yang baik untuk cowok pujaannya itu.


Meski sebenarnya dia tidak pernah suka tiap kali Reno menceritakan tentang Bella padanya,tapi dia tetap bersikap seolah ikut merasakan kesedihan Reno. Hanya dengan cara itu saja yang bisa membuat dia dan lelaki pujaannya selalu dekat.


"Kamu sibuk enggak,Reno?" Ririn mengulang sekali lagi pertanyaannya yang tidak di jawab Reno.



"I-iya... Aku bisa kok,aku enggak sibuk." Reno gelagapan menjawabnya. "Memangnya kamu mau kemana?" tanya cowok itu.



"Kita dinner yuk!" ajak Ririn.



"Nanti malam?" Reno memastikan.


__ADS_1


"Ya iyalah nanti malam masa tahun depan." Ucap Ririn sambil memonyongkan bibirnya.



Pertanyaan Reno membuat dia jadi bad mood.


"Ya sudah,berarti entar malem habis maghrib aku jemput kamu,ya?"


"Oke,aku tunggu!" Ririn sangat senang.



Sudah setahun dia menjadi sekertarisnya Reno,tapi dia tidak pernah makan malam bersama cowok itu,dan malam ini adalah malam pertama mereka akan jalan bersama,Ririn berharap rencananya berjalan lancar kali ini.



\*\*\*\*



"Bagaimana kehidupan kamu di sana sayang?" tanya seorang wanita,saat ini Reno sedang melakukan video call bersama sang mama.


"Reno baik-baik aja,ma" jawab Reno berusaha tersenyum.


"Oh iya sayang,kapan ni mama di kenalin sama wanita pujaan kamu itu,masa kamu cuma bagi cerita doang sama mama,tapi orangnya enggak pernah di kenalin," keluh mamanya dengan wajah cemberut. Reno memang sangat akrab dengan mamanya,karena sejak kecil dia sudah di tinggal pergi oleh sang papa,papanya sudah meninggal sejak dia berumur 3 tahun.



Mamanya sampai sekarang masih betah menyendiri,tidak ingin menikah lagi. Bu Fanya bilang,papanya Reno adalah lelaki pertama dan terakhir yang menikah dengannya,dan beliau tidak mau menikah dengan lelaki lain.



"Kamu tidak sedang berbohong sama mama,kan?" bu Fanya tahu persis kalau saat ini Reno sedang menyembunyikan sesuatu darinya.


"Enggak kok!" jawab Reno.


"Yakin?"


"Memang kenyataannya begitu ma,aku tidak sedang menyembunyikan sesuatu kok dari mama," ucap Reno lagi,berusaha untuk membuat ibunya percaya.


"Nah kan,ketahuan...!" seru bu Fanya. Reno terkejut,hampir aja ponselnya jatuh. Suara bu Fanya cukup membuat hati dag dig dug.


"Ah,mama bikin aku kaget,"


"Benar kan kalau kamu memang nyembunyiin sesuatu dari mama,kamu sendiri loh tadi yang bilang. Padahal kan mama cuma nanya sama kamu,apa kamu sedang berbohong? Eh,kamu malah jawab kalau kamu tidak menyembunyikan sesuatu dari mama,itu artinya kamu memang nyembunyiin sesuatu dari mama. Hayo ngaku,apa yang kamu sembunyiin dari mama?"


GLEK!



Reno kemakan omongannya sendiri,sial benar nasibnya. Sedikit saja dia salah bicara sama bu Fanya,maka seperti inilah kejadiannya. Mamanya itu sangat teliti dalam menyimak pembicaraan orang.



"Ma,udah dulu ya! Nanti Reno call lagi."

__ADS_1



KLIK!



Reno langsung mematikan ponselnya,dia memutuskan pembicaraan dengan mamanya begitu saja.



Reno tidak sanggup menjawab pertanyaan-pertanyaan konyol dari mamanya itu,dan lagian dia juga enggak mungkin mengatakan ke mamanya kalau Bella akan segera menikah dengan David.



"Buset deh ah,aku hampir lupa lagi buat jemput Ririn," teringat janjinya dengan Ririn,Reno langsung bangun dan bersiap-siap untuk pergi menjemput gadis itu,karena malam ini mereka akan makan malam bersama.



\*\*\*\*



Semua berjalan tidak sesuai dengan apa yang Ririn bayangkan,dia sengaja mengajak Reno ke restoran biasa-biasa aja,supaya dia bisa menghabiskan waktu dengan tenang bersama pujaannya. Eh enggak tahunya mereka malah bertemu sama David dan Bella yang saat itu sedang makan,dan alhasil mereka di ajak untuk bergabung bersama mereka.



Mereka masih menikmati makanannya,David dan Bella terlihat fokus sama hidangan lezat di depan mereka. Sedangkan Ririn terus memperhatikan gerak-gerik Reno yang mencuri-curi pandang ke arah Bella.



Dia di bakar api cemburu. "Kenapa sih aku harus ketemu sama Bella dan David di tempat ini,rasanya dunia benar-benar sempit." Ririn membatin.



Setelah makan mereka ngobrol dengan akrab,Reno juga tidak lupa memperkenalkan Ririn.



Bella tersenyum senang saat tahu kalau Ririn adalah sekertarisnya Reno,dia jadi teringat sesuatu.



Reno pernah mengatakan padanya,kalau dia sudah membangun sebuah rumah untuk calon istrinya,dan dia berkesimpulan jika Ririn adalah wanita yang Reno maksud,wanita yang sudah berhasil mencuri hatinya.



"Apa dia wanita yang kamu maksud?" tanya Bella,pertanyaan itu membuat David dan Ririn reflek menatapnya dengan tatapan mata penuh tanda tanya.



"Apa maksud pertanyaan kamu itu Bella?" David langsung bertanya. Reno sendiri sudah tahu apa maksud Bella,jadi dia segera menjawab sebelum semuanya menjadi lebih panjang. "Bukan,bukan dia"



"Apa Reno menceritakan tentang aku sama kamu,Bell?" tanya Ririn menyelidik,dia ingin tahu siapa wanita yang di maksud Reno,dan apa yang sudah dia ceritakan sama Bella.

__ADS_1


__ADS_2