
"Guru beladiri? Apa dia seorang yang mengajar beladiri? pantas saja seranganku dapat di tahan olehnya, dan lagi serangannya sangat kuat, bahkan tubuhku terasa masih pegal" Hendra merasakan ada sedikit efek saat penyembuhan selesai, dia merasakan rasa pegal pada bagian-bagian tertentu.
"Aku akan memberikan kesempatan kepadamu, pergi dari sini atau akan menyeretmu pergi, ayahku sudah mengatakan bahwa jangan ada keributan, tapi jika kamu memaksa aku akan melanggar perintah itu" Dia Bernama Chen Gu, seorang yang sudah berlatih beladiri sejak dia diangkat menjadi anak angkat oleh Chen Bai.
sebelumnya Chen Gu bukanlah nama dia yang di berikan oleh orang tuanya, dia mengganti namanya setelah bergabung ke keluarga Chen.
Chen Bai mengangkat Chen Gu karena dia melihat dirinya yang saat kecil senasib dengannya, Chen Bai adalah seorang remaja yang berjuang sendiri untuk mengubah ekonomi keluarganya, begitu beruntungnya dia dapat sukses di bidang tersebut membuat keluarganya yang sebelumnya sangat miskin,tetapi berkat dirinya nama keluarganya telah menjadi nomor 3 di Negara H, tepat saat dirinya sukses, entah kenapa ibunya bersama dengan ayahnya mati karena tertabrak kereta, dan hanya meninggalkan sebuah Jam tangan, tetapi ketika dia sedang bekerja entah siapa yang mencurinya jam tangan tersebut hilang entah kemana.
"Pergi? Aku tidak akan pergi, walaupun nyawaku taruhannya" hendra menatap tajam Chen Gu, dirinya tidak membenci Chen Gu, tetapi sangat disayangkan Chen Gu yang sangat berpotensi itu hanya menjadi penjaga pikir hendra.
"Tekadmu cukup kuat, bagaimana jika aku mengangkat kamu sebagai murid ku? Aku akan mengajarkan semua kemampuan yang aku punya" Chen Gu menawarkan keuntungan kepada hendra karena memiliki keberanian seorang pria sejati, beberapa tahun dia mencari seorang murid tetapi dirinya tidak pernah menemukannya, karena dia mencari seorang dengan tekad dan keberanian yang kuat dan juga tubuh yang kuat seperti hendra, tetapi sayangnya hendra menolak tawaran itu, menurutnya itu akan menghabiskan waktunya, selagi ada sistem dia akan menolak tawaran siapapun yang merekrutnya sebagai murid.
"untuk apa aku menjadi muridmu? Aku tidak menginginkannya, bahkan jika kamu adalah seorang master beladiri sekalipun" Hendra berbicara dengan angkuh.
"Beraninya kamu...." Chen Gu akan melayangkan pukulan ke wajah hendra tetapi Chen Yu datang dan menghentikannya.
"Berhenti Chen Gu, apa yang kamu lakukan, kenapa seperti itu kepada tamu? Apa kamu seorang bajingan" Chen Yu memaki Chen Gu yang akan menyerang Hendra, sebelumnya dia seperti mengenal Pria yang berada di hadapan Chen Gu tetapi ketika dia mendekat ternyata itu Hendra, pria yang memiliki banyak wanita pikirnya.
"kak, dia pengemis yang akan merusak pesta papah, apa kakak akan membiarkannya masuk begitu saja?" Chen Gu segera membela dirinya, dia tidak takut kepada Chen Yu tetapi dia menghormati kakaknya tersebut.
__ADS_1
"Dia temanku, kenapa kamu menghentikannya, biarkan dia masuk dan segera minta maaf kepadanya" Chen Yu menyuruh Chen Gu untuk meminta maaf kepada Hendra, tentu saja dia bimbang karena sudah kesal karena telah di tolak oleh hendra yang ingin dia rekrut sebagai murid pribadinya.
"Bajingan, awas saja kamu, jika kita bertemu lagi aku akan memberimu pelajaran, walaupun kamu adalah teman kakaku" Batin Chen Gu menggerutu
"Hei, apa yang kamu lakukan, kenapa hanya doam dan melihatnya seperti membencinya, cepat minta maaf jika tidak aku akan memberitahukan kepada papah dan mamah apa yang kamu lakukan kepada tamu bahkan dia adalah temanku" Chen Yu tidak enak dengan Hendra, bahkan beberapa tamu di sana sedang berbincang dengan apa yang mereka lakukan.
"Bukankah itu putri bangsawan Chen Bai? Chen Yu? Kenapa sepertinya dia sedang ribut dengan seseorang?"
"Seseorang bagaimana, lihatlah yang di depannya itu adalah putra angkat wali kota Bai, apa kamu tidak pernah melihatnya? dia memiliki wajah tampan dan badan yang gagah, dan lagi siapa laki-laki yang di sebelahnya? dia memakai pakaian yang murah tetapi aku terpana dengan wajah tampannya, bahkan badannya sepertinya tidak kalah dengan Chen Gu"
"Kamu benar, kenapa aku tidak pernah melihatnya sebelumnya?"
"Aku sudah bilang bahwa pakaiannya sangat tidak pantas, bagaiamana jika dia memakai jas dan kemeja putih? bahkan aku membayangkannya saja itu pasti sangat tampan bagaikan pangeran yang berada di dongeng"
"Sepertinya dia tidak akan mau, lihat lah kedua wanita yang berada di dekatnya, memakai gaun yang indah dan bahkan itu adalah gaun yang kita ingin kan sebelumnya bukan? Aku sangat iri kepadanya yang memiliki banyak uang untuk dirinya sendiri"
semua orang yang melihat keributan tersebut membicarakan mereka.
"Ma....maafkan Aku karena sudah salah menilaimu" Chen Gu membungkuk dengan rasa canggung.
__ADS_1
"Sial, bahkan aku tidak pernah membungkukkan kepalaku kepada seorang yang mengalahkanku, tapi hari ini adalah keberuntungan pria itu" Chen Gu sangat kesal saat ini, bahkan hatinya hampir meledak karena rasa kesal yang membuatnya marah, tetapi dia tidak akan mengulurkan semua rasa amarah itu saat ini, mungkin dia akan mencari sebuah hutan dan memukul satu persatu pohon yang berada di sana sampai tumbang.
"Tidak apa-apa, kamu harus lebih hati-hati saat melihat seorang dari penampilannya, bisa saja dia adalah pria yang akan menjadi penguasa di masa depan dan bisa saja pria tersebut adalah orang yang berkuasa yang tidak ingin menunjukkan jati dirinya"
"berani-beraninya dia menasihati aku? apakah dia tidak menginginkan hidupnya kembali, cih aku tidak akan mendengarkan ucapanmu, mari kita lihat apakah kamu dapat menjadi seorang penguasa yang kamu katakan tadi?"
"Ayo masuk Hendra, pestanya akan dimulai sekarang" Chen Yu Mempersilakan hendra untuk masuk kemudian melirik kedua wanita di sebelah hendra yang tak lain Alisa dan Ana.
"Apa mereka adalah wanita yang kamu bicarakan sebelumnya?" Tanya Chen Yu sambil berjalan dengan langkah pertama
"Iya, mereka adalah wanitaku" Hendra membuntuti Chen Yu dari belakang.
"Oh, mereka sangat cantik" Chen Yu memuji keduanya.
"Terima kasih, kamu juga cantik" Alisa berterima kasih atas pujian dari Chen Yu.
sedangkan Ana hanya menundukkan kepalanya, dia tidak suka dengan keramaian.
"Apa kamu menemukan pria yang kamu cari?" Hendra bertanya untuk mencarikan suasana yang canggung.
__ADS_1
"Bukankah itu adalah Hendra? apa kamu mengenal ketiga wanita di sebelahnya? Kenapa mereka sangat cantik cantik" Yadi yang seekor playboy melihat kemolekan tubuh ketiganya hormon dirinya naik, dia bertanya kepada Ririn yang berada di sebelahnya.
"Aku tidak mengetahuinya, tapi yang memakai gaun ungu itu sepertinya anak pertama dari bangsawan Bai"