
Hendra yang tak jauh beberapa meter dari pria itu bertanya, tak mendapat jawaban darinya Hendra merasakan jika aura yang jahat tersebut berada di belakang pria terebut, Segera Hendra meninggalkan,nya dan menggunakan Teknik run as fast as lighting, Pria sebelumnya yang akan pergi karena Mengira Hendra akan pergi ke arahnya dia tidak melihat ke arah mana Hendra pergi.
"Bruk" Hendra memukul Punggung Pria yang menutup matanya dengan kain hitam sangat keras membuatnya terpental jauh beberapa meter sampai membuat Pohon tumbang.
"Uhuk....." Pria dengan penutup wajah itu tersenyum ke arah Hendra, dia sempat terkejut karena tiba-tiba hendra berada di sana.
Tak menyia-nyiakan waktu, Hendra menyerang kembali pria itu dengan sepenuh tenaganya tetapi tidak menggunakan Teknik run as fast as lightning.
Tak seperti sebelumnya, Pria Penutup wajah itu mengetahui keberadaan Hendra dan tahu ke arah mana Hendra akan menyerangnya, Dengan cepat Pria itu menangkis Serangan Hendra dan menyerang kembali Hendra.
"Buk,Bruk" Hendra Terpental ke sebuah batu besar dan membuat Bebatuan itu sedikit memiliki retakan.
Di atas Atap Rumah, Pria sebelumnya melihat Hendra yang sedang bertarung dengan Pria yang menutup matanya menggunakan Kain Hitam dia tahu jika itu adalah musuhnya dan juga gurunya.
__ADS_1
Segera Dia Datang ke arah Hendra.
Hendra yang tak meraskan aura jahat pada Pria yang sebelumnya berada di atas Atap itu dia tidak mencurigainya, ya pria tersebut adalah Jonggun yang masih menyelidiki kasus adik seperguruannya.
"Uhuk..." Pria Penutup mata itu memuntahkan darah, dia sangat terkejut lantaran tak ada satupun ranting pohon yang menyerangnya tetapi dia merasa kan sakit dan memuntahkan seteguk darah.
"Senjata apa yang kamu gunakan Jonggun sialan" Pria itu memaki Jonggun yang baru saja turun ke pertempuran walaupun hanya merasakan aura darinya.
"Dasar Tak tahu diri" Kembali Jonggun memaki pria itu lantaran dirinya tidak menyerangnya tetapi Di maki begitu saja.
Hendra Mengangguk, dia tahu jika kemampuannya tidak cukup untuk melawan Pria Penutup mata itu.
"Heh, Majulah kalian semua, aku tak akan tumbang walaupun kalian bertarung bersama" Pria Penutup mata itu sedikit sombong dan merenggangkan tubuhnya
__ADS_1
"Aku yang akan menyerang lebih dulu" Jonggun menggunakan teknik miliknya, Segera beberapa bayangan menyelimuti Pria tersebut.
"Trik kecil" Ucapnya Kemudian menyerang Salah satu bayangan Jonggun dengan tepat sasaran.
"Buk" Jonggun terpental dan semua bayangan yang sebelumnya hilang sepenuhnya.
Hendra melihat itu segera dia mencoba Pedang Gorui miliknya yang sebelumnya dia beli dari toko sistem, tetapi pedang itu sangat besar membuatnya tidak stabil mengendalikannya.
Walaupun dia tidak pandai dalam menggunakan pedang dia menyerang secara penuh ke arah pria itu.
"Hahaha, apa ini, apa kamu bercanda? Cara mengendalikan pedangmu sungguh buruk, dan lagi sangat lambat....." Sebelum Pria tersebut memegang pedang yang Hendra ayunkan, tiba-tiba dirinya mendapatkan serangan dari Cursed Armor yang hendra beli.
"A-apa ini, ini sungguh membuatku tersiksa..... arghhh" Pria itu merasakan sakit pada tubuhnya dan berlutut, tetapi Pedang Hendra melenceng dan mengenai tubuh Pria tersebut membuatnya terbelah dua.
__ADS_1
"Mustahil, dia bisa mengalahkan Pria misterius itu dalam beberapa trik?" Jonggun di buat takjub dengan Hendra yang memegang Pedang yang besar itu