SISTEM KEKAYAAN AND HAREM 1

SISTEM KEKAYAAN AND HAREM 1
90


__ADS_3

bella tidak dapat melakukan apapun dan melihat adiknya yang terlihat sedih "Baiklah, aku tidak akan melarangmu menikah dengan siapapun termasuk Hendra, tetapi kamu harus ingat jika ada masalah dalam keluarga segera selesaikan dengan damai"


"Baik kak" Lidya berbalik dan meninggalkan kakaknya dengan tangan kiri memegang pergelangan tangannya.


Bella yang melihat Lidya berjalan seperti itu dia berlari dan menghentikan Lidya "Biar aku lihat" Bella menarik tangan Lidya dengan perlahan.


"A-apakah aku begitu keras?" Bella sangat terkejut saat melihat tangan Lidya yang biru "Maafkan aku, Lidya"


"Tidak apa-apa, ini hanya masalah kecil" Lidya tersenyum membalas maaf dari kakaknya.


Bella sedikit merasa aneh kepada adiknya itu, tak biasanya dia memaafkan,nya karena ini cukup serius.


"Kakak akan mengambil kotak P3K dulu, kamu tunggu di sini" Ucap Bella yang akan pergi, tetapi tangannya di pegang oleh Lidya.


"Tidak perlu, aku akan menikah sekarang juga, bisakah kakak juga ikut?," Lidya mengehtikan kakaknya yang akan pergi.


"Baiklah" Bella tidak bisa tidak ikut dengan apa yang ingin dia lihat ketika adiknya menikah.

__ADS_1


"Kalau begitu ayo kita masuk" Lidya berbalik dan berjalan Masuk dengan kakaknya.


Setelah berada di dalam dia melihat 5 wanita yang memakai Gaun, dia melihat ke arah Lidya.


"Itu...... He-Hendra akan menikah dengan mereka juga" Lidya memberitahu kakaknya dan Menundukan kepalanya.


"A-Apa? kenapa dia bisa menikah dengan wanita sebanyak ini?" Bella Heran dengan apa yang terjadi, pasalnya pria paling banyak hanya menikah 1-2 seumur hidupnya.


Lidya tidak menjawab pertanyaan Bella, dia tidak bisa melakukan apapun dan hanya diam.


Hendra sudah selesai memberihkan tubuhnya, dia keluar dengan handuk yang terikat erat pada tubuh bagian bawahnya.


Tak ada satupun yang merespon dirinya, akhirnya dia hanya berjalan ke kamar dengan canggung.


"Huft, kenapa tatapan Bella dan orang tua Layla seperti ingin membunuhku" Hendra memperhatikan tatapan orang yang menatapnya sebelumnya.


Setelah memakai pakaian yang rapih, Hendra keluar dengan sebuah Kemeja berwarna putih di lapisi dengan Jas Hitam.

__ADS_1


"Kita berangkat sekarang?" Tanya Hendra


Semua wanita Hendra menganggukkan kepalanya, kecuali ibu Layla dan Bella.


Setelah itu Semuanya berangkat, Hendra menggunakan mobilnya dengan Lidya,Liona,dan Layla. Alisa menggunakan mobil miliknya dengan Ana dan juga Layla, sedangkan Bella bersama ibu Amelia dan Ibu Layla.


Sebelumnya Bella menyuruh Lidya agar duduk bersamanya, tetapi Lidya tidak mau karena pasti mendapat beberapa omelan karena tak memberi tahukan jika Hendra memiliki banyak wanita.


Sedangkan Ibu Layla tidak membantah keinginan anaknya, dia tidak bisa mengatur keinginan anaknya dan jika layla tidak ingin dia tidak akan memaksa untuk menikahkan anaknya walaupun sampai tua.


Setelah sampai di Kantor pusat pernikahan (dah gitu aja dah, susah mikirnya) semuanya turun dan masuk ke dalam.


"Kemana Laki-laki yang lainnya? apakah separuhnya pada melarikan diri?" Tanya pelaksana pernikahan yang melihat jika hanya ada satu Laki-laki.


"Laki-lakinya memang satu" ujar Alisa


"Hah? apa yang kamu maksud?" Kembali pelaksana itu bertanya dengan wajah Bingung.

__ADS_1


"Kami semua akan menikah dengan laki-laki ini" Alisa menjelaskan dengan singkat.


"Apa? bagaiamana kalian mau menikah dengan satu Laki-laki yang sama? Apakah laki-laki ini membuat jutaan kebaikan di kehidupan sebelumnya karena bisa mendapatkan begitu banyak wanita cantik?" Dengan tidak percaya pelaksana itu kaget dan mengatakan jika Hendra adalah orang baik di kehidupan sebelumnya


__ADS_2