SISTEM KEKAYAAN AND HAREM 1

SISTEM KEKAYAAN AND HAREM 1
85


__ADS_3

Emi mengambil mobil polisi miliknya dan mengendarai untuk bersiap pergi meringkus beberapa orang yang berkomplot pencurian mobil dan motor bahkan beberapa barang berharga.


Sebelumnya dia sudah menyelidiki kasus ini, tetapi tidak mengetahui berapa jumlah anggota yang berkomplotan, dia dengan berani mengendarai Mobilnya ke arah Markas pencuri itu.


[Bantu Emi]


[Hadiah]


-Uang 2.000.000.000


[Hukuman]


- Tidak ada


[Durasi 1 Jam]


"Aku sudah menunggunya dari kemarin" Hendra tidak mendapatkan Misi selama ini dan dia segera menanyakan berada di mana lokasi Emi sekarang.


Setelah mengetahui keberadaan Emi yang tak jauh di depannya dia mengendarai Mobilnya dengan cepat dan menyusul mobil polisi yang berada di depannya.


Hendra tidak melakukan apapun selama perjalanan dan hanya mengikuti Emi dari belakang.


Setelah sampai Emi mengendap-endap untuk masuk dan tidak memperhatikan keberadaan Hendra yang di belakang dirinya, Sedangkan Hendra tidak mengetahui apa yang akan di Lakukan Emi, dia hanya menggelengkan kepala melihat Emi.


Di dalam Gedung yang kosong tersebut Beberapa orang sedang bermain Kartu dengan beberapa botol Minuman Keras, tidak hanya itu, beberapa dari mereka ada yang memakai obat-obatan terlarang.


Emi melihat itu, dia sedikit takut untuk melakukan aksinya karena banyak,nya orang yang sekitar 12 orang.


Dia Hendak Melangkah pergi tetapi seseorang mengetahui keberadaannya dan segera berteriak "Semaunya, ada anggota polisi di sini, cepat tanggap dia jangan biarkan membocorkan informasinya" Teriaknya.


Segera semua orang melihat ke arahnya suara itu dan melihat Emi yang berlari dengan cepat sambil tidak melihat Hendra yang berada di belakangnya.


"Bruk" Emi menabrak Hendra yang dia tidak tahu keberadaan,nya sebelumnya


segera Emi mengeluarkan Sebuah Pistol dan akan menembakan pistol itu ke pada Hendra, tetapi Hendra merebut pistol tersebut dengan cepat.


Melihat pistolnya di rebut begitu saja Emi segera menyerang Hendra tetapi setelah melihat Wajah Hendra dia sedikit mengenal dan tak jadi memukulnya.


"Kamu...., kenapa bisa ada di sini? apa kamu juga komplotan dari mereka?" Tanya Emi yang tak jadi memukul Hendra.

__ADS_1


"Tidak, aku membuntuti dirimu" Jawab Hendra dan melihat jika beberapa orang sudah mengelilingi dirinya.


"Nikmatilah waktu kalian ini, sebentar lagi juga akan mati" Ucap seorang yang memegang tongkat besi.


"Kita lihat apa yang akan di Lakukan kedua bocah ingusan ini" Balas orang di sebelahnya yang tak memegang apapun.


"Apakah kamu melihat polisi wanita itu? dia sangat indah di pandang" Ujar seorang pria yang melihat lekuk tubuh Emi yang indah.


"siapa yang tidak melihatnya, siapa yang lebih dulu mendapatkannya dialah pemiliknya" Ucap orang yang sedikit mabuk kemudian menyerang ke arah Emi.


"Buk" Emi menendang pria itu dengan mudahnya, Sedangkan Hendra hanya menunggu gilirannya dan berdiri di sebelah Emi.


"Dasar Bocah yang tak tahu diri, Serang dia" Melihat temannya tumbang orang yang sebelumnya berbicara menyuruh semuanya menyerang Emi dan Hendra.


Emi tidak dapat bertarung dengan banyaknya orang, dia mundur sedikit meraskan dirinya terancam.


Hendra meninju beberapa pria yang menyerangnya dengan cepat, Bahkan Emi tidak dapat melihatnya dan ketika melihat ke arah Hendra dia sudah menumbangkan setengah dari orang-orang tersebut.


"A-Apakah ini benar-benar nyata?" Emi sangat terkejut saat ini sampai tidak bisa berkata-kata sehingga dirinya tidak fokus saat bertarung dan terkena pukulan di bagian punggungnya.


Hendra melihat Emi yang terkena serangan dia segera berlari ke arah Emi yang akan terjatuh dan memeluknya, kemudian dengan cepat dirinya menendang pria sebelumnya memukul Emi.


Setelah beberapa detik hendra sudah menumbangkan semuanya bersama Emi, kemudian Emi berterima kasih kembali kepada Hendra karena keberadaan Hendra membuatnya berhasil menangani kasus ini.


[Misi selesai]


[Hadiah]


-Uang 2.000.000.000


[Ketertarikan Emi 50%]


[Tuan mendapatkan 80 poin sistem]


[tuan memiliki Poin sistem sebanyak 721]


"Ini hanya masalah kecil" Hendra tidka menghiraukan sistemnya dan akan kembali ke mobil miliknya, tetapi dia di hentikan oleh Emi.


"Apakah kamu ada waktu? bisakah kita makan siang hari ini? aku ingin membalas kebaikanmu" Tanya Emi kepada Hendra yang akan pergi.

__ADS_1


"Tidak ada" Jawab Hendra dan menghentikan langkahnya.


"Ini sudah jam 1 siang, setelah aku menyelesaikan kasus ini kita akan pergi untuk makan, tidak lama kok mungkin membutuhkan waktu selama 5 menit" Ucap emi yang sedang memborgol beberapa orang itu.


"Baiklah" Hendra berjalan ke arah Emi dan berkata kembali "Aku akan membantumu untuk melakukan,nya"


Emi yang tidak enak untuk melibatkan Hendra kembali dia menolak "Tidak, ini hanya masalah kecil aku akan melakukannya sendiri" Ucap Emi.


"Baiklah" Hendra tidak memaksa Emi, dia Duduk di tanah untuk menunggu Emi melakukan pekerjaannya.


Setelah Emi melakukan itu dia menelepon anggotanya.


"Halo Komandan, Apakah ada sesuatu?" Tanya Seorang dalam telepon.


"Aku telah menyelesaikan kasus ini, kalian hanya perlu membawa semuanya ke kantor, aku akan mengirim lokasinya, Mereka berjumlah 12 orang, kalian hanya perlu membawa 4 mobil karena mobilku ada si sini" Ucap Emi kemudian mematikan Telepon dan mengirim lokasinya, setelah itu dia berjalan ke arah Hendra.


"Aku sudah menyelesaikannya" Ucap Emi yang sudah berada di depan hendra.


Hendra Yang sedang memainkan Hanphoneya dia menoleh ke atas kemudian berdiri.


"Kemana kita akan pergi?" Tanya Hendra kemudian berjalan ke arah Mobilnya


"Aku memiliki beberapa tempat yang cocok untuk kita datangi, setelah berjalan aku akan memberitahunya" Jawab Emi yang mengikuti Hendra dari samping.


Setelah beberapa langkah berjalan Hendra dan emi hampir sampai di Depan Mobilnya Hendra, tetapi Emi tidak sengaja melihat Plat nomor milik Hendra dan segera mengambil Hanphonya.


Sedikit tidak percaya emi memastikan kembali Plat nomor itu dan menatap Ke arah Hendra.


Hendra yang memperhatikan Emi dari tadi dia sedikit bingung apa yang terjadi dan bertanya "apakah ada yang salah dengan wajahku?"


"Tidak, aku sebelumnya mencari pemilik mobil ini karena sering melakukan kesalahan di jalanan, Beberapa waktu aku tidak pernah menemukannya tetapi dengan tidsk sengaja ternyata pelakunya kamu" Ucap Emi dan segera memborgol tangan Hendra.


Tetapi Hendra dengan cepat mengelak, dia berkata "Apa ini balasan kamu ketika sudah di bantu"


"Sudahlah, aku juga memiliki hutang budi kepadamu" Emi kemudian menyimpan kembali Borgol itu.


"Kemudian apakah kamu akan makan siang?" Tanya Hendra.


"Ya, kenapa tidak?" Ucap Emi dan masuk ke dalam Mobil Hendra.

__ADS_1


Hendra masuk ke dalam setelah melihat Emi masuk, menyalakan mesin mobilnya dan menginjak pedal gas dengan kecepatan yang seperti biasa dirinya lakukan.


__ADS_2