
"Hei, bicara dong aku sudah bosan nih begini terus, apa kamu selemah ni? jika aku tahu kamu sangat lemah mungkin hanya perlu memerintahkan anak buahku saja untuk membereskan sampah sepertimu, cih membuang-buang waktu saja" Greg Meludahi hendra yang sedang dia injak di bawah kakinya.
Hendra sedang memikirkan cara untuk mengalahkan Greg, dia tidak memikirkan bagaimana caranya sembuh, karena dia sudah memiliki sistem yang sedang menyembuhkan dirinya.
"Benar-benar tidak masuk akal, apa dia tidak memiliki kelemahan? sebelumnya dirinya berjalan agak miring seperti Sedang terluka, apa dia pernah terluka di bagian kakinya? jika saja itu benar aku bisa menyerangnya dari bagian kakinya yang telah terluka sebelumnya, jika itu tidak berhasil juga mungkin hanya menunggu mati saja"
"Bagaimanapun Bekas luka yang masih membekas itu pasti kelemahan pada dirinya, jika saja aku memukul Bagian itu apa dia akan baik-baik saja?"
Hendra Terus memikirkan caranya sampai sistem miliknya memberitahu bahwa dirinya sudah pulih sepenuhnya.
"Anak sialan, jawab pertanyaanku bodoh, apa kamu ingin mati dengan Tanganku? aku tidak ingin mengotori tanganku sialan" Greg berbicara dengan keras.
Hendra Tak menghiraukan ucapan Greg, dia segera berdiri untuk mengembalikan tenaganya lagi.
Greg sedikit terkejut melihat hendra, Selang beberapa detik dia Tertawa bahagia.
"Hahaha, tekadmu sangat kuat, staminamu stabil, kekuatan yang kamu miliki lumayan, apa kamu ingin menjadi murid ku? Aku mencari orang seperti dirimu, jika kamu menjadi murid diriku aku akan mewariskan kampung bandit ini kepadamu, bukannya kamu menginginkannya?" Greg melihat bakat yang luar biasa pada hendra, dia ingin hendra menjadi muridnya dan menjadikan hendra lebih dari sekarang, tetapi dirinya tidak mengetahui bahwa hendra tidak perlu memiliki seorang guru, Hendra hanya memerlukan sistem.
"Sebaiknya aku harus cepat menutup mulut mu pria tua, mulutmu sangat menyengat bahkan aku yang berada di bawahmu hampir mencium beberapa organ dalam gigimu"
"mulutmu lumayan menyakitkan ya, tidak masalah jika kamu tidak mau, aku hanya perlu menyingkirkan dirimu dari dunia ini" Greg tidak bisa membiarkan seseorang yang jenius seperti hendra hidup.
"jika aku membiarkan dirimu hidup mungkin kamu akan menjadi monster di tahun-tahun selanjutnya" Greg Khawatir jika Hendra dibiarkan hidup dia akan menjadi lebih ganas bahkan lebih dari dirinya dan akan mengancam nyawanya.
"swoosh" Hendra menyerang bagian Kepala Greg
"Kecepatannya sangat payah" Greg Merentangkan tangannya yang akan menangkap tangan Hendra, tetapi hendra merubah Serangan dirinya.
__ADS_1
"Tamatlah sudah" Greg sudah tidak ada harapan lagi, dia sangat ceroboh kali ini, Hendra merubah rute serangan dirinya dari kepala Greg ke kaki kanan Greg, dan lagi sebelum hendra menyerang Hendra memperlambat serangannya agar greg menganggap remeh Dirinya, setelah Greg menganggap bahwa hendra sangat lambat dia akhirnya merubah rute serangannya dan mempercepat serangannya ke arah kaki kanan Greg.
"arghhh" Greg berteriak dengan kencang, bahkan semua orang yang berada di dalam kampung bandit dapat mendengar teriakan yang dikeluarkan greg.
"Apa yang terjadi?"
"Aku juga tidak mengetahuinya, tetapi bos sedang bertarung dengan seorang pria di depan"
"Bertarung? Apa pria itu akan menang? tidak mungkin bukan?"
"untuk apa kamu bertanya kepadaku, tapi dari teriakkannya bukannya itu suara bos?"
"Baiklah, cepat kita lihat apa bos menang"
beberap orang saling bertanya satu sama lain, tetapi mereka tidak dapat memastikan siapa yang menang dan siapa yang kalah.
"Argh, Brengsek, kenapa kamu menyerang bagian itu....." Greg masih berteriak dengan arogan.
"Kamu.... bagaiamana kamu mengetahuinya, bahkan aku tidak pernah memberitahukan kepada siapapun tentang ini" Greg tidak bisa memberitahukan tentang penyakit yang dia miliki kepada siapapun, jika saja salah satu anak buahnya mengetahui ini mungkin saja mereka akan melakukan hal yang tidak terduga dan akan merebut posisi greg dengan cara yang picik.
"Bagus, hahaha, apa kamu terkejut? Aku percaya padamu pasti dapat mengalahkan pria tua ini" Robi dengan gembira keluar dari mobil, dia sangat senang hari ini dia tidak akan mati.
"Bukankah kamu sebelumnya sangat arogan? Bahkan pria tua yang akan menjadi tanah saja sangat arogan dasar bau tanah" Robi memaki Grag sampai dirinya puas, mengangkat tubuh Greg seperti seorang jagoan.
"Bo....Bos kalah? ini tidak mungkin bukan?"
"Apa kamu tidak melihat siapa pemenangnya? Bos sedang di terbangkan oleh seseorang, pasti orang itu yang telah mengalahkan Bos"
__ADS_1
"Benar, aku melihat pria yang di sebelahnya (hendra) telah kalah oleh bos, setelah Dia kalah pasti temannya membantunya"
"Kalau begitu Kampung Bandit akan berpindah ketua? bagaiamana jika bos yang sekarang lebih kejam dari sebelumnya?"
"Bagaimanapun sebelumnya kita adalah seorang berandal, jika keluar dari kampung ini mungkin akan menjadi berandal kembali"
Semua bawahan Greg mengira Greg kalah oleh robi yang sedang menarik kerah Baju Greg, tetapi mereka salah mengira.
"selanjutnya apa yang kita lakukan?" Robi bertanya kepada hendra dengan melepaskan kerah baju Greg.
"Siapa namamu?" Hendra berjongkok dengan menatap mata Greg.
Greg melihat tatapan yang menakutkan dari mata hendra, Sebelumnya dia tidak pernah mendapatkan tatapan yang membuatnya takut, baru kali ini dirinya melihat tatapan yang sangat menakutkan dari mata hendra.
"Gr....Greg" Jawab greg dengan gugup
"Oke Greg aku akan menyembuhkan penyakit yang kamu derita, tapi kamu harus berjanji kamu tidak akan berkhianat kepadaku" Hendra Berniat menjadikan Greg sebagai bawahannya, bagaimanapun Greg memiliki kekuatan yang hampir sama seperti dirinya, bahkan lebih darinya jika Hendra tidak memiliki teknik penyembuh.
"a...apa Kamu bisa? bahkan dokter profesional saja tidak mengetahui dan tidak bisa menyembuhkan penyakit yang aku miliki" Greg tidak yakin dengan Hendra, dia sudah berobat ke berbagai rumah sakit tetapi penyakitnya tidak ada yang tahu apa penyakit yang dia miliki.
"Apa kamu meragukanku?" Hendra berdiri membelakangi Greg
"A....Aku percaya" Greg terpaksa mempercayai hendra, dia sudah sangat takut dengan kekuatan yang dia lihat dari hendra.
Hendra berjalan Masuk ke kampung bandit, Semua bawahan Greg menatap tajam ke arah Hendra.
"Apa yang kalian lakukan di sana bodoh, menyingkir dari jalan" Greg geram Melihat bawahannya bukannya menyingkir ketika Hendra berjalan tetapi mereka malah menghadang jalan hendra.
__ADS_1
Mendengar Teriakan dari Bosnya semua orang menyingkir dari sana dan memberikan jalan untuk hendra, Greg bangkit kemudian berjalan dengan Kaki pincang.
"Brengsek, apa kalian akan meninggalkanku" robi berlari ke arah Hendra yang sudah hampir jauh dari hendra