SKAKMAT

SKAKMAT
Menghindar Dari Dirimu


__ADS_3

Menghabiskan waktu dengan berbagai pekerjaan kantor, bukanlah hal yang buruk bagi Amanda. Bekerja dan terus bekerja seolah menjadi makanan pokok bagi gadis cantik itu.


Seperti hari ini, pertemuan demi pertemuan dengan beberapa perusahaan, membuatnya melupakan masalah pribadinya. Sekarang sudah menunjukkan pukul satu siang, ponsel Amanda bergetar, menandakan sebuah pesan masuk.


Hai Manda, kau pasti belum makan siang kan? Ayo kita makan siang bersama. Aku akan menjemputmu, aku tidak mau menerima penolakan☺~Billy


Huh kau ini, selalu saja bertindak seenaknya. Baiklah aku juga lapar😁. Ya sudah aku tunggu~Amanda


Setelah selesai Amanda bertukar pesan dengan Billy, sebuah pesan singkat lagi dari nomor tidak di kenal


Amanda ini aku Bastian, apa kau sibuk? Bisakah kita bertemu untuk sekedar makan siang? Ada yang perlu aku bicarakan~Bastian


Amanda berpikir sejenak, ada apa dengan laki-laki itu. Padahal belum lama mereka bertengkar, tapi lelaki itu bersikap seolah semua baik-baik saja.Belum selesai ia berpikir, Bastian menelepon


"Hallo Amanda, ini aku Bastian. Apa kau sedang sibuk, bisakah kita bertemu sebentar?" ucap Bastian to the point


Amanda bingung, ia harus menjawab apa. Ia belum siap menghadapi masalah ini. Mereka tidak saling mengenal, bagaimana bisa lelaki itu, dengan percaya diri mengajaknya makan siang


"Maaf Bastian, aku tidak bisa. Kita tidak sedekat itu. Berbicara dengan normal saja tampaknya tidak mungkin, apa lagi untuk makan siang bersama," ucap Amanda menolak

__ADS_1


"Manda, bisakah kita mencoba untuk saling mengenal. Aku tahu kita tidak terlalu dekat, tapi aku ingin kita mencobanya perlahan,"


"Aku tidak bisa Bastian, maaf aku sedang sibuk. Tolong jangan menggangguku," ucap Amanda kemudian memutuskan telepon itu sepihak


***


Amanda tidak peduli dengan suaminya. Ia pergi makan siang bersama dengan Billy, di restoran cepat saji yang terkenal di Jakarta


"Kamu masuk duluan saja ya Manda. Aku mau ke toilet sebentar," ucap Billy


"Oke, jangan lama-lama Bil. Aku sudah sangat lapar," ujar Amanda memelas memegangi perutnya.


Amanda kemudian memasuki restoran itu, ia mencari kursi kosong, untuk dirinya dan juga Billy. Namun tiba-tiba seseorang memanggil namanya


"Amanda, kau disini" itu adalah suara Bastian.


Lelaki itu sedang makan siang bersama teman kerjanya. Melihat itu Amanda kaget, tanpa pikir panjang ia kemudian berlari meninggalkan restoran itu, menuju mobil Billy. Berharap Bastian tidak menemukan dirinya.


Benar saja pria itu mengejarnya, menatap sekeliling tempat itu, namun ia sama sekali tidak menemukan istrinya. Ia akhirnya kembali ke dalam restoran, melanjutkan makan siangnya.

__ADS_1


"Siapa Bas, kenapa mengejar gadis itu?" ucap salah satu teman Bastian


"Aaah bukan siapa-siapa. Mungkin aku salah orang, dia mirip sekali dengan temanku," ucap Bastian berbohong


***


Setelah Billy dari toilet, ia langsung bergegas menuju restoran, ia tidak ingin membuat Amanda menunggu. Ia mencari sekeliling dan tidak menemukan gadis itu.


"Hallo, kau dimana. Aku di dalam restoran mencarimu," ucap Billy di telepon


"Billy, ayo kita pulang saja. Ada urusan mendadak di kantor," ucap Amanda berbohong


"Kamu dimana? Terus, makan siangnya bagaimana?"


"Aku ada di dalam mobilmu Bil. Cepatlah, aku tidak bisa berlama-lama. Kita makan siang lain kali saja ya," tawar Amanda


"Ya sudah, aku segera kesana," ucap Billy dengan berat hati


Maafkan aku merepotkanmu Billy. Aaah pria brengsek itu, batin Amanda geram

__ADS_1


__ADS_2