SKAKMAT

SKAKMAT
Kau Yang Pegang Kendali Hatimu


__ADS_3

Kini Amanda sudah tampak lebih baik. Terlihat dengan jelas senyum manis terlukis di wajahnya. Ia harus bahagia, ia harus melanjutkan hidupnya. Apapun yang akan terjadi nanti kedepan ia harus tetap berdiri tegak


"Sekarang kamu sudah menentukan pilihanmu?" tanya Ella sambil membaringkan diri di atas ranjang miliknya.


Bersama dengan Amanda yang masih terduduk di tepi ranjang. Malam ini, Amanda ingin menghabiskan malam bersama dengan sahabatnya. Lupakan dulu tentang Bastian.


"Eem, seperti katamu, aku juga harus melanjutkan hidupku. Di depan sana banyak peluang-peluang besar, sedang menungguku," ucap Amanda penuh percaya


"Kau pasti bisa Amanda, aku akan terus mendukungmu," imbuh Ella.


"Lalu bagaimana dengan Bastian?" tanyanya kemudian.


"Apa kau akan membuka pintu hatimu untuknya?"


"Aku harus memastikan perasaannya terlebih dahulu Ella. Aku akan memulai semuanya dengan baik"


"Namun aku tidak ingin melibatkan perasahaanku terlalu jauh, agar aku tidak kembali jatuh di jurang yang sama," tuturnya

__ADS_1


"Kau yang memegang kendali hatimu Manda. Kalian perlu waktu untuk saling mengenal dan saling memahami. Satu hal yang perlu kamu tahu, takdir Tuhan itu sudah pasti yang terbaik."


"Walau sekarang kamu meragukan itu, tapi nanti jika sudah tiba saatnya kamu akan mengerti. Berbahagialah, kamu berhak untuk itu,"


"Terimakasih Ella, aku beruntung memiliki kamu di hidupku," ujar Amanda tulus. Lalu merebahkan dirinya di kasur yang sama dengan Ella. Beristirahatlah, kau sudah sangat lelah hari ini, semoga esok kau akan menemukan kebahagiaan


***


Hari ini Amanda belum berniat untuk kembali ke rumahnya. Ia berangkat ke kantornya bersama dengan Ella. Tadi pagi ia dan Ella sedikit beradu argumen, Ella menyarankan agar dirinya pulang ke apartemen mereka, namun Amanda tidak mau. Ia ingin agar Bastian sendiri yang mencarinya, dan mengajaknya untuk pulang ke rumah. Anggap saja ini adalah proses untuk mengetahui bagaimana perasaan suaminya padanya.


Di sibukan dengan berbagai rutinitas yang menguras pikiran dan juga tenaga, tidak pernah membuat Amanda jenuh. Separuh dari hidupnya adalah perusahaannya, dengan terus bekerja setiap hari membuat kehidupan gadis itu terasa sempurna indah dan menyenangkan. Masing-masing orang tentunya memiliki cara tersendiri untuk menikmati hidup, bukan?


"Eeem, sesuai data dari laporan mingguan, sudah mulai di lakukan pembangunanya Manda. Saat ini sedang proses pembuatan fondasi bangunannya. Kita tunggu saja bagaimana kelanjutannya," ucap Ella menanggapi


"Baiklah, pastikan Billy melakukan yang terbaik untuk proyek itu. Aku tidak ingin mendengar ada masalah selama proses pembangunan."


"Pastikan setiap minggu mereka mengirimkan data, biaya pembangunan itu di gunakan untuk biaya apa saja. Berapa besar uang yang mereka keluarkan tiap minggu, dan untuk keperluan apa"

__ADS_1


"Jika itu untuk pembelian bahan bangunan, pastikan mereka menjelaskan sedetail mungkin, dimana mereka memembelinya dan siapa yang bertanggung jawab untuk itu," ujar Amanda


"Baiklah Manda, aku pastikan semuanya berjalan dengan baik untukmu,"


"Itu harus Ella. Sekarang ini banyak sekali orang yang mengambil kesempatan dalam kesempitan. Ingin kaya dalam waktu yang singkat"


"Dengan kita memperketat seluruh sistem, itu akan meminimalisir kegiatan seperti itu. Aku tidak ingin banyak pihak di rugikan hanya karena keserakahan beberapa orang,"


----------------------------------------


Hallo readers,


Terimakasih telah membaca ceritaku. Semoga ini bisa menemani hari-hari kalian. Semoga kita senantiasa dalam lindungan Tuhan, semoga semuanya sehat dan bahagia.


Semoga hari-hari kalian menyenangkan readers, sukses untuk kita semua dan tetaplah bersyukur☺


Salam hangat,

__ADS_1


Nit


__ADS_2