SKAKMAT

SKAKMAT
Dia Masa Lalu


__ADS_3

"Saya Regina, calon istrinya Bastian. Kamu siapa ya?" ujar Regina dengan penuh percaya diri


Amanda cukup kaget mendengar pengakuan wanita itu. Hatinya meringis sakit, mendapati kenyataan jika ternyata suaminya memiliki wanita lain selain dirinya. Ia tidak habis pikir, Bastian akan sejahat itu padanya. Ternyata semua yang Bastian ucapkan adalah omong kosong.


Jika di saat seperti ini ia sedang sendirian, mungkin ia akan menangis sekencang-kencangnya. Meratapi nasibnya, meratapi kehidupannya. Kejadian ini, seolah meningingatkan pada masa lalunya. Ini adalah kali kedua hatinya terluka. Padahal ia telah berharap bahwa lelaki yang menjadi suaminya, adalah lelaki yang pantas untuk ia serahkan hati dan jiwanya


Ia tidak boleh lemah, ia harus kuat. Lagi pula, tidak ada yang ia harapkan dari pernikahan ini. Untung saja ia tidak melibatkan hatinya terlalu jauh. Sehingga jika ia terluka, ia tidak begitu menderita.


Memilih untuk terlihat biasa saja, bahkan dengan senyum yang cukup bersahabat ia memperkenalkan dirinya pada wanita itu. Seolah memberitahukan suaminya, bahwa ia tidak peduli dengan lelaki itu


"Aku Amanda, sepupunya Bastian," ujarnya sambil tersenyum santai.


"Wah, ternyata ini calon istrimu Bas," ujar tersenyum menatap Bastian, dengan tatapan yang tidak bisa diartikan


"Bastian, sering bercerita tentangmu padaku," imbuhnya lagi


Astaga, apa lagi ini. Bastian benar-benar tidak mengerti apa yang ada dipikiran kedua wanita itu. Mencegah obrolan tidak bermutu itu berlanjut, ia menarik tangan istrinya. Membawa wanita itu menjauh dari tamu tidak diundang itu.


"Lepaskan tanganku Bastian," ucap Amanda sambil melepaskan genggaman suaminya

__ADS_1


"Amanda tolong, kamu jangan berburuk sangka dulu. Aku bisa menjelaskan semuanya," imbuh Bastian


"Kamu mau menjelaskan apa lagi, semuanya sudah jelas Bas. Kamu memiliki wanita lain selain aku," ujar Amanda sambil tertawa sinis menatap suaminya


"Tidak Amanda, kamu jangan percaya dengan omongan Regina. Aku sama sekali tidak bermain di belakang kamu," jelas Bastian


"Tidak ada maling yang mengaku Bas. Aku tidak bisa mempercayai ucapanmu. Asal kamu tahu Bas, aku kecewa. Aku pikir, kamu berbeda dengan lelaki diluaran sana. Ternyata kamu sama saja dengan mereka,"


"Mana ucapanmu kemarin, jika kau merindukan. Apakah ini bukti rindumu Bas? Kau menghabiskan waktumu dengan perempuan itu, selama aku pergi?"


"Kau begitu menjijikan Bas, sungguh!"


"Amanda dengarkan aku dulu, ini tidak seperti yang kamu pikirkan. Aku mohon izinkan aku menjelaskan semuanya padamu," ucap Bastian


"Regina adalah masa lalu aku, ia adalah mantan kekasihku dulu, Manda. Aku juga tidak mengerti apa yang membawanya kembali, dan mengaku sebagai calon istriku,"


"Kamu pikir aku akan percaya? Bas, tidak mungkin ada asap kalau tidak ada api. Dia tidak mungkin datang kesini, jika kamu tidak mengundangnya,"


"Manda, kamu harus percaya sama aku,"

__ADS_1


"Aku cukup sadar diri Bas, aku bukanlah sesuatu yang berarti di dalam hidupmu. Aku tidak berhak mengatur hidupmu. Kamu berhak menentukan kebahagiaanmu sendiri,"


"Manda, tolonglah percaya padaku,"


"Aku tidak sebrengsek itu Amanda. Memang aku menikahimu karena di paksa orang tuaku, tapi bukan berarti aku mempermainkan pernikahan kita,"


"Kamu berarti bagi aku Amanda, sejauh ini aku nyaman bersamamu. Jadi ku mohon, jangan menarik kesimpulan sendiri. Regina adalah masa laluku, dan dengan kurang kerjaannya dia kembali lagi,"


"Aku pasti akan menyelesaikan semua masalah ini. Asal kamu mempercayaiku,"


Amanda menatap dalam mata suaminya, mencari kejujuran di mata lelaki itu. Ia harus memastikan kebenarannya sebelum mengambil kesimpulan.


"Bastian, namanya Reginakan? Sepertinya aku pernah bertemu dengannya," ucapnya Amanda.


Entah apa yang terjadi padanya, ia tidak lagi memikirkan tentang perdebatannya dengan suaminya. Tiba-tiba ia merasa penasaran dengan gadis itu, mantan kekasih suaminya


"Maksud kamu?" tanyanya Bastian heran, melihat perubahan suasana hati istrinya


"Kami pernah bertemu Bastian, 3 tahun yang lalu,"

__ADS_1


__ADS_2