SKAKMAT

SKAKMAT
Kamu Berhak Bahagia


__ADS_3

Kedua gadis itu sama-sama terdiam, tenggelam dalam pikiran masing-masing. Ella paham betul betapa Amanda sangat mencintai Def, cinta pertamanya, juga orang pertama yang membuat ia terluka begitu dalam.


Benar kata beberapa orang, cinta pertama itu sangat sulit dilupakan. Namun itu tidak akan pernah merubah apapun, Def sudah memilih jalan hidupnya sendiri. Memilih hidup dan menenggelamkan diri dalam kisah masa lalu bukanlah pilihan yang tepat. Amanda harus bangkit, ia juga berhak untuk mendapatkan kebahagiaan


"Manda, aku tahu betul bagaimana rasanya ditinggal oleh orang yang kita cintai. Aku pikir sakit hatimu tidak sebanding dengan sakit hati yang pernah aku rasakan," ujar Ella kemudian.


Jika ia menoleh kebelakang, ia juga pernah jatuh. Kehilangan orang tua adalah patah hati dengan kadar sakit hati yang cukup besar, di banding dengan putus cinta. Ia terdiam sejenak, lalu kemudian melanjutkan bicaranya


"Kepergian kedua orang tuaku untuk selama-lamanya, membuatku begitu terpuruk. Aku seolah tidak punya tujuan hidup lagi, tidak punya semangat untuk melanjutkan hidup"

__ADS_1


"Aku menyalahkan banyak hal, aku juga menyalahkan Tuhan. Berpikir bahwa semua ini tidak adil bagiku. Tapi sesaat kemudian, kau datang mengulurkan tangan dengan tulus, mengajakku untuk berjalan beriringan."


"Satu hal yang selalu aku ingat dari ucapanmu kala itu, menangisi sesuatu hal yang telah pergi, tidak akan pernah merubah apapun."


"Namun dengan mengikhlaskan semuanya, bisa membawa perubahan-perubahan besar dalam hidup kita. Aku juga berharap kamu mengikhlaskan semuanya. Sekarang saatnya untuk kamu bangkit kembali," ucap Ella, sambil menggenggam erat tangan sahabatnya, memberi semangat serta kekuatan.


"Sepertinya takdir tidak pernah berpihak padaku Ella," ucap Amanda tidak bersemangat.


"Hei, jangan bicara seperti itu. Kita bahagia atau tidak, itu diri kita sendiri yang menentukan Manda. Yang membuat kamu tidak bahagia adalah diri kamu sendiri."

__ADS_1


"Kamu selalu berpikir bahwa takdir baik tidak berpihak padamu, itu yang membuatmu tidak pernah menemui kebahagiaan."


"Bukalah mata hatimu Manda. Kamu masih di izinkan untuk hidup sampai saat ini, itu adalah takdir baik yang harus kamu syukuri.


"Ingat lagi, bagaimana kamu berjuang keras hingga sampai di posisi sekarang. Semua itu adalah kebaikan Tuhan yang harus kau syukuri dengan baik"


"Terkadang kita harus melalui proses yang rumit, agar kita siap memperoleh sesuatu yang terbaik. Kamu adalah gadis yang tangguh Manda. Patah hati harusnya tidak membuatmu serapuh ini,"


Semua kalimat-kalimat Ella, menusuk jauh di kedalaman hatinya. Menusuk tepat sasaran 'SKAKMAT', membuatnya hampir kehabisan napas. Namun membuat mata dan telinganya terbuka.

__ADS_1


Benar, ia adalah gadis yang tangguh. Hidup yang ia jalani itu keras, harusnya patah hati karena cinta tidak membuatnya serapuh ini. Ia harus bangkit, ia berhak untuk bahagia. Perlahan ia tersenyum, lalu beranjak memeluk tubuh sahabatnya.


Ella adalah satu-satunya keluarga yang ia miliki. Tempatnya untuk bersandar, tempatnya untuk kembali dan berkeluh kesah. Keduanya larut dalam suasana haru. Mereka adalah gadis-gadis tangguh, yang telah melalui banyak proses untuk menjadi lebih baik. Masa lalu tetaplah masa lalu. Hidup dalam masa lalu tidak akan pernah merubah apapun. Bagaimanapun kamu di masa lalumu, seburuk apapun kamu saat itu, kamu berhak mendapatkan masa depan. Kamu berhak bahagia, kamu berhargađź’•


__ADS_2