SKAKMAT

SKAKMAT
Usaha Def


__ADS_3

Merasa ia sedang dipermainkan, Def akhirnya meninggalkan gedung Oportunity Group malam itu. Dengan seluruh kemarahan yang hinggap di hatinya. Tidak ada yang tahu apa alasan kedatangannya kali ini. Setelah perpisahan mereka tiga tahun yang lalu, ia seolah menghilang ditelan bumi. Tidak ada kabar, tidak ada tanda-tanda keberadaannya.


Namun hari ini ia muncul kembali. Tidak ada satu orangpun yang meminta ia datang. Dan tidak ada satu orangpun yang berharap ia kembali. Setelah malam itu, malam dimana hubungan keduanya berakhir, Amanda memutuskan untuk melupakan Def. Dalam arti tidak ingin melihat lelaki itu lagi, tidak ingin bertemu dimanapun dan kapanpun. Amanda tidak ingin lagi berurusan dengan lelaki itu.


Tiga tahun bukanlah hal mudah untuk bangkit dari keterpurukan hidupnya. Hingga Amanda memutuskan untuk menikahi Bastian, putra satu-satunya dari Ardi Sebastian. Walaupun awalnya tidak menyenangkan, namun bagaimanapun semua berdasarkan pengaturan takdir. Takdir yang bekerja di dalam hidup setiap manusia.


***


Def belum menyerah, ia harus bertemu Amanda malam ini juga. Ia tampak tersenyum, sepertinya ia menemukan cara agar dapat bertemu dengan gadis itu. Tanpa berlama-lama, ia kemudian mengemudikan mobilnya, meninggalkan gedung perusahaan milik Amanda


Kau tidak akan pernah bisa lepas dariku Manda. Aku pasti akan menemukanmu, dimanapun kau berada.


Malam sudah semakin larut, namun tampaknya itu tidak berarti bagi Def. Ia terus saja melajukan mobilnya, menuju suatu tempat, yang ia yakini akan menemukan Amanda.

__ADS_1


Jam sudah menujukan pukul sebelas malam, ketika ia sampai di parkiran sebuah apartemen. Setelah memarkir mobilnya dengan benar, ia kemudian bergegas menuju lift. Dengan menekan nomor lantai yang ia yakini akan membawanya ke apartemen gadis itu.


Meskipun sudah tiga tahun lamanya, namun Def sepertinya belum melupakan Amanda. Buktinya saja, ia masih mengingat alamat apartemen gadis itu. Namun ia sama sekali tidak menyadari bahwa dalam tiga tahun itu, bisa saja terjadi perubahan dalam hidup Amanda.


Dengan penuh percaya diri ia melangkah keluar dari lift, mengitari lorong apartemen menuju tempat yang ia cari. Setelah beberapa lama, akhirnya ia sampai di depan pintu apartemen yang ia cari. Ia tampak tersenyum bangga pada dirinya sendiri. Di tempat itu, sama sekali tidak ada perubahan. Masih seperti dulu ketika ia masih bersama gadis itu.


Lihatlah Manda aku menemukanmu. Aku sangat penasaran bagaimana reaksimu melihatku kembali dengan cara seperti ini. Apa kau akan terkejut?


Dengan yakin ia menekal bel, kemudian menunggu dengan sabar hingga pintu terbuka. Lima menit berlalu, namun tidak ada tanda-tanda pintu itu akan terbuka. Mencoba menekan bel sekali lagi, sekali lagi, dan lagi. Hingga sekarang sudah tiga puluh menit ia menunggu namun Amanda tak kunjung muncul.


Dengan berat hati, Def kemudian meninggalkan apartemen itu. Dengan langkah pelan, dan sesekali berbalik berharap pintu itu akan terbuka. Namun harapannya tidak terjadi sama sekali. Def melangkah menuju tempat security yang sedang berjaga malam itu. Dengan maksud menanyakan perihal Amanda


"Selamat malam Bapak, ada yang bisa saya bantu?" tanya security itu ramah.

__ADS_1


Def mengutarakan maksudnya pada security itu. Bertanya mengenai penghuni apartemen yang tadi ia kunjungi


"Oh, Bapak mencari ibu Amanda ya?"


"Kalau saya tidak salah, itu sudah lama kosong, Pak. Sudah sangat lama, sekitar empat atau lima bulan berjalan. Pernah suatu kali ia datang pada bulan maret lalu. Namun setelah itu, ia tidak pernah datang kesini lagi," jelas security itu


"Kira-kira bapak tahu dimana Ibu Amanda sekarang tinggal?" tanya Def lagi


"Kalau itu, saya kurang tahu Pak,"


***


Sekali lagi Def tidak berhasil menemukan keberadaan Amanda. Menemukan Amanda ibarat mencari jarum dalam tumpukan jerami. Gadis itu sangat tertutup dari dunia luar. Siapun tidak akan bisa menemukannya di media sosial manapun. Jangankan bertanya tempat dimana ia tinggal, mencari nomor ponsel pribadinya saja sangat sulit. Semua orang hanya mengenal namanya, melihat wajahnya saja tidak pernah.

__ADS_1


Def tahu itu. Ia kenal betul bagaimana Amanda menjalani hidupnya, yang jauh dari hiruk pikuk masyarakat. Dulu dia pernah menjadi orang yang begitu istimewa bagi gadis itu. Sekarang semua telah berubah, ia kembali pada posisinya sama seperti masyarakat pada umumnya.


__ADS_2