Still Loving You

Still Loving You
TERNYATA DIA


__ADS_3

hay hay readers, author up lagi nih, semoga kalian suka dengan ceritanya.


💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙


"Bukankah kau merasa dunia ini begitu sempit?, bagaimana bisa dunia ini kembali mempertemukanmu dengan orang yang sebelumnya pernah kau temui?"


Lee Ha Na


16.35 KST


Rumah Sakit Seoul


Aku berjalan di lorong rumah sakit bersama daddy Jung Sik sebelum akhirnya aku dan daddy Jung Sik berpisah tepat didepan ruang rawat ibu.


"Sayang, daddy harus lanjut ke lantai atas, nanti datanglah kesana setelah menjenguk ibumu, istri daddy dirawat di kamar 342" daddy Jung Sik kembali menuju lift untuk menuju lantai atas.


Kulangkahkan kakiku menuju ruang rawat ibu, masih sama seperti semalam, ibu masih terbaring lemah disana, yah karena operasi yang dilalui ibu adalah operasi besar maka akan cukup lama untuk memulihkan kondisi ibu seperti sebelumnya.


***


Sekarang ibu sedang beristirahat, ada baiknya aku ke lantai atas untuk menemui daddy Jeon Jung Sik disana.


Kutekan tombol lift menuju ke lantai atas, setelah pintu lift terbuka aku masuk kedalamnya, tak butuh waktu yang lama untukku bisa sampai dilantai atas, pintu lift kembali terbuka dan kulangkahkan kakiku keluar.


Tepat di depan pintu lift aku berpas pasan dengan orang yang sudah tak asing lagi.

__ADS_1


"Selamat sore" aku berusaha untuk menyapa lelaki bermanik hazel tetsebut.


"Kau Lee Ha Na bukan?, kenapa kau berada dirumah sakit?, kau tidak bekerja di Coffe Shop lagi?, semalam aku kesana tapi kata seorang pelayan kau hanya bekerja semalam disana dan tak pernah datang lagi" lelaki tampan itu bertanya begitu banyak.


"ahh, aku ingat, melihatmu dengan seragam sekolah seperti ini membuatku mengingat sesuatu, sepertinya kaulah orang yang beberapa waktu lalu menabrak diriku di koridor bawah, pantasan aku merasa tidak asing lagi padamu" lanjutnya lagi. Benar, sepertinya laki laki inilah yang kutabrak waktu itu, waktu itu aku memang masih menggunakan seragam sekolah saat aku berlari dari sekolah menuju kemari


"iya tuan, aku kemari menjenguk ibuku yang baru selesai operasi dan aku sudah tidak bekerja di Coffee Shop lagi, soal menabrakmu aku minta maaf karena waktu itu aku sangat panik dan buru buru, aku sangat menyesal" ucapku penuh penyesalan karena waktu itu aku tidak bisa meminta maaf dengan cara baik baik.


"Ternyata begitu, oh ya, jangan panggil aku tuan, panggil saja namaku" ucapnya.


"bagaimana bisa?, sangat tidak sopan jika aku memanggil yang lebih tua dariku dengan sebutan nama saja" tolakku.


"Tidak masalah, kita mungkin hanya terpaut usia sekitar beberapa tahun saja, panggil saja aku Jeon Jung Kook" ucapnya lagi.


Oh tidak, marga Jeon pada namanya, bukankah itu sama dengan marga daddy Jeon Jung Sik, atau mungkin itu hanya sebuah kebetulan.


"Bagus, ah aku lupa kalau aku sedang buru buru, aku harus kembali ke kantor, lain kali aku akan menghubungimu, apa boleh aku meminta nomor ponselmu dari temanku yang waktu itu?".


"Tentu" jawabku, setelah itu laki laki bernama Jeon Jung Kook tersebut hanya mengulas senyum dan masuk kedalam lift sepertinya ia memang sedang buru buru, sebelum lift benar benar tertutup pun ia masih tersenyum padaku, senyum itu sangat menawan dan memberikan ketenangan.


***


Tepat di depan kamar dengan nomor 342 daddy Jeon Jung sik tengah berbincang dengan seorang dokter. dan jarak yang tidak terlalu jauh membuatku bisa mendengarkan apa yang sedang dibicarakan oleh mereka.


"Tuan Jeon apa langkah yang harus kita lakukan selanjutnya?" Tanya sang dokter pada daddy Jung Sik.

__ADS_1


"Tunggu beberapa waktu lagi, adikku Jeon Jung Kook sedang berusaha menemukan Jeon Hee Ra, jika dalam beberapa waktu kami belum bisa menemukan Jeon Hee Ra maka aku ikhlaskan dan kuhentikan perawatan istriku, dia sudah banyak menderita, aku tidak ingin ia menderita lebih lama dan lebih banyak lagi" wajah daddy Jung Sik terlihat sedih lagi.


Apa aku tidak salah dengar, baru saja daddy Jeon Jung Sik menyebut adiknya bernama Jeon Jung Kook, mungkinkah Jeon Jung Kook yang ia maksud adalah lelaki yang baru saja kutemui barusan.


Lalu siapa sebenarnya Jeon Hee Ra, kenapa daddy Jeon Jung Sik mencarinya, dan kenapa harus menghentikan perawatan istrinya, apakah ia sudah begitu putus asa karena istrinya belum sadar setelah bertahun tahun, aku semakin penasaran saja jadinya.


Aku masih mendengarkan apa yang dibicarakan antara dokter dan daddy Jung Sik.


"Lalu kemana adikmu Jeon Jung Kook?, bukankah barusan ia ada disini?" tanya sang dokter dengan jas putih khas nya itu.


"Dia baru saja pergi, ada urusan mendadak dikantor, jadi aku memerintahnya untuk mengurus hal itu, mungkin baru sekitar 5 menit yang lalu ia pergi" jawab daddy Jung Sik.


APA?, nama adiknya Jeon Jung Kook?, dan baru saja meninggalkan rumah sakit sekitar 5 menit yang lalu untuk urusan kantor?, itu artinya pria bernama Jeon Jung Kook yang barusan benar benar adik dari Sugar Daddyku ini, Sesempit itukah dunia?.


Sekarang aku hanya bisa berharap semoga saja Jeon Jung Kook itu tidak benar benar mengambil nomor ponselku pada temannya dan tidak menghubungiku.


Semoga saja dia tidak meminta untuk bertemu, jika itu semua terjadi bagaimana dengan statusku sebagai Sugar Babby dari Jeon Jung Sik daddy?, aku tidak mungkin membiarkan ada orang lain yang tahu soal ini.


Tetapi jika ia benar benar memintaku bertemu dengannya aku harus apa?, haruskah aku mengelak setiap waktu?, ahh, tidak mungkin, sepertinya aku tidak bisa menolak bertemu dengannya, entah kenapa ada secuil perasaan dihatiku ingin bisa bertemu dengannya lagi, aku ingin mengenalnya.


Apa yang terjadi padamu Lee Ha Na?, Apa yang kau pikirkan?


💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙*


Jangan lupa tinggalin jejak ya setelah baca, biar author semangat terus buat up next part nya.

__ADS_1


LOVE LOVE


Author: Ameera Limz


__ADS_2