Still Loving You

Still Loving You
PELAJARAN


__ADS_3

Annyeong Readers. Terima kasih atas dukungan kalian di episode sebelumnya 🙏 Karena comment di episode sebelumnya lebih dari target jadi author nepatin janji buat selesaikan story ini. Author berharap kalian tetap seperti itu pada episode selanjutnya hingga ending.


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


Satu bulan setelah Lee Ha Na dibebaskan oleh Jeon Jung Kook.


Malam ini Lee Ha Na dan Park Jimin pergi ke Club Malam tempat dimana laki laki bernama Lee Tae Kyung menjual jala** jala**nya. Mereka sengaja pergi bersama karena mereka ingin menghancurkan lelaki tua bangka itu juga kekasihnya yang tak lain tak bukan adalah jala** yang selama ini dipelihara oleh Park Jimin.


Mereka masing masing begitu merasa tak sabaran. Ingin tahu bagaimana reaksi kedua orang yang telah berkhianat itu.


"Santailah" ucap Jimin begitu melihat Lee Ha Na yang sedikit ragu.


"Heem" Ha Na hanya bisa mengangguk.


"Sekarang kita masuk" Park Jimin menggenggam tangan Lee Ha Na yang berdiri disampingnya. Mereka berada di lantai 3 tempat hiburan malam itu. Berdiri tepat di depan sebuah pintu dengan ukiran naga dihadapan mereka. "Tenanglah" lanjut Park Jimin kemudian membuka pintu dihadapan mereka dan menarik Lee Ha Na ikut masuk.


"Lihatlah, siapa yang datang malam ini. Ada apa bertamu kemari tuan Park?" lelaki tua bangka bernama Lee Tae Kyung itu berdiri dari tempat duduknya menyapa Park Jimin yang baru saja masuk ke ruangannya.


Siapa yang tak kenal Park Jimin disana. Seorang pria yang tak hanya terkenal ketampanan dan keseksiannya. Ia adalah bos mafia besar dan ketua gangster yang paling terkenal di Seoul.


Selain hal itu. Park Jimin juga mengenal lelaki tua bermarga Lee itu. Bagaimana mungkin ia tak mengenalnya. Lelaki tua itu adalah orang yang telah menjual ****** yang bernama Min Young padanya.


Dilain sisi jala**ng bernama Min Young yang kebetulan berada di sana berdiri mematung tanpa kata. Kepalanya tertunduk telah tertangkap basah berdua dengan lelaki bangka disana.


"Jangan berpura pura tuan Lee. Aku tahu hubungan antara kalian. Kalian bersekongkol ingin menjebakku kan?" ucap Jimin sinis. Menghentikan langkah lelaki tua yang hendak menyapanya dengan wajah kepalsuannya.


"Ap.. apa maksudmu tuan Park?" tanya lelaki tua itu dengan gelagapan.


"Tsk.. Kalian pikir aku akan percaya bahwa anak yang ada didalam perut wanita itu adalah anakku?" Park Jimin menunjuk tepat pada wanita bernama Min Young yang berdiri tepat disebelah meja. Wanita itu hanya menunduk tak berani. "Kalian ingin menjebakku. Kalian ingin menguasai harta yang kumiliki dengan menipuku. Tsk.. aku tak sebodoh yang kalian pikirkan. Mulai hari ini aku mau kau angkat kaki dari rumahku" Park Jimin menunjuk lagi pada wanita itu.


"Tu.. Tuan, sepertinya tuan salah paham. Anak itu memang anakmu tuan" dasar tua bangka tak tahu diri. Dia masih saja mencoba berbohong.

__ADS_1


"Oke, aku akan menunggu sampai anak itu lahir namun setelahnya aku akan melakukan tes DNA. Kalian berani?. Tapi sebelum anak itu lahir pun akan aku pastikan kalian berdua akan menjadi gelandangan" Park Jimin mengancam.


"Maksudmu apa tuan?" tanya lelaki tua yang tak tahu malu itu.


"Karena istri tuan yang terhormat akan tahu jika tuan berselingkuh dibaliknya. Aku jadi penasaran apa yang akan istri tuan lakukan jika ia tahu kebenarannya" kali ini Lee Ha Na mulai angkat bicara.


"Kau, apa maksudmu?. Siapa kau?. Berani beraninya kau bicara seperti itu"


"Kau sungguh ingin tahu siapa aku tuan Lee?" Lee Ha Na membuka masker yang menutupi sebagian wajahnya.


"Kau?, bukankah kau model bernama princess Lee?"


"Bahkan ia pun sama sekali tak ingat padaku" batin Ha Na. Sedikit sakit tentu Ha Na rasakan. Sekalipun ia membenci dan mencoba melupakan ayahnya itu tetap saja ia merasa sakit saat ayahnya sendiri tak mengenalnya lagi.


"Kau benar" jawab Ha Na dengan acuh.


"Jangan mentang mentang kau terkenal dan memiliki banyak uang kau bisa mengancamku anak kecil"


"Sabarlah tuan, kau bahkan tak mengenal siapa aku sebenarnya. Perkenalkan namaku Lee Ha Na" Ha Na menjulurkan telapak tangannya. Menekan ucapannya ketika menyebut namanya sendiri di depan pria tua itu.


"Tidak tuan. Aku hanya berpikir aku seperti pernah mengenalnya" jawab tuan Lee yang makin gelagapan tak bisa bicara.


"Bukan sepertinya lagi. Tetapi anda benar benar mengenalku" Lee Ha Na bicara dengan senyum palsu.


"Ma.. maksudmu?"


"Lihat ini tuan Lee. Apa kau mengenal photo wanita ini dan anak kecil yang digendongnya?" Lee Ha Na mengeluarkan satu lembar photo masa kecilnya yang mana ia sedang digendong oleh ibunya.


"K.. Kau. Darimana kau dapatkan photo ini?"


"Apa tuan merasa mengenal mereka?. Ini photo masa kecilku tuan. Photo ini diambil oleh ayahku saat ulangtahunku yang ke 4"

__ADS_1


"Pu.. Putriku. Kau sudah besar nak?" Lee Tae Kyung mencoba ingin menyentuh tangan Lee Ha Na. Apa yang ada diotak pria itu?. Apakah setelah ia tahu anaknya adalah seorang model terkenal kemudian ia mengakuinya?.


"Jangan sembarangan menyentuhku tuan" Ha Na menepis tangan yang baru saja berusaha menyentuhnya.


"Kau putriku" Lee Tae Kyung mencoba kembali menggapai Ha Na tapi wanita Lee itu masih kekeuh tak ingin disentuh.


"Kau masih bisa menyebut kalau kau adalah ayahku?. Ck... sayangnya aku menganggap ayahku telah mati" ucap Ha Na tegas.


"Maafkan aku"


"Untuk apa meminta maaf padaku tuan?. Semua terlambat. Nikmatilah hidupmu yang akan sengsara sebentar lagi".


Kemudian tiba seorang wanita yang mungkin berusia sekitar 35 tahun. Ia datang dengan kemarahan diwajahnya.


Plak...


Sebuah tamparan dari wanita berusia 35 tahun itu mendarat diwajah tuan Lee Tae Kyung.


"Beraninya kau menipuku. Dulu kau bilang kau tak memiliki keluarga" ucap wanita bernama Ha Young yang merupakan istri dari Lee Tae Kyung. Pemilik tempat hiburan malam tempat mereka berada sekarang dan seorang mucikari.


Kalau saja bukan wanita bernama Ha Young itu yang dengan baik memberi pekerjaan pada Lee Tae Kyung waktu itu mungkin lelaki itu sudah mati ditangan temannya karena memiliki hutang judi. Kemudian dengan sangat baik lagi wanita itu membayarkan hutang hutangnya dan menikahinya. Juga menyerahkan usahanya untuk dikelolah pria bermarga Lee tersebut. Namun sekarang yang didapatinya adalah sebuah penghianatan. Tak hanya penghianatan saja tapi juga telah ditipu sejak dulu.


Dan


Plak...


wanita bernama Ha Young itu juga menampar jala** bernama Min Young.


"Itu untukmu yang telah merebut suamiku dan penghianatanmu. Itulah yang pantas kau terima jala**. Aku menyesal membawamu kemari dan meganggapmu seperti adikku" Ya, ****** bernama Min Young itu dulunya adalah gadis susah yang sedang mencari pekerjaan demi keluarganya kemudian ia bekerja pada nyonya Ha Young. Nyonya Ha Young sangat menyayanginya seperti menyayangi adiknya sendiri. Namun kemudian ia diserahkan oleh Tae Kyung pada Park Jimin. Dan sekarang wanita itu datang dan bermain dengan Lee Tae Kyung.


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜

__ADS_1


LOVE LOVE


Author: Ameera Limz


__ADS_2