Still Loving You

Still Loving You
JEON MI KYUNG


__ADS_3

Lee Ha Na baru saja mengganti pakaiannya kemudian ia kembali kedepan ruang penanganan Jeon Mi Kyung.


"Apa disini ada keluarga dari pasien yang bernama Jeon Mi Kyung?" tanya seorang dokter muda dan cantik yang baru saja keluar dari ruangan penanganan Mi Kyung, dokter itu adalah dokter Kim yang waktu itu menangani Ibu dari Lee Ha Na.


"Aku dokter" jawab Lee Ha Na.


"Kau adik manis yang waktu itu kan?, apa pasien didalam itu adalah keluargamu?" tanya dokter itu.


"Ia dokter Lee, dia bukan keluargaku tapi dia temanku dokter"


"Adik manis, kau masih sendiri juga?" tanya dokter itu lagi.


"Ya dokter Kim"


"Aku keluargannya dokter" tiba tiba Jeon Jung Kook datang dari mengganti pakaiannya.


"Begini, pasien bernama Mi Kyung membutuhkan 3 kantong darah O dengan resus positif, sayangnya di bank darah rumah sakit ini hanya tinggal 1 kantong saja, apa kalian ada yang berdarah O positif?"


"Kemana kami harus mencarinya dokter?" tanya Ha Na bingung.


"Kalau tidak salah darahku O positif" timpal Jeon Jung Kook. "apa bisa satu orang mendonorkan dua kantong darah sekaligus?"


"Tidak tuan, satu orang hanya boleh mendonor sekantong darah, itupun harus dalam keadaan sehat" jawab dokter Kim.


"Begini saja dokter, sekarang ambil saja darahku dulu, aku akan meminta kakakku kemari untuk mendonorkan darahnya juga, kebetulan kami punya golongan yang sama" Jeon Jung Kook menjelaskan, dan Lee Ha Na terlihat senang setelah akhirnya ia tidak perlu bersusah payah untuk mencari pendonor bagi Mi Kyung.


"Baiklah, sekarang tuan bisa ikut saya, kita langsung mengambil darahnya"


Jeon Jung Kook mengikuti langkah dokter Kim menuju kedalam ruangan penanganan untuk segera diambil darahnya, tidak lupa sebelum ia masuk kedalam ruangan tersebut ia mengabari sang kakak untuk segera datang kerumah sakit agar bisa medonorkan darahnya untuk Jeon Mi Kyung, sementara itu Lee Ha Na hanya menunggu diluar ruangan.


***

__ADS_1


Tak henti hentinya Lee Ha Na menguntai doa untuk kesembuhan gadis seusianya yang baru ia kenal itu, berulang kali ia bolak balik didepan pintu ruang penanganan, perasaannya gelisah, kalau dipikir pikir ia baru saja mengenal Jeon Mi Kyung tapi ia sudah sangat peduli pada gadis itu.


"Princess baby, kenapa kau ada disini sayang?" tanya Jeon Jung Sik begitu sampai disana dan melihat Le Ha Na juga ada disana dan sedang terlihat gelisah.


"Jeon Mi Kyung, ah, maksudku pasien di dalam adalah temanku daddy" jawab Lee Ha Na.


Kemudian Jeon Jung Kook keluar dari dalam, ia baru sajah selesai mendonorkan darahnya untuk Mi Kyung, "Kakak kau sudah disini?"


"baru saja, dimana tempat mendonorkan darahnya?"


"Didalam, lebih baik kakak langsung masuk saja, sudah ada perawat yang menunggu"


"Baiklah"


Sementara tuan Jung Sik kedalam, hanya tinggal Jeon Jung Kook dan Lee Ha Na saja disana.


Ditengah pikirannya tentang Jeon Mi Kyung, Lee Ha Na juga memikirkan bagaimana caranya agar Jeon Jung Kook tidak sampai tahu siapa dia yang sebenarnya.


***


Jeon Mi Kyung sudah sadar, ia juga sudah dipindahkan ke ruang perawatan, begitu diruang perawatan Lee Ha Na sudah tak sabar untuk bisa melihat kondisi Mi Kyung secara langsung.


Lee Ha Na masuk kedalam ruangan bersama dengan Jeon Jung Kook dan tuan Jeon Jung Sik.


Jeon Mi Kyung berusaha mencoba mengulas senyum ketika melihat Ha Na masuk kedalam ruangannya. Mi Kyung terlihat begitu pucat dan dikepalanya terdapat lilitan perban yang cukup besar, beruntung ia tidak mengalami cidera dibagian vital tubuhnya.


"Lee Ha Na" ucap Mi Kyung dengan suaranya yang begitu pelan hampir tak terdengar.


"Mi Kyung, syukurlah kau sudah sadarkan diri, aku khawatir" ucap Ha Na pelan sambil menggenggam tangan Mi Kyung.


"Ha Na, kau datang bersama siapa?" tanya Jeon Mi Kyung yang melihat ada Jeon Jung Kook dan Jeon Jing Sik yang berdiri di belakang Lee Ha Na.

__ADS_1


"Ini paman Jeon Jung Sik dan adiknya yaitu Jeon Jung Kook, mereka yang sudah memberikan darahnya untukmu dan tuan Jeon Jung Kook juga yang membawamu kemari" jelas Ha Na.


"Benarkah?, terima kasih banyak tuan sudah membantuku" ucap Mi Kyung yang mengalihkan pandangannya pada Jeon Jung Kook dan Jeon Jung Sik.


Deg... Deg...


Jantung tuan Jeon Jung Kook dan Jeon Jung Sik berdetak begitu mereka bisa melihat dengan jelas wajah Jeon Mi Kyung. Meraka seperti mengenal gadis itu, sorot mata Mi Kyung sama persis dengan sorot mata gadis kecil mereka yang sudah begitu lama mereka rindukan yaitu Jeon Hee Ra.


"Jeon Hee Ra" tanpa sadar tuan Jung Sik mengucapkan nama itu begitu melihat sorot mata Mi Kyung, dan Mi Kyung hanya tersenyum, benar saja senyuman itu membuat tuan Jung Sik ingin sekali segera memeluk Mi Kyung, bahkan tanpa disadari tuan Jeon Jung Sik menitihkan air matanya. Ia antara percaya dan tidak dengan apa yang ia rasakan.


"Paman, kenapa paman menangis?" ucap Ha Na polos yang tak mengerti kenapa tuan Jung Sik menangis.


"Tidak apa apa nak, paman hanya teringat bibimu, ada baiknya paman ke ruangan bibimu dulu. Jung Kook kau ikut kakak" tuan Jung Sik membawa Jung Kook bersamanya.


Sementara Lee Ha Na masih bersama Mi Kyung, di lorong rumah sakit Jeon Jung Kook dan kakaknya sedang membahas sesuatu dengan kakaknya.


"Kakak, apa kau juga merasakan hal yang sama denganku?, entah kenapa aku berpikir kalau Mi Kyung memiliki banyak kemiripan dengan Hee Ra" ucap Jeon Jung Kook.


"Aku juga sama Jung Kook, kakak merasakan semuanya, mungkinkah dia adalah Hee Ra?"


"Kita akan tahu semuanya setelah kita menyelidiki kehidupannya kak"


"Kau benar, sebaiknya kita selidiki dulu siapa dia" jawab tuan Jung Sik.


**************************************


Jangan lupa komen dan vote ya readers.


LOVE LOVE


Author: Ameera Limz

__ADS_1


__ADS_2