Still Loving You

Still Loving You
CHAPTER 8 Masa masa sma


__ADS_3

Setelah bel pulang berbunyi 15 menit yang lalu rahma,ana,keisya, Dan jovanka harus menunggu keisya dandan, ya mereka tau alasannya, kecuali ana. Karna ia murid baru,dan baru berteman dengan mereka 2 hari, sebenarnya ana sangat pensaran dari kemaren tetapi ana urungkan niat bertanyanya karna ana merasa tidak enak sebab dia baru berteman,tapi karna sudah merasa dekat ana memberanikan untuk bertanya


"udah belom bedakannya? Lama bat dah lo!" kesal jovanka, karna sudah 15 menit ia menunggu, sedangkan rahma duduk diam bermain game di hp nya


"hmm...kenapa lo dandan pas kita mau pulang, kan sayang bedak mahal lo. Mubazir?" tanya ana hati hati


Kesya menghentikan aktifitas merias wajahnya setelah mendengar pertanyaan ana.


"mubazir?" ulang keisya, jovanka menatap ana seolah ia berkata"****** lo na,bakalan di semprot lo sama cucunya feni Rose!"


Ana hanya menelan ludahnya "apakah ia sudah melakukan suatu kesalahan?" batinnya "ahh padahal gue hanya menanyakan itu,kenapa dia marah?" bela ana dalam hati


"iya. Kan kita mau pulang" ana


"sekarang gue maafin lo, karna lo murid baru dan karna lo temen gueee" sambil memeluk ana,jovanka yang melihat adegan tersebut di luar ekspetasinya "gue dandan cantik cantik gini mengalahkan prinses syahrini,buat abang dimas tersayang" keisya senyum senyum sendiri membayangkan wajah ganteng dimas


"lo pacaran sama si dimas dimas itu?" tanya ana, jovanka dan rahma hanya mengumpati pertanyaan bodoh ana, ya memang ana belom tau bahwa keisya saking tergila gilanya sama dimas sampai gila beneran


"AMINNN. MAKASIH LOH ANA. Lo. Sahabat terbaik gue" heboh keisya,akhirnya ada juga yang mendo'akannya,karna ucapan itu adalah do'a


"WOI KELUAR DONG!GUE MAU PIKET NIH" teriak Suci salah satu murid kelas 11 ipa 2


"LAH APAAN HUBUNGANNYAN SAMA GUE?!" tanya keisya geram karna ia merasa terganggu,ia Baru saja membayangkan mengurus baby kecilnya bersama dimas


"MAU MINTAK TOLONG LU? sorry gue sibuk" balas acuh keisya,yang dibalas tatapan aneh dari teman temannya.


"BORO BORO NOLONGIN LO KEY. PAS JADWAL LO AJA LO GAK PERNAH PIKET" Bela jaki ketua kelas


"DIAM LO! Gue bukannya ga mau piket guys, gue tu sibuk guys"bela keisya tak mau di pojokkan. Dibalas oleh sorakan dari murid murid kelas 11 ipa 2


Tau dengan suasana jovanka menarik keisya beranjak dari kelas, karna mereka memang salah. Orang lagi piket Kita malahan nungguin cucunya feni Rose dandan. Ana mengikuti jovanka dan keisya dari belakang,rahma? Ia masih duduk diam di bangkunya sambil bermain game mungkin ia tidak tau apa yang terjadi di kelas barusan


"RAHMAAA" teriak jovanka Dari pintu . Rahma masih asik bermain tampa mempedulikan teriakan jovanka

__ADS_1


"RAHMAA!! budek lo ya?" teriak jovanka lebih keras


"apaansih?!"


"Lo mau diem disitu aja? kita mau balik nih"


"iyaa. Sabar dong,ni ada yang ngejar gue ni"


"gue yang bakal ngejar lo!" jovanka menghampiri rahma dan menyeret rahma untuk keluar dari kelas,terkadang temen temennya otaknya tidak ada yang bener.


Rahma, jovanka, ana dan keisya sedang menunggu orang di parkiran yang tidak muncul dari tadi padahal sekolah sudah mulai sepi


"mana sih ni anak? Ga nongol nongol" tanya rahma


"lo nanya sama kita? Trus kita nanya sama siapa?" balas keisya naik darah, bukan karna nabila yang belum datang tetapi karna dimas yang tak kunjung menampakkan diri "apakah dimas sudah pulung duluan? Ah gara gara suci ni gue ditinggal sama suami gue. Awas tu anak!" gumam keisya


"coba lu chat dia" usul jovanka


"oke" balas rahma "ga aktif dia"


Setelah beberapa menit orang yang ditunggu akhirnya datang juga dengan keadaan yang kurang normal.


"Lo kenapa? "tanya keisya mewakili teman temannya


"gue di hukum sama buk rena bersihin wc" ujar nabila santai


"kok bisa?" tanya mereka bersama kecuali ana


"ni semua gara gara nenek lampir" jawab nabila geram sambil mengempalkan tangannya


"eh ni bau apaannya?" keisya mengendus endus mencari tau asal bau ini, dan hidung berhenti di seragam nabila


"iww... Lo bau banget sih nab" ujar keisya jijik

__ADS_1


"biasa aja kali. Lebay deh lo" balas nabila sambil memeluk keisya, keisya tak tinggal diam ia melepaskan paksa pelukan nabila. Nabila memandang keisya puas,sangat puas,ntah apa yang terjadi antara mereka. Apakah mereka memiliki hubungan gelap?


"udah mendingan lo ganti baju deh" usul rahma


"iya. Gue ga mau mobil gue bau wc" timpal jovanka sinis


"tapi gue ga bawa baju ganti" jelas nabila


"lah tumben. Biasanyakan lo selalu bawa baju latihan" tanya keisya


"lupa" jawab santai Nabilla


Jovanka ternganga mendengar jawaban Nabilla yang begitu santai "gue ga mau yaa, mobil guee bau wc" ulang keisya sekali lagi


"aku punya ide💡"jawab ana semangat. Mereka semua melihat ke arah ana,menunggu sambungan perkataannya


"kamu pakai switer aku aja" ana mengambil switernya dalam tas "nih. Pakai!"


"makasihh. Eh nama lo siapa? Gue belum pernah liat lo deh" tanya Nabilla


"namaku ana"


"ooo kamu yang namanya ana, mereka sering cerita tentang lo sih" Nabilla menunjuk temannya dengan jempol "bukan mereka aja tapi seluruh sekolah ngomongin lo" ana hanya tertawa manis seakan mengbenarkan ucapan Nabilla,toh ia sudah menjadi trending topic bukan


"gue nabila. Mulai sekarang lo temen gue" ucap Nabilla


"iyaa nabilaa. Semoga kita bisa berteman dengan baik ya. Nabila hanya tersenyum lalu mengangguk kepala. Lalu menyelesaikan obrolan singkat mereka


"gue ganti baju dulu ya" lalu Nabilla berlalu,kemudian ia berbalik menghadap teman temannya "trus rok gue?"


Nabila bener percuma ganti baju tetapi roknya tidak diganti. Percuma masih bau


"lo pake rok mami gua aja" usul jovanka, lalu berlalu ke mobilnya meninggalkan temen temennya yang kaget dengan ide berlian jovanka, karna mereka semua tau Nabilla anak yang tomboy,sedangkan jovanka cewek banget, sudah pasti ibunya tidak jauh dari sifat anaknya

__ADS_1


"perasaaan gue ga enak" gumam Nabilla, tetapi masih terdengar


__ADS_2