Still Loving You

Still Loving You
KABAR BAIK


__ADS_3

"Ya, ada apa Dr Choi?, apa kau punya kabar baik untukku?, apa ini soal istriku atau gadis bernama Jeon Mi Kyung?" tanya tuan Jung Sik pada dokter Choi melalui sambungan telepon dipagi hari seraya menikmati sejuknya angin pagi di teras balkon rumah mereka ditemani dengan secangkir teh hijau hangat yang nikmat.


"Datanglah dulu kemari, nanti akan aku jelaskan padamu, dan aku harap ini adalah benar benar berita baik untukmu, sekarang aku harus matikan dulu teleponnya karena aku harus memeriksa keadaan pasienku yang lainnya" kemudian dokter Choi mematikan teleponnya dan menyimpan smartphone miliknya kedalam saku jas putih kebanggaan seorang dokter.


Tuan Jung sik lupa kalau pagi ini ia harus segera berangkat keluar kota menemui investor yang akan berinvestasi pada perusahaan Jeon Grup, bodohnya ia benar benar lupa untuk mengatakannya pada dokter Choi. Ia menjadi bingung apakah ia harus pergi keluar kota atau datang kerumah sakit bertemu dengan dokter Choi.


***


Sementara itu hari kian beranjak siang, dokter Choi mendorong sebuah kursi roda yang diduduki oleh Jeon Mi Kyung putrinya dibawah pohon rindang pada halam rumah sakit, mereka hanya keluar sekedar mencari udarasegar karena Mi Kyung merasa bosan berada di kamar rawat terus menerus.


"Ayah, aku rindu ibu" Jeon Mi Kyung menggenggam tangan ayahnya yang berada pada pegangan kursi rodanya, posisinya sedikit berbalik menghadap pada dokter Choi.


Deg...


Jantung dokter Choi tiba tiba berdetak kencang, ia tiba tiba terdiam seolah memikirkan sesuatu.


"Nak, bagaimana nanti jika kau bersama keluargamu yang sesungguhnya, akankah kau terus merindukan kami?" batin dokter Choi berpikir keras membayangkan jika Jeon Mi Kyung melupakannya dan juga almarhum istrinya.


"Ayah, apa kau dengar aku?" tanya Mi Kyung yang belum mendapatkan jawaban.


Dokter Choi seketika tersadar dari lamunannya, "ah, iya nak, ayah dengar, nanti setelah kau keluar dari rumah sakit kita akan berkunjung ke makam ibumu" dokter Choi mencoba menguntai sedikit senyuman pada wajahnya, menyampaikan rasa cinta kasihnya yang besar pada Mi Kyung putrinya.


"Ayah berjanji kan?"


"Iya nak, tapi ada hal yang ayah minta darimu, berjanjilah kau akan menepatinya nak"


"Apa itu ayah?"


"Berjanjilah untuk tidak melupakan ayah setelah ini, dan satu lagi, ayah mau kau harus menjaga kesehatanmu, kau tidak boleh sakit atau mencelakai dirimu lagi seperti ini"

__ADS_1


"Ayah, maksud ayah apa?, aku tidak akan pernah melupakan ayah, biarpun aku tinggal bersama bibi di rumah panti aku sama sekali tidak pernah melupakan ayah" jawab Mi Kyung meyakinkan dokter Choi bahwa ia akan selalu mengingatnya. Jeon Mi Kyung adalah putri angkat dokter Choi, dulu sebelum ia diangkat sebagai anak oleh dokter Choi ia pernah tinggal di rumah panti milik saudara wanita dokter Choi, kemudian ia diangkat anak oleh dokter Choi dan tinggal bersama. Namun, setelah meninggalnya istri dari dokter Choi itu Jeon Mi Kyung kembali lagi kerumah panti, ia merasa sepi dan hampa jika harus tinggal sendirian dirumah sementara ayahnya yaitu dokter Choi lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mengabdi di rumah sakit tempat ia bekerja sekarang. Tentunya di rumah panti Jeon Mi Kyung merasa sangat senang karena banyak teman disana, namun sesekali ia akan menginap atau sekedar mengunjungi ayahnya dirumah.


"Tapi berjanjilah untuk tidak mencelakai dirimu, kau tahu betapa khawatirnya bibi dan ayahmu ketika kau menghilang beberapa malam dan nyatanya kau berada dirumah sakit seperti ini"


"Ayah, maafkan aku, aku tidak bermaksud membuat ayah dan bibi khawatir, aku hanya bingung untuk mengabari kalian, aku justru berpikir kalian akan khawatir padaku jika kalian tahu aku mengalami kecelakaan"


"Tidak nak, tidak, ayah dan bibi justru khawatir mencarimu"


Jeon Mi Kyung kemudian tersenyum "Ayahhhhh, maafkan aku, aku menyayangi ayah, sayang.... sekali" kemudian Jeon Mi Kyung berhambur memeluk pinggang ayahnya yang berdiri tepat dihadapannya, bermanja manja layaknya anak kepada ayah.


"Begitupun dengan ayah nak, ayah sangat menyayangimu" dokter Choi mengelus puncak kepala putrinya dengan kasih sayang yang teramat tulus.


"Mi Kyung, apakah kau akan bahagia jika memiliki dua ayah nak?" tanya dokter Choi tiba tiba.


"Maksud ayah apa?" Mi Kyung merasa bingung mencerna dan memahami pertanyaan dari ayahnya.


"Kabar baik?" tanya Mi Kyung sambil memiringkan sedikit kepalanya bingung.


"Iya, kau akan segera bertemu dengan ayah kandungmu nak, bukan hanya dengan ayah kandungmu tetapi juga ibumu dan pamanmu" jelas dokter Choi.


"Ayah tidak berbohong kan?"


"Tidak nak, kau pasti sejak lama ingin bertemu dengan keluarga kandungmu kan?, hari ini ayah akan membawamu bertemu dengan mereka"


"Tapi ayah tahu dari mana orangtua kandungku?"


"Kau ingat nak, dulu waktu kau masih kecil, waktu pertama kali kau bertemu dengan bibi juga ayah, waktu itu kau mengalami kecelakaan, kau kehilangan sebagian ingatanmu, kau hanya ingat kalau kau memiliki marga Jeon, dan beberapa hari yang lalu adik dari ayah kandungmu sendirilah yang menolong membawamu kemari"


"Apa maksud ayah laki laki itu adalah Jeon Jung Kook?, ayah memang benar laki laki itu memiliki marga yang sama denganku"

__ADS_1


"Iya, dia adalah pamanmu nak, adik dari ayahmu"


"Tapi ayah tahu dari mana kalau mereka keluargaku?, apa ayah punya bukti dari semuanya?"


"Tentu saja, sebelas tahun yang lalu tuan Jeon Jung Sik kehilangan putri mereka, dan saat mereka melihatmu malam itu mereka merasa begitu yakin jika kalau kau adalah putrinya sehingga meminta ayah untuk mengambil sampel darahmu untuk kemudian melakukan pencocokan DNA, dan hasilnya 99% cocok dengan mereka"


"Jadi kemarin itu ayah mengambil sampel darahku untuk dicocokkan dengan paman itu?"


"Jangan sebut mereka paman itu saja nak, mereka adalah keluargamu, berjanjilah kau akan menyanyangi mereka seperti kau menyayangi ayah selama ini, dan berjanjilah pada ayah untuk tidak melupakan ayah"


"Terima kasih ayah, aku akan selalu menyayangi ayah, aku tidak akan pernah melupakan ayah" Mi Kyung kembali lagi berhambur memeluk ayahnya diiringi dengan derai air matanya yang tidak bisa ia tahan lagi, ia antara senang dan sedih mendapatkan kabar baik tersebut"


"Ayah berjanjilah juga untuk tetap menganggapku anak, ayah tidak akan melupakanku juga kan?"


"Ayah tidak akan pernah melupakanmu nak, kau adalah kebahagiaan ayah saat ini, kaulah satu satunya harapan ayah" dokter Jeon mengulur tangannya, menyentuh halus pada wajah putrinya yang telah dewasa, mengusap air mata Mi Kyung yang membasahi wajah cantiknya.


Tanpa Dokter Choi dan Jeon Mi Kyung sadari ada dua orang laki laki yang sedang memperhatikan mereka, mengamati bagaimana besarnya cinta antara ayah dan anak angkat tersebut, mereka seperti telah memiliki ikatan batin yang sangat kuat.


Beruntung sekali selama ini Jeon Mi Kyung dirawat oleh orang yang tepat, sebuah keluarga yang tidak memiliki keturunan sebelumnya dan mereka begitu menyayanginya layaknya anak kandung yang terlahir dari darah mereka.


Berikut Visual dari Jeon Mi Kyung



💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜


LOVE LOVE


Author: Ameera Limz

__ADS_1


__ADS_2