Still Loving You

Still Loving You
EUN SEO, HEE RA


__ADS_3

Kim Eun Seo dan sepupunya Seokjin sedang menunggu kepulangan Hee Ra dan Taehyung di galeri. Makin lama Eun Seo makin kesal saja rasanya. Sepupu Kim Taehyung benar benar tak ingat waktu sepertinya. Berulang ulang ia menghembus nafas dengan kesal membuat Seokjin terkekeh melihatnya.


"Heuffff... Aku tahu memang menyenangkan sekali bagi kak Taehyung bisa berduaan dengan wanita cantik. Tapi apa dia lupa sekarang sudah hampir tengah malam?" Eun Seo melihat pada jam dinding yang sudah menunjukkan pukul 23.25 waktu setempat. Benar benar mengesalkan.


"Sebentar lagi mereka pasti akan kembali" ucap Seokjin yang berdiri dari posisi duduknya. Eun Seo sampai terpesona melihat ketampanan sepupunya makin bertambah kala sinar lampu pada langit langit galeri menyinari wajah itu. Kenapa ia baru sadar sekarang kalau sepupunya Seokjin ternyata tak kalah tampan dengan Taehyung. Apalagi wajahnya makin terlihat dewasa sangat berbeda dengan yang Eun Seo lihat beberapa tahun lalu.


"Jangan memandangiku seperti itu bocah mesum. Apa kau mulai mewarisi kecabulan kakakmu eoh?" celetuk Seokjin melihat sepupunya yang sedang melongo memperhatikan dirinya degan ekspresi wajah nakal.


"Hah.. Eoh.. Kakak bilang apa barusan?" Eun Seo jadi salah tingkah.


"Yakk... Kenapa kau menatapiku dengan wajah nakal seperti itu?, jangan bilang kau sedang berpikiran liar?" tebak Seokjin sambil menunjuk nujuk wajah Eun Seo.


Eun Seo sebenarnya tidak berpikiran liar tentang sepupunya. Ia hanya begitu terpesona melihat tingkat ketampanan seorang Seokjin yang menurutnya makin bertambah. Tak hanya itu, ia juga makin terpesona melihat tubuh Seokjin yang makin atletis dengan bahu lebarnya. Lihatlah betapa menawannya lelaki itu saat menggunakan setelah kemeja berwarna gelap yang menempel sempurna ditubuhnya. Ditambah lagi dengan potongan rambutnya yang manly.



Pletak...


Sebuah jitakan dari Seokjin mengenai kepala Eun Seo membuat gadis itu meringis dibuatnya.


"Argh... 이게 뭐야? (Apa apaan ini?). Kenapa kakak menjitak kepalaku?" Eun Seo sengaja memanyunkan bibirnya dan tangannya mengelus kepala yang terkena jitakan. Hal tersebut sukses membuat Seokjin semakin gemas.


"Haishhh... Dasar bocah mesum. Benar benar Namjoon menurunkan semua sifatnya kepada gadis ini" Seokjin menggerutu. "Kau mau coklat hangat tidak?" tiba tiba saja Seokjin menawarkan coklat hangat pada Eun Seo dan tentu saja gadis itu mau.


"Mau beli dimana?"


"Bikin sendiri"


"Memangnya galeri ini ada dapurnya juga?"


"Tentu saja 바보 (bodoh). Mau ikut kedapur tidak?" tawar Seokjin.


"Aku ikut" Eun So bangkit lalu kemudian ia melingkarkan kedua lengannya pada pinggang Seokjin dengan manja.


"가차 (lepaskan)"

__ADS_1


"아니 (tidak)" Eun Seo menggeleng manja. Ia masih begitu rindu pada kakak sepupunya.


"Yasudah, tapi awas kau macam macam" lelaki jangkung itu mengingatkan.


Mereka berdua sudah berada di sebuah dapur khusus yang Taehyung bangun di galerinya. Dapur dengan nuansa putih dan silver benar benar begitu terlihat rapih dan bersih.


Disana juga terdapat beberapa pajangan foto di salah satu sudut dindingnya.


Eun Seo terlihat begitu serius memandangi setiap foto yang terpajang. Ada beberapa foto masa kecil mereka disana membuatnya tak bisa untuk tak tersenyum ketika ingatannya membawa ia pada masa itu. Mereka yang yang sedang bermain air pantai dengan pelampung dengan karakter kepala bebek.


"Aku lucu sekali" gumam Eun Seo ketika tangannya mencoba menyentuh pas foto dihadapannya.


"Ini coklat hangat untuk tuan putri kami yang menggemaskan" Seokjin sudah berdiri disamping Eun Seo dengan dua dua gelas coklat hangat ditangannya. Yang satu sengaja ia berikan kepada sepupunya.


"Terima kasih kakakku yang tampan" gadis itu tersenyum.


"Kau masih ingat dengan foto yang ini?" tiba tiba saja Seokjin menunjuk pada sebuah foto yang menampakkan empat orang anak laki laki yang mungkin berkisaran usia 9-13 tahun dengan seorang anak perempuan yang mungkin masih berusia 2 tahun saja.


"Aku tahu anak perempuan itu aku. Yang ini kak Seokjin, ini kak Namjoon, yang ini kak Tae dan yang ini......" Eun Seo berhenti menunjuk pada gambar salah seorang anak. Ia mencoba mengingat ingat tapi ia benar benar tak ingat apapun karena saat itu ia masih terlalu kecil untuk mengingat semuanya.


"Jung Hoseok" celetuk Seokjin.


"Anak laki laki itu" Seokjin menunjuk anak laki laki dalam foto yang mana Eun Seo tak bisa mengenalinya. "Belakangan ini ia sering bolak balik datang kemari. Dia terus menanyai kabarmu. Ia juga meminta kontakmu padaku tapi aku tak tahu apa dia sudah menghubungimu atau belum?" lanjut Seokjin menjelaskan.


Ingatan Eun Seo kembali berselancar ke beberapa waktu belakangan ini. Yang mana ada seseorang yang tak ia kenal mengirimkan dirinya beberapa pesan manis dan juga hadiah kerumahnya. Apa mungkin nomor yang mengirimkan pesan manis secara terus menerus belakangan ini adalah lelaki bernama Jung Hoseok?.


Eun Seo harus mencari tahu semuanya. Kalau boleh jujur ia juga ikut penasaran melihat foto anak laki laki bernama Hoseok tersebut. Anak laki laki itu terlihat tampan meskipun masih kecil, tentu saja sekarang ia akan tumbuh semakin tampan kan. Begitulah yang ada di benak Eun Seo saat ini.


"Hoseok itu anak kerabat ayahmu juga ayahku. Sekarang ia mengurus bisnis ekspor impor antara Indonesia dan Korea" Seokjin mulai menjelaskan. Entah kenapa Eun Seo begitu tertarik mendengar semua cerita Seokjin tentang lelaki bernama Hoseok tersebut. Ia sangat yakin pasti yang mengirimkannya pesan dan hadiah itu adalah Hoseok.


***


Sementara itu Kim Taehyung dan gadis Jeon sedang berjalan menikmati air pantai di malam hari. Keduanya terlihat sedang bergandengan tangan. Mereka semakin dekat rupanya.


"Ini sudah sangat malam" Taehyung melihat waktu pada ponselnya. "Ayo kembali ke galeri. Aku akan mengantarmu dan Eun Seo kembali ke hotel"

__ADS_1


"네 (iya)" Hee Ra mengangguk malu tak tkala mata Taehyung memandang dirinya. Mata yang terlihat indah ketika rembulan malam menyinarinya.



"Terima kasih atas segalanya" entah kenapa lelaki Kim itu mengucap terima kasih. Bukankah yang seharusnya berterima kasih adalah Hee Ra karena telah diajak berkeliling pantai oleh Taehyung?.


"Seharusnya aku yang berterima kasih" gadis Jeon masih saja tertunduk malu. Ia benar benar tak berani untuk menyelami wajah Taehyung. Ia takut tak bisa keluar jika ia sudah menyelam.


"Apa kau memang tak pernah menatap wajah orang lain ketika bicara?" Taehyung mengangkat wajah Hee Ra untuk menghadap padanya. Ia benar benar gemas karena gadis itu terus saja tertunduk. "Kau tahu, tidak menatap mata lawan bicara itu tidak sopan" ucap lelaki Kim dengan lembut membuat hati seorang Jeon Hee Ra meleleh bak lelehan coklat. Mendengar Taehyung berkata dengan lembut seperti itu saja rasanya sangat manis.


Akhirnya gadis Jeon memberanikan diri untuk menatap balik wajah Kim. Gelenyar aneh terus terasa menjalari tubuh melalui aliran darahnya. Sebuah getaran hangat yang menyenangkan. Ia sedikit tersenyum.


"Ayo pulang" Kim Taehyung ikut tersenyum kemudian menarik Hee Ra untuk dirangkulnya. Sungguh Jeon Hee Ra tak bisa menolak. Baru kali ini ia merasa getaran aneh saat dekat dengan lelaki berbeda dengan saat ia dekat dengan teman atau juga pamannya Jeon Jung Kook meski ia sempat menyukai pamannya itu.


***


Setelah mengunjungi Namjoon tadi hati Jeon Jung Kook benar benar merasa gelisah.


Ia terus kepikiran soal Ha Na yang sedang hamil dan akan mendaftarkan pernikahan bersama Park Jimin secara resmi besok. Waktu korea lebih cepat 2 jam dari Indonesia. Untuk menuju pagi disana hanya butuh beberapa jam lagi. Itu artinya dalam hitungan jam saja Lee Ha Na akan benar menjadi milik Park Jimin. Jeon Jung Kook telah kalah.


Ia benar benar mencoba untuk melupakan atau mengikhlaskan namun hatinya sungguh menolak. Ia tak bisa.


Jeon Jung Kook melamun. Matanya memandang kearah luar jendela ruang kerja sekaligus ruang pribadinya dengan tatapan yang kosong.


Hingga akhirnya.....


***Hingga akhirnya author bilang episode ini cukup sampai disini dulu guys. Mohon Vote, like jug comment nya ya. Aku butuh review dari kalian tentang episode ini. Kalian boleh review di akun sosmed kalian juga 🙏🙏🙏Bisa tandai aku ya. Akun Sosmed ku ada dibawah. Aku akan sangat berterima kasih pada kalian yang mau Review.


💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜***


LOVE LOVE


Author: Ameera Limz


Ig: @safitristevieka (Stevi Eka Safitri Limz)

__ADS_1


Fb: Stevi Eka Safitri (Stevi Eka Safitri Limz)


Twitter: @stevi_eka


__ADS_2