
Satu bulan setengah telah berlalu, Lee Ha Na mencoba menata kembali kehidupannya untuk menjadi wanita yang kuat.
Ibunya yang sudah tidak lagi dirawat dirumah sakit karena sudah cukup sehat untuk Lee Ha Na rawat dirumah sendiri walau sesekali harus rutin kerumah sakit untu memantau kesehatan pasca operasinya.
Sedangkan nyonya Jeon atau istri dari Jeon Jung Sik perkembangannya sudah cukup lumayan, setiap kali Lee Ha Na datang menjenguk maka setelahnya nyonya Jeon mendapatkan perkembangan yang bagus pada sistem tubuhnya.
Nyonya Jeon sudah bisa membuka matanya, bisa merespon orang orang yang bicara padanya, walaupun kaki tangannya masih belum bisa digerakkan dengan sempurna karena masih begitu lemah dan kaku setelah tiga tahun hanya tertidur, dan nyonya Jeon tidak bisa bicara karena beberapa sistem ditubuhnya belum begitu pulih.
***
Hari ini seperti biasa Lee Ha Na datang kesekolah untuk belajar layaknya anak sekolah, mengembangkan minatnya di dunia modeling.
Jam istirahat makan siang Lee Ha Na duduk di salah satu bangku kantin bersama Kim Eun Seo sahabatnya yang juga adik dari Kim Nam Joon.
Seusai jam pelajaran Lee Ha Na dan Eun Seo langsung mengganti seragam sekolah mereka di kamar mandi sekolah, mereka berniat ingin langsung ke toko buku setelahnya.
Saat sedang di kamar mandi sekolah Lee Ha Na merasa kepalanya begitu pusing, sesuatu juga terasa bergejolak diperutnya dan itu menyakitkan, Lee Ha Na berpegangan pada dinding mencoba memejamkan matanya beberapa detik berharap pusing dikepalanya bisa berkurang.
Eun Seo yang melihat Lee Ha Na seperti sedang menahan sakit itu menjadi panik, ia menghampiri Lee Ha Na dengan segera.
"Princes Lee kau baik baik saja?"
"Aku baik baik saja" Lee Ha Na berbohong, ia tidak ingin sahabatnya panik. "Ayo kita berangkat".
Singkat cerita dengan menahan rasa sakit Lee Ha Na dan Eun Seo sudah berada di toko buku yang biasa dikunjungi.
Beberapa waktu kemudian rupanya Lee Ha Na tak mampu lagi untuk menahan sakitnya, ia kehilangan kesadarannya di toko buku itu.
Kim Eun Seo panik, ia meminta siapapun yang berlalu lalang di toko itu untuk menghubungi ambulan.
***
Dirumah sakit seorang dokter laki laki masih muda menangani Lee Ha Na dan melakukan beberapa tindakan.
__ADS_1
Di luar ruangan dimana Le Ha Na terbaring Eun Seo menelpon seseorang, sepertinya ia menelpon kakaknya.
"Hallo, kakak bisakah kau datang kerumah sakit sekarang?" tanya Eun Seo.
"Ada apa?, siapa yang sakit?, apa kau baik baik saja?" cecar Nam Joon dari seberang sambungan telepon.
"Aku baik baik saja kak"
"Lalu siapa yang sakit?" tanya Nam Joon Lagi.
"Lee Ha Na kak, tadi saat kami lagi mencari buku tiba tiba Le Ha Na tidak sadarkan diri, sekarang ia sedang ditangani oleh dokter" jelas Eun Seo.
"Kau katakan kalian dirumah sakit mana?, sebentar lagi kakak akan menyusul kesana" Kim Nam Joon begitu perduli pada Ha Na, pasalnya sejak kejadian itu Nam Joon dan Jimin justru sangat menjaga Lee Ha Na, dan sudah beberapa kali juga Lee Ha Na datang kerumah mereka untuk mengerjakan tugas sekola bersama adiknya atau sekedar curhat layaknya remaja. Sementara Lee Eun Seo belum mengetahui yang sebenarnya terjadi, yang ia fikir hanyalah kakaknya menganggap Lee Ha Na seperti adik sendiri.
Kim Nam Joon yang kebetulan sedang bersama Park Jimin yang lagi membahas cara untuk membantu Lee Ha Na membalaskan dendam pada ayahnya itu dengan segera mengajak Park Jimin.
"Sepertinya kita harus kerumah sakit segera tuan Park"
"Lee Ha Na tiba tiba tidak sadarkan diri saat ia sedang bersama Eun Seo" Jelas Nam Joon Singkat. "aku akan ikut dengan mobilmu saja", akan sangat lama jika aku menunggu dijemput supir" lanjut pria Kim Nam Joon.
"Kau tidak bercanda kan?" Park Jimin mencoba memastikan lagi apa yang dikatakan Kim Nam Joon padanya.
"Aku tidak punya waktu untuk nercanda tuan Park".
***
Sekarang Park Jimin dan juga Kim Nam Joon sudah berada dirumah sakit, menghampiri Eun Seo yang sedang duduk dikursi tunggu dengan kebingungan.
"Kakak akhirnya kau sampai juga" Eun Seo bangkit dari duduknya begitu melihat kakaknya tiba, "kak Jimin juga ikut?" tanya Eun Seo yang melihat Park Jimin datang bersama dengan kakaknya.
"Ya, kebetulan tadi kami sedang bersama" jawab Jimin singkat.
Tiba tiba pintu dimana Lee Ha Na di tangani terbuka, dokter muda yang tadi menanganinya keluar dari sana dengan peluh dipelipisnya.
__ADS_1
"Bagaimana keadaan teman saya dokter?" tanya Eun Seo yang tidak sabaran.
"Begini, apa diantara kalian ada yang merupakan suami dari pasien Lee Ha Na?" dokter itu malah bertanya balik.
"Lee Ha Na bahkan belum menikah dokter" Jelas Eun Seo pada sang dokter, bagaimana bisa dokter itu membahas soal suami dari Lee Ha Na, sedangkan yang Eun Seo tahu Lee Ha Na belum menikah bahkan ia masih 16 tahun dan masih seorang pelajar.
"Katakan apa yang terjadi dokter?, saya yang akan bertanggung jawab atas Lee Ha Na" jawab Jimin.
"Apa tuan keluarganya?"
"Dokter bisa menganggapnya seperti itu" Jimin berkata dengan begitu tegas, ia tidak suka dengan dokter yang terlalu banyak bertele tele.
"Nona Lee Ha Na itu masih terlalu muda, sepertinya karena terlalu banyak beraktifitas dan juga banyaknya pikiran membuat kandungannya lemah dan akhirnya janin nona Lee tidak bisa kami selamatkan" Jelas dokter itu. Mendengar itu membuarlt Jimin, Nam Joon juga Eun Seo cukup terkejut tak percaya.
"Dokter jangan bercanda, Lee Ha Na itu belum menikah dokter" Eun Seo mencecar sang dokter, ia berfikir bahwa sang dokter terlalu mengada ada.
Melihat adiknya yang emosian karena mendengar ucapan dokter akhirnya Kim Nam Joon membawa adiknya itu, sepertinya ia harus menjelaskan pada Eun Seo apa yang sebenarnya terjadi terhadap Lee Ha Na.
"Kau ikut aku sebentar Eun Seo, Jimin kau urus Lee Ha Na" Kim Nam Joon menarik tangan adiknya menuju suatu tempat, ia harus menjelaskan semua sebelum semuanya semakin kacau.
Sebenarnya Park Jimin sangat syok mendengar apa yang dikatan dokter, baru saja Lee Ha Na kehilangan anak dan itu bukan anak Lee Ha Na seorang tapi juga anaknya.
"Lalu bagaimana keadaan Lee Ha Na sekarang dokter?" tanya Jimin yang terlihat begitu terpukul dan tak sabaran.
"Nona Lee sempat mengalami pendarahan sehingga kami memberikan tranfusi beberapa kantung darah untuknya, sekarang ia masih belum sadarkan diri tapi itu hanya sebentar saja, mungkin sekitar setengah jam lagi baru ia akan sadar" Jelas sang dokter yang menggunakan baju berwarna hijau dengan penutup kepalanya itu.
Lalu bagaimanakah Lee Ha Na setelah ia mengalami kejadian ini?
💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙
LOVE LOVE
Author: Ameera Limz
__ADS_1