Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
bab 1


__ADS_3

Ini adalah karya ku yg pertama, jika ada yg kurang dengan kata-kata nya,


tolong di maklumi ya, semoga kalian suka dengan cerita nya


selamat membacaπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰


*****


Malam adalah waktu untuk kita beristirahat,


merehatkan sejenak otot-otot kita dari rutinitas yg kita lakukan pada pagi hari sampai malam hari, tapi tidak dengan ku,,,


Ya aku yang bernama Nessa, saat ini aku sedang meringkuk dibawah samping tempat tidurku,


Menangis itulah yg aku lakukan, tanpa suara dengan hati yang merasa takut dan sangat terluka,


Lagi- lagi aku menjadi saksi bisu kelakuan suamiku, suami yang sangat mencintaiku tapi juga sangat menyakiti ku.


ya saat ini dia sedang mengamuk, karena keposesifan nya yang berlebihan.

__ADS_1


"Mas... aku mohon, udah mas"(sambil menangis)


Itulah kataku yang sudah entah berapa kali aku ucapkan,


"Apa kurang ku Nessa, apa ? jawab aku Nessa, apa yg tidak kuberikan padamu"


Kretakkkk,,,,,,, kaca riasku, y kali ini kaca rias ku yang di tinju oleh nya


Aku tak sanggup lagi melihat nya, makin ku tekuk lutut ku rapat-rapat, aku tenggelam kan wajahku di kedua lututku.


"Aaaaaaa....... aku benci ini Nessa, aku benci, bahkan sakit di tangan ku ini tidak ada artinya, aku takut kehilangan mu Nessa,


apa kamu tidak mengerti"


Hening..........beberapa menit kemudian,


Aku merasakan ada yg melangkah mendekati ku, ya dialah suamiku mas Arkan, mungkin saat ini emosinya sudah selesai dia luapkan, dan aku yakin, tangan nya saat ini telah terluka dan mengeluarkan banyak darah.


Dia berjongkok di depan ku, sambil memegang kedua bahuku. dia menangis, aku bisa mendengar nya

__ADS_1


"Sayang....... maaf, maafkan mas"


pliss, jangan menangis lagi, mas gak kuat liat kamu kayak gini"(sambil terisak)


Dia mengelus punggung belakangku, menenangkan ku yg sudah seperti orang trauma dan ketakutan,


Tubuhku bergetar hebat, bahkan aku tidak berani untuk menegakkan wajahku,


"Sayang... ayo angkat wajah mu, mas mohon, mas udah gx marah lagi, mas janji"


Ya begitulah suamiku, setelah membuat ku hampir gila, dengan gampang nya dia bilang semuanya baik baik saja.


"Mas, maaf, maafin Nessa.


Nessa takut mas, Nessa gak sanggup liat mas kayak gini terus"


Ya aku mencoba mengangkat wajahku, dengan bergetar, aku menatap wajah nya, air mata ku sudah jatuh tak terbendung, aku menangis sekencang kencang nya.


"Iya mas ngerti, maaf kalau mas lepas kendali lagi, tapi mas belum bisa menghilangkan kebiasaan buruk ini, mas emosi sayang, mas marah, mas takut"(sambil terisak)

__ADS_1


Dia mendekap ku dengan erat, aku pun membalas dekapan nya sambil menenangkan nya,


entah harus sedih atau senang karena dicintai dengan cara berlebihan, tapi jujur, aku tertekan, sangat tertekan....... πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯


__ADS_2