Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Nessa mulai tertekan


__ADS_3

"Kak Leo"


Gumam Nessa terkejut,sungguh dia tidak pernah menyangka jika saat ini di bisa bertemu kembali dengan pria yang pernah dia sakiti dengan sangat dalam...


"Iya... ini aku Leo, kakak kira kamu sudah lupa Nessa? " tanya Leo tersenyum manis..


"Hah.., tidak mungkin aku lupa kak, apakah kakak ikut terlibat dalam acara pendonoran darah ? " tanya Nessa penasaran


"Iya Nes, karena kakak tahu jika ini adalah kampus mu, maka kakak memutuskan menerima penawaran dari pihak rumah sakit, oya bagaimana dengan keadaan mu saat ini, tidak terasa sudah satu tahun kita tidak pernah berjumpa"


"Aku baik kak, seperti yang kakak lihat saat ini"


Jawab Nessa mulai tak enak, entah menyapa dia menjadi merasa gelisah, takut jika seseorang memfoto dirinya dan mengirim kan nya ke Arkan...


"Alhamdulillah jika begitu, aku juga melihat seperti nya kau bertambah cantik dan terlihat dewasa dari sebelum nya, sekarang aku bisa tenang setelah memastikan jika kau bahagia Nessa"


"Iya..., kak jika begitu aku akan pergi menemui para panitia yang lain"


Permisi Nessa yang sudah mulai tidak tenang, dia langsung pergi meninggalkan Leo yang masih menatap nya dengan perasaan tak karuan....


Kini Nessa sudah tiba di tempat berkumpul nya para panitia, dan dia mulai membantu acara pendonoran darah yang sudah di mulai bersama dengan sahabat nya Monic


Di tengah tengah acara, Monic pun menyempatkan diri untuk bertanya kepada Nessa, tentang pembicaraan nya bersama Leo..


"Kalian tadi membicarakan apa Nes, aku melihat sedari tadi kak Leo terus saja memperhatikan kamu"


Tanya Monic sambil menatap ke arah Leo yang sedang melakukan pemeriksaan...


"Tidak ada, hanya sebatas menanyakan kabar, setelah itu, aku langsung pamit, karena aku takut jika ada seseorang yang memfoto diri ku seperti tempo hari"


"Bagus lah, aku juga merasa begitu Nessa, aku rasa ada mata mata di kampus kita yang sengaja ditugaskan oleh suami mu"


Kata Monic menyimpulkan, sedangkan Nessa langsung menghentikan kegiatan nya...


"Entah lah..., aku juga tidak tahu, karena mas Arkan selalu menyangkal nya, tapi jika bukan mata mata, maka ada seseorang yang tidak menyukai hubungan kami, dan mencoba untuk menghancurkan nya, pasti orang tersebut tahu jika suami ku adalah orang yang sangat posesif"


"Iya, benar juga apa kata mu Nessa, dan sekarang kau harus lebih berhati hati lagi dalam berinteraksi dengan seorang teman pria, aku tidak mau jika sampai suamimu mengamuk seperti waktu itu lagi"


Ucap Monic sambil menatap ke arah Nessa, dan Nessa langsung memeluk tubuh Monic dengan erat...

__ADS_1


"Terimakasih ya, karena kau selalu ada untuk ku"


"Pasti sayang, kau adalah sahabatku, jadi kau harus selalu bahagia"


Jawab Monic mengelus pundak Nessa, setelah itu mereka kembali melanjutkan kegiatan mereka, dengan di pantau ketat oleh Leo yang masih setia menatap Ke arah Nessa...


*****


Sedangkan di kantor kebesaran Aditama, saat ini Arkan sedang fokus melihat semua bukti yang di tunjukkan oleh salah satu anak buah nya...


Dia menatap layar Laptop tersebut, dengan sangat teliti, dan terbukti jika saingan bisnis nya lah yang telah berani mengusik nya melalui nomor handphone istri nya tersebut


"Bangsat...., ternyata dia yang menjadi dalang semua ini, dan aku dengan mudah nya malah terjebak oleh rencana nya itu"


Ucap Arkan dengan geram, yang langsung di timpali oleh kedua anak buah nya yang memperjelas keadaan..


"Tuan, sepertinya mereka sengaja ingin menyerang hubungan pribadi anda, karena mereka ingin menghancurkan anda bersama nona Nessa, "


"Kau benar Ryan, lalu apa alasan nya, kenapa mereka ingin melihat hubungan ku menjadi hancur? " tanya Arkan penasaran


"Bisa jadi, karena mereka marah kepada tuan, karena tuan sudah berhasil memenangkan tender besar yang mereka perebutkan juga"


"Baik tuan Arkan, jika begitu kami permisi sekarang juga"


Ucap Ryan bersama rekan nya langsung keluar dari ruangan kerja milik Arkan


Setelah itu, Arkan kembali menatap foto Nessa yang terpampang di depan mata nya, sungguh dia benar benar menyesali karena sudah menurut Nessa dengan tuduhan yang membuat Nessa merasa sangat terluka


Entah mengapa, setelah satu tahun usia pernikahan mereka pun, Hati Arkan belum bisa mempercayai sang istri dengan sepenuh hati, seperti ada hal yang selalu mengganggu perasaan nya, sehingga rasa panik dan takut kehilangan terus menghantui nya setiap saat...


"Kenapa aku ini!!! apakah penyakit ku belum hilang juga, tapi... aku merasa sehat sekarang, tapi kenapa aku tidak bisa mengontrol emosi dan rasa percaya ku sendiri"


"Maaf jika telah menyakiti mu istri ku, sungguh ini semua aku lakukan karena aku benar benar mencintai mu, aku takut kehilangan mu"


Gumam Arkan sambil mengelus foto Nessa yang sedang dia pegang...


****


Tidak terasa, malam telah datang menyapa, dan saat ini Nessa sedang melakukan ritual nya sebelum tidur, dengan menggunakan skincare yang baru saja di beli oleh sang suami, karena yang milik nya terdahulu sudah pecah akibat amukan Arkan kemarin malam...

__ADS_1


Arkan yang baru saja masuk ke dalam kamar nya, langsung berjalan cepat menuju ke arah sang istri, dia memeluk tubuh mungil itu dari belakang, membuat Nessa sedikit merasa terkejut...


"


Greppp


"Sayang, kenapa kau sangat cantik dan wangi, bukan kah kita akan tidur sebentar lagi? "


Tanya Arkan sambil mencium kuping Nessa dengan lembut


"Mas..., aku geli, kamu selalu saja seperti itu"


"Karena kamu sangat wangi sayang, apakah kau sengaja ingin menggoda ku? "


"Hehe.., iya bisa dibilang begitu, oya mas aku ingin cerita dengan mu"


"Cerita apa? katakan lah sayang? "


Tanya Arkan masih melakukan aksinya, dia mulai mencium Cuping Nessa dengan sangat bergairah, membuat Nessa merasakan meremang di tubuh nya


"Mas...., tadi di kampus aku bertemu dengan Kak Leo...


" Apaa !!!!!!"


Teriak Arkan langsung menghentikan aksi nya, dia memutar tubuh Nessa agar mengahadap ke arah nya, dan menatap wajah istri nya dengan tatapan tajam


"Apa yang dia lakukan dengan mu Nessa? apakah dia mendekati mu? "


Tanya Arkan menggebu gebu


"Mas, tenangkan dirimu, aku akan menceritakan nya, karena aku tidak mau jika kau mengetahui nya dari orang lain, Kak Leo menjadi salah satu dokter di acara kami, dan dia hanya menyapa ku saja, setelah itu aku langsung menjauhi nya, aku sengaja memberitahu mas Arkan, karena aku takut jika ada seseorang yang memfoto ku kembali dan mengirim kan nya untuk mu, aku tidak mau jika kau mengamuk kembali dan salah paham terhadap ku mas"


Jelas Nessa dengan wajah berubah sedih, dan Arkan langsung memeluk tubuh istri nya itu dengan erat..


"Maaf jika aku terlalu membuat mu takut Nessa, tapi ini lah aku,... kau harus bisa menjaga perasaan ku Nessa"


Ucap Arkan membuat Nessa langsung menetes kan air mata..


"*Apa aku sanggup mas..., kenapa kau tidak bisa berubah juga mas, sifat mu semakin hari semakin menyiksa ku"

__ADS_1


Gumam Nessa di dalam hati*....


__ADS_2