
Dirumah sakit yang sunyi itu, saat ini terdengar suara tangisan dari sepasang suami istri paruh baya yang terdengar sangat pilu,
Disamping nya terdapat dua orang pemuda yang sedang mondar-mandir kesana kemari sambil menunggu ruang ICU itu di buka,
Tak lama kemudian pintu ruangan pun terbuka, dan keluarlah dokter yang menangani korban kecelakaan tersebut..
"Keluarga bapak Arkan Aditama? " tanya Dokter
"Iya kami dok..., kami orang tua nya dokter? " jawab mama Iren dengan suara serak
"Mari ikut saya keruangan saya, ada hal penting yang akan saya sampaikan " ajak Dokter itu
"Baik dok..., nak tolong jaga Arkan ya. kami pergi sebentar" ucap papa Marko
"Baik om...? " jawab mereka sedih..
Setelah sampai di ruangan dokter, mereka pun mulai duduk di bangku depan meja..
Dokter itu pun juga ikut duduk di bangku nya dan mulai menatap ke wajah orang tua Arkan
"Tuan dan nyonya.., kami sudah memeriksa ke adaan korban, korban mengalami kecelakaan yang sangat parah, karena dia mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi, tapi untung nya Tuhan masih melindungi tubuh nya sehingga tidak ada bagian tubuh nya yang mengalami patah tulang atau pun retak, dia hanya mengalami luka biasa, akibat terkena serpihan kaca dan juga luka akibat tertimpa body mobil, tepat nya di bawah perut nya, disana terdapat luka yang sudah kami operasi dan selain itu, ada yang sedang kami takuti terhadap otak korban..? "
"Memang nya kenapa dengan otak nya dokter? " tanya papa Marko panik
"Kami melihat jika kepala korban mengalami benturan yang sangat hebat, dan akan ada dua kemungkinan yang akan terjadi, antara dia sadar dan mengalami amnesia, atau tidak sadar dan mengalami koma.. karena dia mengalami cidera otak traumatis, itu lah kesimpulan yang bisa saya sampaikan saat ini? "
"Apa..... hiks hiks... ya Tuhan.., selamat kan lah anak ku...? " ucap mama Iren menangis
Dengan perasaan hancur, mama Iren dan papa Marko pun kembali ke ruangan ICU, saat ini Arkan belum sadar kan diri, dan Dimas juga Reza yang melihat kedatangan orang tua Arkan itu pun, mulai mendatangi nya..
"Bagaimana tante? apa yang dokter katakan..?, Arkan baik baik aja kan tan..? " tanya Dimas sedih
"Hiks... hiks...., Arkan kritis ke adaan nya Dimas, dan jika dia tidak sadar juga sampai nanti siang, itu arti nya dia mengalami koma..? " jawab mama Iren menangis
"Apa.....?? " ucap mereka terkejut
"Tante.., aku sudah melihat isi handphone Ikram yang sempat ku ambil saat menjemput tante tadi? dan aku sudah tahu apa penyebab Arkan bisa mengamuk lagi tante..? " ucap Dimas
"Apa nak.., coba beri tahu tante..? " tanya Mama Iren
__ADS_1
"Ini.. tante lihat video ini..? " memberikan handphone itu
Mama Iren dan papa Marko pun mulai melihat video yang ada di handphone Arkan, dan mereka sangat terkejut dengan apa yang barusan mereka lihat dan dengar...
"Pah.... kita harus menghentikan ini pah.. jangan sampai Nessa menikah dengan Leo pa... kasian anak mama pa.. mama mohon, batalkan pernikahan itu pa..? " ucap mama Menangis kembali
"Iya ma... papa akan menghubungi nomor Nessa sekarang juga..? "
******
Tepat pukul 13.00 siang, saat ini aku masih duduk termenung di dalam kamar ku, begitupun juga dengan kedua orang tua ku, mereka berbaring di atas ranjang ku mengistirahatkan tubuh sejenak karena rasa lelah yang mendera
Tidak lama kemudian, aku pun mendengar suara handphone ku yang berdering di atas nakas, aku pun langsung bangkit menghampiri nya..
"Kak Arkan..?? " ucap ku sendiri
"Siapa nak yang telfon? " tanya ibu yang menatap wajah ku
"Kak Arkan buk..?? " jawab ku sedih
"Jawab saja nak...? kasihan dia? "
"Iya buk? "
"Hallo kak..?? " tanya ku
"Hallo Nessa? ini papa nak..? nak papa ingin memberi kabar buruk untuk mu, tadi jam 4 pagi, Arkan mengalami kecelakaan nak.. dan saat ini ke adaan nya sangat kritis.. papa mohon, kau kemari lah, dia sangat membutuhkan mu saat ini nak..? " ucap papa Marko menangis
"Apa......?????? ba.. bagaimana bisa pa..? bukan nya disana masih gelap gulita..? kenapa kak Arkan pergi mengendarai mobil pa..? tanya Nessa panik
" Iya..., dia sudah mengetahui tentang pernikahan mu yang akan di selenggarakan 2 hari lagi Nessa? itu lah penyebab nya mengapa dia mengendarai mobil? dia berniat akan menuju ke bandara untuk pulang ke indonesia? "
"Hiks... hiks...., kenapa kak Arkan tidak menelfon ku terlebih dahulu pa...? " aku akan kesana secepatnya pa... tolong bantu aku pa..? "
"Iya sudah, bersiap siap sekarang Nessa, orang suruhan papa akan segera menjemput mu..? "
"Baik pa..? " Dan Nessa pun langsung berbenah menyiapkan semua dokumen yang dia punya..
Kedua orang tua nya, hanya menatap heran ke pada nya
__ADS_1
"Ada apa nak...? kau ingin pergi kemana..? dan kenapa kau menangis?" tanya ayah cemas
"Ayah....., Nessa mohon? izin kan Nessa pergi yah, kak Arkan sangat membutuhkan Nessa saat ini, dia mengalami kecelakaan yah.., dan ke adaan nya sangat kritis, biarkan Nessa pergi untuk menjenguk nya yah...? " ucap Nessa memohon
"Baik lah.., pergilah nak.., mungkin ini memang sudah takdir Tuhan agar kalian dapat bertemu kembali..? " jawab ayah
"Terimakasih ayah, ibu..? " ucap Nessa memeluk kedua orang tua nya..
Setelah selesai berkemas, Nessa pun langsung keluar dari kamar kostan nya..
Dan saat dia membuka pintu, dia di kejutkan oleh kedatangan Leo yang sengaja ingin menemui Nessa
"Kak Leo...?? " ucap Nessa terkejut
"Nessa...? kau ingin pergi kemana. kenapa membawa koper..? " tanya Leo penasaran
"Kak... tolong kali ini jangan cegah Nessa kak, kak Arkan saat ini benar-benar membutuhkan ke hadiran ku,, biarkan aku menyusul nya kak, dan aku mohon putuskan hubungan pertunangan kita ini kak di depan kedua orang tua ku, aku mohon kak..? " ucap Nessa mengatup kan kedua tangan nya
"Nessa.... kau tak perlu memohon seperti itu kepada ku, karena kedatangan ku kesini, memang ingin melepaskan mu di depan orang tua mu.., om dan tante, maaf jika aku sudah membuat anak kalian menderita, mulai saat ini, aku membatalkan pertunangan ini dan membebaskan Nessa, pergilah Nessa, kita sudah tidak mempunyai hubungan apa apa lagi? " ucap Leo tulus
"Terimakasih kak, aku harus pergi sekarang kak, karena mobil papa Marko sudah datang menjemput, ayah ibu, tolong doa kan Nessa dan kak Arkan ya...? "
"Pasti nak.. pergilah, dan hati hati nak, jika sudah sampai, langsung hubungi kami? " ucap Ibu
"Baik bu...?? "
Setelah itu, Nessa pun langsung berlari memasuki mobil yang sudah datang menjemput nya.
Tinggal lah mereka bertiga, yang diam menatap kepergian Nessa dengan hati yang sedih
"Sebenar nya Nessa akan pergi kemana om..? " tanya Leo
"Ke Jerman nak, Arkan mengalami kecelakaan dan keadaan nya sangat kritis, terimakasih karena sudah melepaskan dia nak..? om yakin kau pasti akan mendapatkan wanita yang lebih baik dari Nessa? "
"Iya om,, itu pasti, oya soal rencana bunda ku, biarkan aku yang mengurus nya, kalian bisa kembali ke Bandung jika memang ingin pulang,? "
"Terimakasih nak.., kau sangat lah baik, om percaya pada mu..? ""
Dan setelah perbincangan itu selesai, orang tua Nessa pun langsung beristirahat kembali, rencana nya besok mereka akan kembali pulang ke Bandung,
__ADS_1
Sedang kan Leo, saat ini dia sudah menaiki mobil nya dengan perasaan sedih, jujur dia tidak rela melepas Nessa, tapi apa mau dikata, takdir tidak berpihak kepada nya...
Dia akan mencoba untuk. iklhas dan menerimanya,akan berusaha sebisa mungkin melupakan perasaan cinta nya terhadap gadis kecil itu...