
waahh...... ternyata ayam geprek sambal ijo,
"kak arkan kayak dukun dech, bisa tau kalau aku sukak banget sama makanan ini, eh ada tulisan nya ini" dan aku pun langsung membacanya
"sayang semoga sukak ya sama masakan mama, ini mama sendiri lo yang masak, by mama iren"
"y ampun, mama iren baik banget sich, mau donk aku jadi mantu nya" ucap ku sendiri sambil tertawa,
dan setelah acara makan malam ku selesai, aku langsung mencuci muka dan menggosok gigi, dan lanjut tidur lagi,,,,,,
********
tidak terasa hari telah menjelang pagi, matahari sudah mulai memunculkan keberadaan nya, menghangat kan bumi dan membuat hari semakin berwarna cerah,
dan saat ini aku sudah bersiap siap untuk ke kampus, dengan memakai rok sepan hitam dan baju kemeja putih, yang aku masukkan ke dalam rok nya agar nampak lebih rapi, serta memakai sepatu panses hitam ber hak tipis, ini adalah salah satu peraturan dari panitia karena kami akan memulai ospek kembali hari ini, dan tak lupa juga aku mengirim pesan untuk monic, bahwa tidak perlu menjemput ku,dan menyuruh nya agar menuju langsung ke kampus .
saat aku sudah selesai dengan persiapan yang aku lakukan, aku pun langsung keluar dari kamar, karena aku sudah mendengar sedari tadi suara mobil yang berhenti tepat didepan pagar kost an ku, dan aku yakin itu adalah mobil kak arkan, karena tadi tepat jam 07.00 dia sempat mengirim ku pesan, bahwa dia akan menjemput ku untuk pergi ke kampus bersama,
setelah memastikan pintu kamar ku terkunci, aku pun langsung berbalik badan dan...
"aakhh,,,,,,,,,,, " aku terkejut lalu terpeleset karena keset kaki yang ku pijak sedikit bergerak dan
"ggreepp........... "
kak arkan menahan ku agar aku tidak jatuh ke lantai, dia memegang pinggul ku dengan sangat erat, sedangkan tubuh kami sudah sangat menempel saat ini, dan tampa sengaja kami saling memandang, menyelami dalam dalam bola mata indah yang memancarkan cinta yang mendalam,
dan saat dia semangkin mendekat kan wajahnya ke wajah ku, aku pun mulai menahan dada bidang nya yang sangat kekar dengan kedua telapak tangan ku,
"kak" ucap ku menyadarkan nya,
tapi dia masih tetap mencondongkan wajah nya, dengan sangat dekat, bahkan aku bisa merasakan hebusan nafas nya menerpa pipi ku yang ku yakin sudah bersemu merah seperti tomat saat ini, aku pun mulai memejamkan kan mataku, tapi beberapa menit berlalu aku tidak merasakan pergerakan apa pun,
sampai aku mendengar suara bisikan yang membuat tubuh ku meremang hebat,
__ADS_1
"kamu sangat cantik hari ini, aku suka"
ucap nya tepat ditelingaku, dengan kata-kata keramat yang membuat wanita mana pun akan melayang tinggi bila mendengar nya, dan aku sangat tekejut, sampai tidak sadar bila saat ini dia telah melepaskan pegangan nya di pinggul ku, dan membantu menegakkan tubuhku dengan benar,
dan tak lama kemudian aku merasakan tangan ku digenggam oleh nya, dia menuntunku berjalan menuju mobil yang terparkir di depan pagar, sampai kami masuk dan melajukan mobil nya pun, aku masih diam mematung sambil menatap wajahnya yang sedang fokus menyetir ,
aku pun tersadar dan mulai memegang dada ku yang sejak tadi terus berdebar dengan sangat kencang.
"perasaan apa ini? kenapa aku selalu bodoh bila didekat nya, dan kenapa setiap dia menatap dan menyentuh ku, aku merasa tubuhku seperti meremang dengan hebat, oh my god, apa aku menyukai nya, apa ini rasa nya menyukai seseorang, kenapa aku jadi begok gini" tanyaku dalam hati merutuki diri ku sendiri,
"ayo sayang, aku tau saat ini kamu mulai merasakan perasaan aneh kepada ku dan aku dengan senang hati akan membantu mu untuk menumbuhkan rasa itu" ucap kak arkan dalam hati, sambil mencuri curi pandang untuk melihat ku dan tersenyum tipis,
****
tak lama kemudian akhirnya kami pun tiba dipelataran kampus, dan saat aku baru turun dari mobil tidak disangka aku berpapasan dengan kak albert,
karena tampa sengaja, ternyata dia juga memarkirkan mobil nya disamping mobil kak arkan,
"hallo adek Nessa, masih ingat kan sama kaka albert" ucap nya menghadang ku
"iya, kamu kok selalu cantik sih, buat kaka gak bisa berpaling, pengen nya liat kamu terus" ucap nya menggoda ku
dan aku pun hanya diam tidak tau harus menjawab apa
"ayok bareng kaka, kita masuk sama sama" ajak nya kepada ku sambil memberi telapak tangan nya agar aku menyambut nya
tapi belum sempat aku menolak, ternyata ada seseorang yang tiba-tiba menepis tangan albert dengan sangat kasar
"singkirkan tangan mu itu?, selama ini kita tidak pernah saling mengganggu, jadi jangan pernah kamu mengganggu milik ku" teriak kak arkan tiba tiba
"santai bro, aku gak pernah merasa ganggu milik mu, aku cuma mau deketin junior baru ini, emank apa masalah nya sama mu" ucap albert tak kalah emosi
"brengsek kau ya, dengar ya mulai detik ini dan selama nya dia adalah milik ku, berani kau mendekati nya, habis kau ku buat" ucap arkan mencengkram kerah baju albert dengan emosi dan wajah memerah
__ADS_1
sedang kan aku hanya diam mematung melihat mereka berdua hampir adu jotos, jujur aku sangat syok dan terkejut, seumur hidup baru kali ini aku melihat orang yang adu emosi, apalagi aku lah penyebab nya,
dan aku pun tersentak kaget saat kak arkan tiba-tiba menarik ku dengan paksa,aku pun mengikuti nya dengan jalan terseok seok, karena saat ini aku memakai rok yang lumayan ketat, membuat ku tidak bisa mengimbangi jalan kak arkan,
"kak pelan pelan jalan nya, aku pakai rok kak" jerit ku menyadari kan nya
dan dia pun mulai memelankan langkah nya, dia membawaku ke halaman belakang kampus, disana terdapat ruang kosong seperti gudang yang tidak terpakai, dia membuka pintu dan mulai menarik ku untuk masuk
"aaaaaaaaa........, brengsek, aku tidak suka dengan albert sialan itu" teriak kak arkan sambil membanting semua barang yg ada di gudang itu,
sedang kan aku, benar benar syok melihat tingkah nya yang sangat menyeramkan kan itu,
aku menutup kuping ku dan menangis, aku sangat takut kali ini,,
"ini lah yang aku takut kan Nessa, aku takut mereka melirik mu dan mendekati mu" ucap nya tiba tiba
dan dia memelukku dengan erat, dia menangis, aku dapat merasakan tubuh nya yang naik turun, aku pun mulai menyeka air mataku dan menenangkan nya
" kak, kenapa kaka sangat marah, kenapa kaka tidak suka melihat ku didekati oleh laki laki disini, apa kaka punya alasan nya" tanya ku lembut, agar dia tidak marah
dan dia mulai melerai pelukan nya dan menatap ku dengan mata yang sangat sayup
"apa kamu tidak menyadari nya, atas semua yang ku lakukan, apa kamu tidak bisa merasakan kalau aku sangat menyukai mu, bahkan aku sangat mencintai mu, tatap mataku Nessa, apa kamu bisa melihat cinta didalam nya, aku benar-benar mengingin kan mu Nessa" ucap nya sambil menggenggam kedua tangan ku
"aku tidak tau kak, harus jawab apa" ucap ku malu
"apa kamu berdebar bila melihat ku, apa kamu nyaman bila dekat dengan ku, apa kamu merasakan sesuatu yang asing bila bersentuhan dengan ku"
dan aku pun mengangguk sambil tersenyum
"makasih sayang, kamu adalah milikku saat ini"
ucap kak arkan senang dan kembali memeluk ku lagi,
__ADS_1
dan aku pun membalas pelukan nya dengan tersenyum senang........