Suamiku Posesif Berlebihan

Suamiku Posesif Berlebihan
Bab 68 ( Memutuskan hubungan)


__ADS_3

"Sayang... ayo kita makan terlebih dahulu, setelah itu, baru kita lanjutkan pembicaraan kita tadi..? " ucap kak Arkan mengagetkan ku


"Eh...., iya kak... " jawab ku gugup


Kami pun mulai memakan hidangan makan siang itu, dan saat aku fokus dengan makanan ku, Tiba-tiba saja, kak Arkan menyodorkan sendok nya ke arah mulut ku...


"Sayang.. buka mulut mu..? aku akan menyuapi mu..? " ucap nya tersenyum


"Tapi kak.., aku bisa makan sendiri..? "


"Sayang..., jangan membantah..ayo buka mulut mu..? " ucap nya memaksa


Dan aku langsung membuka mulutku, menerima suapan yang kak Arkan berikan, aku melihat nya tersenyum senang, bahkan dia melakukan nya berkali-kali, sampai tampa sadar aku pun ikut tersenyum atas tingkah kak Arkan yang sangat romantis itu..


Tapi seperkian detik selanjutnya, aku pun mulai tersadar dengan yang barusan aku lakukan, dan aku langsung menatap ke arah pelayan gadungan itu,... dapat aku lihat dari kejauhan jika dia mengepal kan kedua tangan nya dengan wajah yang sangat memerah


"Ya Tuhan... apa yang aku lakukan,, kenapa aku bisa lupa dengan status ku yang sudah berubah... aku sangat takut jika kak Leo sampai membuat ke onaran.. seperti nya aku harus berbicara sekarang dengan kak Arkan.., aku tidak ingin jika kak Arkan sampai tahu, jika kak Leo ada sini juga...? " ucap ku di hati


Setelah itu, aku pun mulai menyudahi acara makan ku, dan menghentikan tangan kak Arkan yang ingin menyuapi ku kembali


"Kak.... sudah cukup, aku sudah kenyang...? "


"Masih sedikit sayang..., kenapa kamu terlihat terburu buru begini..? " tanya nya curiga


"Kak.... sebenarnya ada hal penting yang ingin aku sampai kan sama kakak, ini sangat serius, dan aku harap kakak bisa mengerti dengan setiap perkataan ku ini..? " ucap ku serak


Kak Arkan pun mulai membenahi duduk nya, dan kembali menatap ku dengan serius


"Apa yang ingin kamu katakan sayang..., ayo, aku akan mendengar nya...? "


"Kak.... aku...., sebenarnya aku ingin..., kak maaf ini tentang hubungan kita..? " ucap ku terbata bata


"Iya... menang nya kenapa dengan hubungan kita..., apa kau ingin jika aku segera melamar mu..? " ucap nya menggoda

__ADS_1


"Kak... maaf jika ini akan menyakiti hati kakak, tapi aku harus meng akhiri hubungan kita ini kak,. .. " ucap ku menunduk


"Apa maksud mu Nessa,,, tolong jangan bercanda yang berlebihan, aku sangat tidak suka..? " jawab nya marah


"Aku serius kak, aku tidak bercanda..., maaf aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita ini,,, aku harap kakak mau menerima keputusan ku ini...? " ucap ku menangis


"Tidak..... apa yang kau katakan..., apa kau kira semudah itu, memutuskan hubungan dengan ku... kau tahu kan.., jika aku sangat mencintaimu, bagai mana bisa kau memutuskan hubungan ini secara sepihak... aku tidak bisa menerima nya Nessa... aku mohon, jangan lakukan ini...? " ucap Arkan memohon


"Hiks...hiks...Maaf kak... aku benar-benar tidak bisa..? " ucap ku menunduk


"Enggak..... ini gak mungkin.. gak mungkin kamu tiba-tiba memutuskan aku begitu saja., bahkan aku tidak pernah melakukan kesalahan apa pun.. ayo katakan pada ku.. siapa yang memaksa mu sayang, ayo katakan dengan jujur... kita akan menyelesaikan masalah ini bersama-sama.. " ucap nya memegang pundak ku


"Gak ada yang memaksa kak... ini adalah kehendak ku sendiri.., maaf karena telah membuat mu terluka kak.., sebenarnya sedari kecil aku sudah di jodohkan dengan orang tua ku.. dan saat pulang ke Bandung kemarin, aku langsung bertunangan dengan nya .. maaf karena aku sudah mengingkari semua janji ku, aku sungguh tidak punya pilihan lain kak...? " ucap ku menangis tersedu-sedu


"Tidak...... ah...., ini tidak mungkin.... aku pasti mimpi...? " ucap Arkan menjerit


Kak Arkan pun mulai membanting semua benda yang ada di atas meja.... dia meluapkan seluruh emosi nya


"Aku gak Terima Nessa, aku gak bisa Terima ini...,kau tetap lah milik ku sampai kapan pun Nessa..? " ucap nya mencengkram kedua bahu ku


"Aku gak akan lepasin kamu, apapun yang terjadi, putuskan pertunangan sialan mu itu... "


"Maaf kak... aku gak bisa..., keluarga ku telah berhutang nyawa dengan mereka.., aku gak bisa jika harus melihat adik dan orang tua ku menderita karena aku kak...? "


"Lalu bagaimana dengan aku dan kamu Nessa, apa kamu tega melihat ku hancur.. apa kamu tega Nessa,, aku akan hancur Nessa, aku akan hancur untuk yang kedua kali nya..? " ucap nya menangis


"Enggak... kakak gak boleh kayak gitu, aku yakin kakak pasti kuat... lupain aku kak... mungkin bukan aku takdir kakak... masih ada wanita lain yang lebih baik dari aku kak... "


"Tidak Nessa..., jangan memerintah ku,, aku hanya ingin kamu yang menjadi pendamping ku,, dan itu gak akan berubah..., aku gak akan lepasin kamu selamanya.... " ucap nya memaksa


"Kak.. apa yang kakak lakukan... ? " tanyaku takut


"Nessa... jika kau memang mencintaiku.. biarkan aku memiliki mu se utuh nya..?" ucap Arkan menatap tajam

__ADS_1


" Kak.... aku.....,,


Buggh................


Kak Leo yang mendengar perkataan kak Arkan pun, langsung meninju wajah nya dengan sangat kencang..., membuat kak Arkan jatuh ke lantai dengan sangat keras


"Aghrr............., pelayan brengsek,, apa yang kau lakukan hah...? " tanya Arkan marah


"Itu pantas untuk laki laki bajingan seperti mu..? " ucap Leo marah


"Jangan ikut campur dengan urusan ku... sebaik nya kau keluar dari ruangan ini...? " ucap Arkan bangkit


Tanpa menjawab, kak Leo pun mulai membuka penyamaran nya,, setelah itu, dia mulai tersenyum mengejek


"Kau....? " ucap Arkan terkejut


"Apa kau mengenal ku...? bagus lah jika kau mengenali ku " ucap Leo


"Nessa....? apa ini semua rencana bajingan ini.. apa dia yang sudah memaksa mu untuk bertunangan dengan nya.., jawab aku Nessa...? "


Dan aku yang masih syok atas kejadian pemukulan itu pun, mulai menatap wajah kak Arkan..


"Kak.....


" Aku mengerti sekarang.., kenapa orang tua mu menjodohkan kan mu dengan dokter sialan ini.. pasti mereka telah menjebak keluarga mu sedari dulu kan, dengan alasan berhutang nyawa..., baiklah... katakan apa mau mu sebenernya..., jika kau mau uang, aku bisa memberikan nya...? " tanya Arkan mantap


"Ha... ha... ha... apa kau kira aku ini miskin, sehingga mau menerima uang dari mu,,, asal kau tahu,,, aku benar-benar sangat mencintai tunangan ku, bahkan sebelum kau mengenal nya..., jadi sebaik nya kau pergi jauh jauh dari kehidupan nya..., karena dia adalah milikku..? " ucap Leo tak kalah tegas


"Cuih...... dasar pria tidak tahu malu..., apa kau kira kau akan bahagia dengan memaksa pacar ku itu agar mau menjadi tunangan mu..., apa kau tidak pernah memikirkan perasaan nya itu, aku yakin, dia sangat terpaksa melakukan ini semua... "


"Jangan sok tau kau... seperti nya, tidak ada gunanya berbicara dengan mu..., ayo Nessa kita pulang... "?


Ajak kak Leo langsung menarik tangan ku, aku pun terpaksa mengikuti langkah kaki nya itu, sambil menatap wajah kak Arkan dengan sedih...

__ADS_1


" Brengsek...... aku tidak akan membiarkan nya bajingan, dasar licik kau Leo keparat... " jerit Arkan frustasi


Dia pun mulai menghancurkan tempat yang indah itu, menjadi berantakan tak berbentuk...


__ADS_2