
"ternyata saat tidur pun kau terlihat sangat cantik... " ucap Arkan yang sedang menatap wajah Nessa
"Entah mengapa... aku merasakan kejanggalan dengan menghilang nya Leo, seperti ada rencana yang sedang dia main kan...., jika memang perasaan ku ini benar, aku berjanji tidak akan pernah melepaskan mu....... " ucap Arkan sambil menciumi tangan Nessa yang masih terlelap tidur
Karena waktu sudah menunjukkan pukul 06.00 pagi, Arkan pun langsung bangkit dari ranjang, setelah puas menatap dan mencium kening Nessa, dia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu,
Tepat pukul 06.30, dia pun sudah keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk di pinggang nya, setelah itu Arkan langsung mengambil stelan pakaian kantor di dalam lemari dan akan memakai nya, tapi tampa sengaja ternyata saat dia mulai membuka handuk nya, bertepatan juga dengan Nessa yang baru saja membuka kelopak mata nya, alhasil mata gadis suci itu pagi pagi sudah di suguhkan oleh sesuatu yang sangat asing untuk dia lihat...
****
"AAaaaa........... " ucap Aku terkejut saat melihat benda asing yang sangat kokoh itu, aku pun langsung menutup kembali mata ku..
"Kakak gak malu banget sich jadi orang, lupa apa kalau ada aku di kamar ini? " tanya ku malu sambil menutup wajah ku dengan bantal
"Ha.. ha... ha...., Apa kau melihat nya sayang? " tanya Arkan tertawa
Dan tak lama kemudian dia pun duduk di ranjang
"Ih,, gak tau ah, udah sana pakai baju jangan duduk di sini? " masih menutup pakai bantal
"Kalau aku gak mau bagaimana...?
" Kakak nyebelin dech, aku gak mau temenan sama kakak lagi"
"Kita emang gak temenan sayang, tapi kita pacaran, apa kamu ingin memegang nya..? seperti nya dia menyukai mu...? " ucap Arkan menggoda
"Stoopp.... kak, pergi sana, kalau gak aku keluar ni dari apartemen kakak" ancam ku terbata bata
"Coba aja kalau bisa..? karena aku sudah mengunci pintu nya, ayo sekarang cepat pegang dia,, aku yakin kamu pun akan sangat menyukai nya"
"Gak mau kak, kak Arkan mesum sama pacar sendiri.... " jerit aku
__ADS_1
Dan kak Arkan pun mulai memegang tangan ku dengan paksa, dia menuntun tangan ku untuk menyentuh sesuatu ke arah tubuh nya, aku tidak melihat karena aku menutup wajah ku dengan bantal, tapi aku masih bisa merasakan nya.
Degg............
"Apa yang kamu rasakan? " tanya kak Arkan menggoda ku
"Kakak ngerjain aku ya,, ih kakak nyebelin banget sich... " ucap ku sambil memukul tubuh nya dengan bantal yang aku pegang
"Ha... ha.... ha..., makan nya jangan mesum jadi cewek" ucap nya mengejek ku
"Salah kakak donk, kenapa gak bilang kalau kakak udah pakai baju, aku kira kan kakak masih pakai handuk" ucap ku malu
"Wajah kamu memerah sayang,, maaf udah kerjain kamu, sekarang mandi ya, habis itu kita ke kost an, kakak bantu buat susun barang di koper" ucap nya sambil memeluk ku dan menciumi rambut ku
"Kak,,, aku masih bau lo, jangan peluk dulu" ucap ku malu
"Kamu wangi kok sayang..... aku sukak sama wangi nya" jawab nya tersenyum
"Kaka bikin aku baper dech, aku mau mandi..? " ucap ku melerai pelukan nya dan langsung lari ke kamar mandi...
"Kak Arkan apaan sich, manis banget kelakuan nya, kalau setiap hari kayak gini, lama lama aku bisa terkena penyakit diabetes dan serangan jantung ini.... " ucap ku tersenyum sendiri
Setelah itu, aku pun langsung mandi sambil bernyanyi, mencurahkan isi hati yang sangat bahagia....
****
Saat ini aku dan Arkan sudah tiba di dalam kamar kost ku, dan tampa membuang waktu, kami pun langsung menyusun barang barang yang akan aku bawa ke dalam koper, ditengah kegiatan yang kami lakukan, kak Arkan lah yang selalu berbicara tampa henti, persis seperti ibu di rumah, yang selalu memperingat kan ku untuk tidak membawa ini dan itu
"Yank, jangan banyak banyak bawa barang nya, kamu kan enggak mau pindahan, yang perlu perlu aja yang di bawa? " ucap nya mengomel
"Iya pacar aku yang tampan,,,, ini juga kebanyakan buku yang aku bawa kak" jawab ku sabar
__ADS_1
"ya sudah, pakaian nya di tinggal aja, di rumah ibu kan masih banyak pakaian pasti nya? "
"Pacar aku kok lama lama bawel banget sich, udah sama kayak ibu dirumah, kayak nya kalau mereka tinggal bersama, bisa abis aku di omeli terus,.... ucap ku di dalam hati sambil tertawa lucu
" kenapa yank, kok kamu ketawa.... lagi gibahin aku ya di dalam hati..? "
"Eh, gak kok, mana ada kayak gitu, aku bangga aja karena kakak perhatian banget sama aku" jawab ku ngeles
"Oh,, soal itu kamu jangan meragukan perhatian ku yank, bahkan aku akan memantau setiap gerak gerik kamu, itu aku lakuin karena aku cinta banget sama kamu yank...? ucap nya menatap ku
" Iya aku tau kak, aku juga cinta sama kakak" ucap ku memeluk nya
"huh.... beneran posesif dech pacar aku ini, masak semua yang aku lakuin selalu di pantau, untung cinta kalau gak udah aku tinggalin kamu kak" gumam ku sendiri
Dan setelah drama peluk pelukan berakhir, kami pun langsung keluar kamar untuk duduk di bangku depan kost an
"sayang, seperti nya aku harus ke kantor sekarang, karena akan ada rapat, maaf ya gak bisa antar kamu? " ucap nya sedih
"Gak apa kok kak, ya udah kakak ke kantor aja, nanti jam 14.00 siank aku baru berangkat kak"
"Ya udah, ingat pesan kakak ya sayang, handphone di aktifkan selalu, kakak akan menelfon mu nanti" ucap nya memegang pipi ku
"Iya sayang, akan aku ingat semua pesan kakak, hati hati di jalan ya, jangan ngebut... "
"Iya... ummuach..... " kak Arkan mencium kening ku
"Seminggu lagi kakak akan menyusul mu ke Bandung, kakak pergi dulu.. "
"Bay pacar aku.... " ucap ku setelah kak Arkan masuk ke dalam mobil
Aku pun menatap kepergian mobil kak Arkan, entah mengapa saat mobil itu mulai menjauh, tiba tiba aku merasakan kekosongan dalam hati ku, seperti ada yang hilang tapi aku tidak tahu apa yang hilang,...
__ADS_1
tampa mau berfikir panjang, aku pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamar, membereskan kost an sebelum pergi aku tinggal kan......
Bay bay Jakarta........ ucap ku tersenyum......